Trimester 3

17 Juli 2021

6 Bahaya Rumput Fatimah untuk Persalinan

Bisa menyebabkan rahim pecah akibar kontraksi secara paksa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Rumput fatimah adalah salah satu herbal yang dipercaya memiliki banyak manfaat, terutama untuk wanita hamil. Ramuan rumput fatimah biasanya diformulasikan menggunakan rempah-rempah, kombinasi rempah-rempah, dan resep bervariasi. Namun, obat ini tidak memiliki dosis dan indikasi yang pasti.

Rumput fatimah atau Labisia Pumila mengandung oksitosin, zat yang digunakan oleh tubuh untuk merangsang kontraksi rahim, sehingga diyakini dapat mempercepat persalinan.

Zat mirip oksitosin yang terkandung dalam rumput fatimah sama dengan obat yang diberikan untuk merangsang kontraksi.

Baca Juga: Mengenal Doula dan Perannya dalam Persalinan

Sayangnya oksitosin yang terkandung di dalamnya tidak dapat diukur. Semakin lama direndam, kadar oksitosin yang terlarut menjadi lebih terkonsentrasi.

Dilansir dari portal resmi MyHealth Kementrian Kesehatan Malaysia, belum banyak penelitian yang dilakukan untuk meneliti rumput fatimah. Makanya disarankan sebelum penggunaan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Jadi efeknya bisa sangat berbahaya jika kita menggunakannya dalam dosis dan aturan yang tidak seharusnya.

Bahaya Rumput Fatimah untuk Persalinan

Apa saja bahaya dari rumput fatimah untuk persalinan?

1. Mamaksa Kontraksi

rumput fatimah

Foto: Orami Photo Stock

Kandungan senyawa phytochemical dalam rumput fatimah dapat mendorong kontraksi untuk berjalan cepat.

Namun, jika kontraksi dilakukan dengan paksa akan membahayakan janin, dan menyebabkan janin mati di dalam rahim.

Moms pasti tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Maka, berhati-hatilah dalam memilih bahan alami untuk dikonsumsi.

Selalu lakukan konsultasi dengan dokter kandungan agar makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh tidak membahayakan janin serta kesehatan Moms sendiri.

Baca Juga: Manfaat dan Sumber Vitamin B Alami Saat Kehamilan, Moms Perlu Tahu!

2. Membuat Janin Stres

rumput fatimah

Foto: Orami Photo Stock

Ketika seseorang mengkonsumsi rumput fatimah, oksitosin dalam tubuhnya akan meningkat. Oksitosin sendiri membantu proses kontraksi uterus.

Bila oksitosin meningkat, kontraksi rahim juga akan meningkat. Bahaya rumput fatimah ini dapat menyebabkan janin menjadi stres.

Selama kehamilan, stres dapat meningkatkan kemungkinan memiliki bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu kehamilan) atau bayi dengan berat badan lahir rendah (beratnya kurang dari 5 pon, 8 ons).

Jika melahirkan bayi prematur, bayi Moms kemungkinan akan membutuhkan perawatan rumah sakit yang lebih lama di unit perawatan khusus di rumah sakit.

Bergantung pada seberapa banyak perawatan yang dibutuhkan bayi, ia mungkin dirawat di kamar perawatan menengah atau unit perawatan intensif neonatal (NICU).

Dokter dan tim khusus dengan pelatihan dalam merawat bayi prematur akan tersedia untuk membantu merawat bayi.

Bayi mungkin membutuhkan bantuan ekstra untuk menyusui, dan beradaptasi segera setelah melahirkan. Tim perawatan kesehatan dapat membantu Moms dalam memahami apa yang dibutuhkan dan rencana perawatan bayi nantinya.

Meskipun tidak semua bayi prematur mengalami komplikasi, lahir terlalu dini dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka pendek dan jangka panjang.

Umumnya, semakin dini bayi lahir, semakin tinggi risiko komplikasi. Berat lahir juga memainkan peran penting.

Beberapa masalah mungkin terlihat saat lahir, sementara yang lain mungkin tidak berkembang sampai nanti bayi tumbuh besar.

Baca Juga: 4 Masalah Janin Ini Terjadi Akibat Stres Pada Ibu Hamil

3. Rahim Kurang Darah

rumput fatimah

Foto: Orami Photo Stock

Rumput fatimah yang dapat merangsang kontraksi rahim secara terus menerus juga dapat memicu atonia uterus.

Adalah mungkin bagi otot uterus untuk gagal mempertahankan kontraksi setelah melahirkan. Akibatnya, pembuluh darah di daerah plasenta tidak bisa ditekan.

Atonia uterus dapat menyebabkan kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang dikenal sebagai perdarahan postpartum.

Setelah melahirkan bayi, otot-otot rahim biasanya mengencang, atau berkontraksi, untuk melahirkan plasenta. Kontraksi juga membantu menekan pembuluh darah yang menempel pada plasenta. Kompresi membantu mencegah pendarahan.

Namun, jika otot-otot rahim tidak berkontraksi cukup kuat, pembuluh darah bisa berdarah dengan bebas. Hal ini menyebabkan perdarahan yang berlebihan atau perdarahan.

Jika Moms memiliki atonia uteri, Moms memerlukan perawatan segera untuk membantu menghentikan pendarahan dan mengganti darah yang hilang.

Perdarahan postpartum bisa sangat serius, tetapi deteksi dini dan pengobatan dapat menyebabkan pemulihan penuh.

Baca Juga: Atonia Uteri: Pendarahan Postpartum yang Bisa Mengancam

4. Menyebabkan perdarahan

rumput fatimah

Foto: Orami Photo Stock

Jika rumput fatimah direndam terlalu lama, tingkat oksitosin dalam air perendaman yang diambil akan meningkat.

Ini akan sangat berbahaya bagi ibu dan janin. Selain itu, dapat mengancam keselamatan janin, juga dapat menyebabkan perdarahan hebat pada ibu melahirkan.

Perdarahan berat setelah melahirkan disebut pendarahan postpartum. Ini mempengaruhi hingga 5% wanita yang melahirkan dan kemungkinan besar terjadi 24 jam pertama setelah melahirkan.

Namun, perdarahan postpartum juga bisa terjadi kapan saja dalam 12 minggu pertama setelah bayi lahir.

Perdarahan pascapersalinan sangatlah serius. Hal ini dapat menyebabkan penurunan besar dalam tekanan darah.

Jika tekanannya terlalu rendah, organ tubuh Moms tidak akan mendapatkan cukup darah. Tubuh pun akan syok dan bisa menyebabkan kematian.

Itulah mengapa penting untuk segera mendapatkan bantuan medis jika Moms mengalami perdarahan.

Baca Juga: Waspadai Penyebab Perdarahan Setelah Melahirkan

5. Pecah Rahim

rumput fatimah

Foto: Orami Photo Stock

Kontraksi pada rahim tentu akan membuat rahim bekerja lebih keras. Jika rumput fatimah terus diminum, dapat menyebabkan kondisi rahim kelelahan, hingga mungkin pecah atau merobek dinding rahim.

Pecah atau robeknya dinding rahim disebut dengan istilah ruptur uteri. Kondisi ini adalah komplikasi persalinan yang jarang namun serius, yang dapat terjadi selama persalinan pervaginam.

Ruptur uteri menyebabkan rahim ibu robek sehingga bayinya tergelincir ke perutnya dan hampir selalu terjadi pada wanita dengan bekas luka rahim dari persalinan caesar sebelumnya atau operasi rahim lainnya.

Hal ini dapat menyebabkan pendarahan hebat pada ibu dan dapat mencekik bayi. Ketika Moms kehilangan banyak darah, ahli bedah pun mungkin perlu mengangkat rahim wanita untuk mengontrol pendarahannya. Setelah prosedur ini, seorang wanita tidak bisa lagi hamil.

Wanita dengan perdarahan yang kehilangan darah yang berlebihan juga mungkin perlu menerima transfusi darah.

Perlu Moms ketahui, beberapa gejala yang mungkin terjadi antara lain:

  • Pendarahan vagina yang berlebihan
  • Nyeri tiba-tiba di antara kontraksi
  • Kontraksi yang menjadi lebih lambat atau kurang intens
  • Sakit atau nyeri perut yang tidak normal
  • Resesi kepala bayi ke jalan lahir
  • Nyeri tiba-tiba di lokasi bekas luka rahim sebelumnya
  • Hilangnya tonus otot rahim
  • Detak jantung yang cepat, tekanan darah rendah, dan syok pada ibu
  • Detak jantung abnormal pada bayi
  • Kegagalan persalinan untuk maju secara alami

Baca Juga: Penyebab dan Komplikasi Kelahiran Prematur yang Mendadak

6. Kematian Ibu dan Janin

rumput fatimah

Foto: Orami Photo Stock

Terlalu sering kontraksi akan menyebabkan bayi mengalami kekurangan oksigen. Jika terus berlanjut, bayi akan mengalami gagal jantung sehingga mengakibatkan kematian.

Demikian juga dengan ibu, pecahnya rahim membuat ibu mengalami goncangan yang menyebabkan kematian.

Hal ini karena pecah atau robeknya rahim dapat menyebabkan kehilangan banyak darah atau perdarahan sehingga tubuh mengalami syok dan berakibat fatal.

Menurut Prof Dr Suhaila Mohamed dari Bioscience Institute of Universiti Putra Malaysia (UPM) mengatakan rumput fatimah sebagai obat herbal memang telah dikenal secara turun-temurun, namun tidak terbukti secara ilmiah mengenai keamananya.

Untuk itu, jika Moms khawatir akan membahayakan diri dan janin, sebaiknya pikirkan dengan matang terlebih dahulu sebelum menggunakan rumput fatimah, ya Moms.

  • http://www.myhealth.gov.my/en/kacip-fatimah-2/
  • https://www.marchofdimes.org/complications/stress-and-pregnancy.aspx
  • https://www.webmd.com/women/vaginal-bleeding-after-birth-when-to-call-doctor
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/complications-uterine-rupture#treatment
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/complications-delivery-uterine-atony
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-birth/symptoms-causes/syc-20376730
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait