Parenting Islami

28 April 2021

Ternyata Ini Makna Sakinah Mawaddah Warahmah yang Sering Diucapkan pada Pengantin Baru, Masya Allah!

Ternyata mengandung makna yang mendalam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Saat menjumpai pengantin di pelaminan, akan ada banyak doa yang terucapkan dari para undangan. Dalam Islam, salah satu yang sering dibacakan untuk pengantin adalah beragam doa yang diakhiri dengan kalimat ‘semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Sebenarnya, apa arti kalimat tersebut? Apakah juga termasuk doa bagi pengantin baru yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW? Apa arti dari kalimat sakinah mawaddah warahmah itu? Simak penjelasannya di sini.

Baca Juga: Rahasia Pernikahan Harmonis ala Pasangan LDR

Pengertian Sakinah Mawaddah Warahmah

Sakinah Mawadah Warrahmah -1

Foto: Orami Photo Stock

Sebenarnya, ungkapan sakinah mawaddah warahmah diambil dari ayat Alquran yang menjadi sebagian dari tujuan atau fungsi pernikahan dalam Islam. Ini juga sering tercantum dalam undangan atau dalam khutbah pernikahan.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS Ar-Rum :21).

Dalam ayat tersebut ada kata ‘litaskunu’ atau ‘sakinah’, ‘mawaddah’, dan rahmah sehingga sering digabungkan menjadi sakinah mawaddah warahmah. Secara bahasa, sakinah artinya tenang atau tentram, mawaddah artinya cinta kasih, dan rahmah artinya kasih sayang.

Dikutip studi Procedia - Social and Behavioral Sciences, menunjukkan bahwa pasangan yang bahagia dan memiliki rumah tangga yang harmonis memiliki rasa saling percaya, saling berkomunikasi, saling jujur, percaya pada Tuhan, selau membuat keputusan bersama, dan saling berkomitmen satu sama lain.

Kalimat sakinah mawaddah warahmah juga selaras dengan penelitian tersebut. Sebab, dalam ayat tersebut Allah SWT menyampaikan bahwa manusia diciptakan berpasangan antara istri dan suaminya untuk mendapatkan ketenangan, ketenteraman, dan kasih sayang.

Sakinah yang berarti ketenangan, ketenteraman, aman atau damai. Lawan kata dari ketenteraman adalah kebalikan dari keresahan atau kehancuran. Diharapkan, keluarga yang baru dibina tersebut akan mendapatkan ketenangan dan terhindar dari kegelisahan.

Sebab, awal dari keresahan adalah ketidak tenangan dalam rumah tangga. Bisa berupa hilangnya kepercayaan, kurangnya komunikasi, dan sebagainya. Mendapatkan rasa sakinah dari rumah tangga juga harus mulai dipupuk sejak awal pernikahan.

Mawaddah yang berari perasaan kasih sayang dan cinta yang membara khusus digunakan untuk istilah perasaan cinta yang menggebu pada pasangannya. Dalam Islam, mawaddah ini adalah fitrah manusia. Ini bisa muncul dari hal-hal yang bersifat duniawi.

Misalnya dari ketampanan atau kecantikan, kedudukan dan hal-hal lain yang melekat pada pasangannya yang tidak dapat dipungkiri menimbulkan rasa cinta. Oleh karena itu, hal juga tersebut masuk dalam kriteria calon istri dan suami menurut Islam.

Kata Rahmah yang artinya ampunan, rahmat, rezeki, dan karunia merupakan sesuatu yang datang dari Allah SWT. Rahmah merupakan sebuah proses dalam rumah tangga, sebab ini akan memunculkan rasa saling membutuhkan, menutupi kekurangan, memahami, dan pengertian.

Rahmah atau karunia dan rezeki dalam keluarga ada karena proses dan kesabaran suami istri dalam membina rumah tangga. Saat melewatinya dengan kesabaran dan cinta, maka karunia itu akan diberikan oleh Allah SWT sebagai bentuk cinta tertinggi dalam keluarga.

Baca Juga: Anti Bosan, Ini 6 Tips Pernikahan Langgeng Hingga Tua

Karakteristik Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Sakinah Mawadah Warrahmah -2

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui makna dari keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, diharapkan sebuah rumah tangga akan mampu mengetahui cara menjaga keharmonisan sehingga tidak terjadi keretakan. Terdapat karakterstik yang bisa menggambarkan keluarga yang dikaruniai hal tersebut, seperti:

  • Memiliki cinta, kasih sayang, dan rasa saling memiliki yang terjaga satu sama lain,
  • Terdapat ketenangan dan ketentraman yang terjaga,
  • Adanya keikhlasan dan ketulusan dalam peran di dalam keluarga,
  • Adanya kecintaan yang mengarahkan sang Khalik dan agama, dan bukan hanya kecintaan terhadap makhluk atau hawa nafsu,
  • Jauh dari kecurigaan dan perasaan was-was antar pasangan,
  • Mampu menjaga satu sama lain dalam hal keimanan dan ibadah,
  • Mampu menjaga pergaulan dalam Islam, sehingga tidak melakukan penyelewengan apalagi pengkhianatan kepada pasangan,
  • Terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan di dalam keluarga. Misalnya materi, kebutuhan seksual, dan rasa memiliki,
  • Mendukung karir dan profesi satu sama lain dalam rangka membangun keluarga sebagai amanah dari Allah SWT.

Baca Juga: Merasa Kesepian Dalam Pernikahan? Ini 6 Penyebabnya

Tujuan dan Manfaat Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah

Sakinah Mawadah Warrahmah -3

Foto: Orami Photo Stock

Allah SWT tidak pernah memberikan sebuah aturan tanpa mengandung manfaat. Semua aturan yang diberikan oleh Allah SWT juga sesuai dengan maksud pencptaan manusia di bumi, termasuk dalam hubungan suami istri dan juga berkaitan dengan rumah tangga.

Bukan hanya sekadar ucapan, keluarga sakinah mawaddah warahmah juga termasuk dalam perintah Allah SWT. Sebab, memiliki keluarga yang berada dalam kondisi tersebut adalah bagian dari tugas manusia di bumi.

Ada beberapa tujuan serta manfaat memiliki keluarga sakinah mawaddah warahmah, yakni:

1. Menunjang Misi Manusia di Muka Bumi

Tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah. Untuk menjelaskan hal ini, Allah SWT berfirman: “Dan tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku.” (QS Adzariyat: 54).

Oleh karena itu, dengan adanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah maka tujuan beribadah kepada Allah SWT sebagai satu-satunya tuhan akan terbentuk karena mendapat dukungan dan pengkondisian dari keluarga.

Saat keluarga dalam kondisi yang baik secara lahir dan batin, maka setiap anggota keluarga akan saling mengingatkan untuk berbuat kebaikan dan bersama-sama memperbanyak ibadah. Ini karena kecintaan keluarga akan menguatkan kecintaan kepada Allah SWT.

Dan ini bukan hanya pekerjaan seorang suami. Allah SWT berfirman dalam Alquran. “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi…” (QS Al-Baqarah: 30).

Khalifah fil ard atau pemimpin di bumi artinya manusia memberikan manfaat sebanyak-banyaknya untuk kemakmuran di muka bumi lewat jalan apapun. Dengan memiliki keluarga sakinah mawaddah warahmah, misi ini bisa dilakukan dengan penuh semangat dan dukungan.

2. Menjadi Ladang Ibadah Amal Shalih

Allah SWT memerintahkan manusia untuk menjaga diri dan keluarga. Allah SWT berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS At Tahrim: 6).

Untuk menjauhi api neraka, manusia diperintahkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan yang shalih. Ini tentunya akan lebih baik dilakukan bersama-sama agar memiliki pengingat di kala lupa atau sedang rapuh.

Keluarga pun bisa menjadi ladang ibadah dan amal shalih, karena banyak yang bisa dilakukan dalam sebuah keluarga. Ayah yang bekerja untuk mencari nafkah yang halal, ibu yang mengurus rumah tangga adalah ladang ibadah dan amal shalih tersendiri.

Menjalankan kewajiban istri terhadap suami dan juga sebaliknya juga akan menjadi ladang amal. Begitu pun mendidik anak jika dilakukan dalam koridor agama akan menghasilkan generasi yang cinta Allah dan rasul-Nya.

3. Tempat Berkasih Sayang

“Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah.” (QS An-Nahl: 72).

Rezeki bukan hanya materi, tapi keluarga yang sakina mawadah warrahmah juga adalah bentuk lain dari rezeki dari Allah SWT. Dapat saling menghargai, mencintai dan memberi rasa aman juga akan menjaga keutuhan tumah tangga.

Istri adalah amanah dari suami begitupun sebaliknya. Membangun rumah tangga dalam Islam buka hanya amanah suami istri, namun juga amanah dari Allah SWT karena pernikahan dalam Islam dibentuk atas dasar nama Allah.

Keluarga sakinah mawaddah warahmah bukan tujuan, melainkan proses untuk menggapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

  • https://www.researchgate.net/publication/233747861_Factors_of_successful_marriage_Accounts_from_self_described_happy_couples
  • https://dalamislam.com/hukum-islam/pernikahan/keluarga-sakinah-mawaddah-wa-rahmah
  • https://www.risalahislam.com/2017/11/pengertian-sakinah-mawaddah-wa-rohmah.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait