Kesehatan

KESEHATAN
24 Maret 2021

9 Penyebab Munculnya Sakit Kepala Belakang

Sakit kepala sangat menganggu saat kehadirannya pada saat yang tidak tepat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Intan Aprilia

Sakit kepala merupakan penyakit yang paling sering menyerang kita, tak terkecuali sakit kepala belakang.

Sakit kepala belakang menjadi masalah kesehatan yang kerap dialami seseorang mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga bahkan lansia.

Rasanya yang nyeri dan cenat-cenut seringkali mengganggu aktivitas kita. Sakit kepala di bagian belakang juga kerap terjadi tiba-tiba.

Namun demikian, ada beberapa hal yang kemudian menjadi faktor munculnya sakit kepala belakang tersebut.

Baca Juga : 7 Obat Sakit Kepala Dari Bahan Alami

Penyebab Sakit Kepala Belakang

Berikut ini serangkaian penyebab sakit kepala belakang. Jangan sampai tidak tahu, mungkin salah satunya adalah penyebab sakit kepala belakang yang sela ini Moms alami!

1. Radang Sendi

shutterstock_776498920.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab sakit kepala bagian belakang yang pertama berkaitan dengan adanya masalah pada tulang leher seseorang.

Seperti kita ketahui bersama bahwa tulang leher memiliki sendi yang berfungsi untuk menggerakkan leher ke samping kanan dan kiri.

Lantaran fungsinya yang cukup vital, sendi leher yang terkena masalah akan langsung berimbas pada sakit kepala belakang.

Sendi leher ini bisa mengalami peradangan atau pembengkakan.

Jika peradangan atau pembengkakan terjadi, maka akan langsung memunculkan sakit kepala belakang yang luar biasa dan menjalar ke leher.

2. Neuralgia Oksipital

Penyebab kedua munculnya sakit kepala bagian belakang adalah neuralgia oksipital.

Mungkin Moms yang membacanya tidak tahu apa arti dari istilah tersebut.

Namun tenang, artikel ini akan menjelaskan apa itu sebenarnya neuralgia oksipital.

Neuralgia oksipital merupakan sebuah keadaan ketika saraf yang ada di sumsum tulang belakang sampai ke kepala rusak akibat radang atau cedera.

Jika ini terjadi maka Moms akan merasakan nyeri yang tajam dan berdenyut mulai dari pangkal kepala hingga ke arah puncak kepala.

Baca Juga: Pusing Berputar-Putar, Hati-Hati Vertigo! Kenali Gejala dan Cara Penanganannya!

3. Tegang

shutterstock_1083134870.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sakit kepala karena tegang juga bisa menyerang bagian kepala belakang dan bagian kanan kepala. Biasanya terjadi karena kelelahan, stres, dan atau otot-otot di leher serta rahang menjadi kaku.

Jika itu terjadi maka Moms harus siap merasakan sakit yang lumayan hebat dan konstan di bagian belakang mata atau terkadang leher. Cara yang sering dilakukan untuk menghilangkan tegang itu sendiri biasanya menggunakan painkiller atau obat penghilang rasa sakit.

Namun, ada cara lebih simpel yang bisa Moms gunakan untuk menghilangkan itu. Cara tersebut adalah dengan berbaring di sebuah tempat yang gelap dan sepi. Cara kedua yakni dengan meletakkan kain hangat di dahi atau leher.

4. Migrain

Dilansir dari American Migraine Foundation; Pain in the Back of Head , migrain ini menjadi penyebab paling sering munculnya sakit pada kepala bagian belakang.

Berdasarkan data The Migrain Trust, hampir sekitar 15% populasi global menderita migrain.

Migrain sendiri telah menjadi penyakit terpopuler ketiga di dunia. Migrain ini banyak dialami di sisi kiri atau belakang kepala. Rasa sakitnya yang berdenyut kerap diiringi dengan munculnya perasaan ingin muntah dan mual serta mata berair.

Selain itu, penderita migrain juga biasanya sensitif terhadap cahaya dan suara. Untuk mengurangi risiko terkena migrain, Moms disarankan untuk banyak minum air putih, tidur yang cukup, diet sehat, dan juga tidak melewatkan makan.

5. Sakit Kepala Cluster

shutterstock_1075401764.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sakit kepala cluster adalah jenis sakit kepala yang termasuk langka, orang yang mengalami akan merasa rasa sakit di salah satu sisi kepala, di sekitar mata, dahi, dan pelipis, menurut dr. Stewart Tepper, seorang profesor neurologi di School of Medicine di Dartmouth di Hanover, New Hampshire.

Gejala lain yang juga harus diperhatikan di antaranya, rasa nyeri yang tajam, menembus, dan membakar, kemudian diikuti rasa mual, serta sensitivitas terhadap cahaya dan suara.

Baca Juga: Pusing Saat Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

6. Sakit Kepala Exertional

Sakit kepala belakang memang bisa disebabkan oleh berbagai macam aktivitas fisik. Tak jarang, rasa nyerinya bisa semakin bertambah jika kegiatan yang dilakukan cukup berat.

Kegiatan seperti berlari, melakukan hubungan intim, batuk, ataupun mengedan ketika buang air besar bisa membuat sakit kepala extertional muncul.

Rasa sakit kepala exertional sendiri bisa bermacam-macam. Sakit kepala belakang pun umum terjadi, serta rasa nyeri di belakang mata atau seluruh kepala pun bisa muncul.

Kondisi sakit kepala exertional sendiri pun biasanya hanya berlangsung dalam waktu 20 menit saja.

Pada umumnya, sakit kepala exertional bukanlah sebuah pertanda sakit yang serius. Kendati demikian, sakit kepala exertional bisa jadi sebuah tanda adanya gangguan pembuluh darah di otak, meski hal tersebut kemungkinannya sangat kecil.

Jadi, jika mengalami jenis sakit kepala ini, harap segara hubungi dokter, ya!

7. Sakit Kepala Akibat Postur Tubuh

shutterstock_567368899.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tahukah Moms kalau postur tubuh juga bisa menyebabkan sakit kepala bagian belakang? Jadi, jangan sembarang dalam membungkuk ya!

Posisi postur tubuh yang kurang baik karena terlal sering membungkuk ketika melakukan aktivitas harian bisa menimbulkan ketegangan pada area leher dan juga punggung.

Nah karena area leher dan juga punggung menjadi tegang hal tersebut bisa memunculkan sakit kepala bagian belakang, Moms!

Jadi, cobalah berhati-hati dalam menentukan postur saat melakukan aktivitas harian ya, Moms!

8. Sakit Kepala Harian Kronis

Wah, dari namanya saja sudah seram ya, Moms! Seperti namanya, sakit kepala kronis terjadi setiap hari dan akan berlagsung selama tiga bulan. Penyakit sakit kepala harian kronis sendiri lebih sering dialami oleh perempuan.

Pemicu sakit kepala harian kronis adalah ketika seseorang pernah mengalami cedera di area leher atau kelelahan. Jadi, jangan sampai tubuh menjadi terlalu lelah dan akhirnya mengalami kondisi ini ya, Moms!

Ketika sakit kepala harian kronis kambuh, Moms bisa merasa tidak nyaman di bagian leher karena otot leher yang menjadi tegang.

Untuk mengobati sakit kepala harian konis, fisioterapi bisa menjadi metode yang dianjurkan oleh dokter.

Tak hanya itu, untuk kasus tertentu dokter mungkin akan memberikan obat antidepresan untuk membantu meringankan sakit kepala harian kronis.

Ketika Moms mengidap kondisi ini, sebaiknya tak mengonsumsi obat pereda rasa sakit atau pereda rasa nyeri karena malah bisa membuat kondisi sakit kepala menjadi tambah parah.

Baca Juga: 3 Perbedaan Vertigo dengan Pusing Biasa

9. Servikogenik

sakit kepala belakang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Adanya saraf yang terjepit di area tulang belakang bisa menjadi pemicu rasa sakit dan tertekan di bagian leher. Hal inilah yang menyebabkan sakit kepala belakang yang diseut dengan servikogenik.

Ketika kondisi ini terjadi, biasanya rasa sakit berawal dari sakit kepala belakang. Namun semakin lama akan menjalar hingga sakit di bagian belakang mata.

Gejala lain yang bisa dialami adalah rasa kurang nyaman yang hadir di bagian baju dan juga lengan bagian atas.

Moms dan Dads perlu berhati-hati karena sakit yang dirasakan di bagian belakang tengkorak memiliki kemungkinan akan meningkat ketika berbaring.

Jadi Moms dan Dads mungkin saja akan terbangun arena rasa sakit yang dirasakan bisa sampai mengganggu aktivitas tidur.

Ketika membaringkan diri, mungkin Moms dan Dads akan merasakan hadirnya tekanan seperti beban berat yang berada di atas kepala.

Jika sakit kepala belakang hadir, cobalah untuk beristirahat. Jangan sampai terlalu memaksakan diri karena tentunya hal tersebut tidak baik untuk kesehatan.

Cara Mengurangi Sakit Kepala Belakang

pijat untuk sakit kepala belakang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Agar rasa sakit kepala belakang bisa dikurangi, Moms dan Dads juga bisa melakukan berbagai hal agar aktivitas tidak terlalu terganggu;

1. Mengatur Postur Tubuh dengan Baik

Jika sakit kepala datang, cobalah untuk mengatur postur tubuh dengan baik.

Jangan-jangan sakit kepala elakang hadir karena Moms dan Dads terlalu lama duduk membungkuk. Terlebih ketika bekerja, Moms dan Dads mungkin akan duduk dalam waktu yang lumayan panjang.

Jadi, pastikanlah untuk duduk tegap dan jangan sampai kembali membungkuk. Karena seperti yang sudah dibahas, sakit kepala belakang bisa disebabkan oleh postur tubuh yang buruk

2. Kompres Kepala dengan Air

Melakukan kompres kepala dengan air hangat atau juga dingin bisa mengurangi rasa sakit kepala berkurag. Jadi, sebelum minum obat, cobalah untuk melakukan hal ini terlebih dahulu.

3. Minum Air Putih yang Banyak

Air putih membuat tubuh terhidrasi dengan baik. Untuk membuat tubuh menjadi lebih segar, jangan sampai lupa untuk meminum air putih, ya!

4. Pijat

Ketika kepala bagian belakang sakit, tidak ada salahnya untuk melakukan pijat. Moms dan Dads bisa meminta anggota keluarga yang lebih ahli untuk melakukan kegiatan ini.

Namun, agar lebih terpercaya, Moms dan Dads juga bisa menyewa tukang pijat yang profesional. Dengan demikian, hasilnya pun bisa lebih maksimal.

Nah di samping hal di atas, janga lupa untuk istirahat dan tidur yang cukup. Kurang tidur bisa menjadi salah satu penyebab Moms dan Dads sakit kepala, lho!

Nah setelah membahas mengenai macam-macam penyebab sakit kepala belakang, sebaiknya Moms juga mengetahui cara mencegah kondisi sakit kepala belakang hadir.

Baca Juga: Migrain Saat Menstruasi, Kenapa Bisa Terjadi?

Cara Mencegah Sakit Kepala Belakang

sakit kepala belakang

Foto: Orami Photo Stock

Meski sudah diobati, banyak orang yang masih merasakan sakit kepala belakang. Namun dengan pengobatan, Moms dan Dads akan merasakannya lebih jarang.

Nah, sebelum pengobatan, bagaimana kalau melakukan pencegahan saja. Dilansir dari Michigan Medicine, berikut cara mencegah terjadinya sakit kepala belakang;

  • Kurangi stres
  • Pastikan tidur, olahraga dan makan dengan teratur
  • Jaga asupan air agar tubuh terhidrasi dengan baik
  • Pastikan selalu mengatur postur tubuh yang baik dan tidak membungkuk
  • Pastikan mata tidak tegang ketika menggunakan komputer
  • Selalu menjaga kesehatan mental. Jika memiliki depresi atau kecemasan, jangan ragu untuk berkonsultasi ke tenaga profesional
  • Catat waktu ketika sakit kepala hadir. Catatan tersebut akan berguna untuk dokter untuk mengidentifikasi sumber masalah sakit kepala

Nah, itu adalah rangkaian hal yang bisa menimbulkan sakit kepala belakang serta cara mencegah sakit kepala belakang agar tidak hadir, Moms! Jadi, agar tidak terjadi, sebaiknya memperbaiki pola hidup dan juga rajin berolahraga.

Baca Juga: 8 Manfaat Lavender yang Tak Terduga, Bisa Kurangi Kecemasan!

Jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter juga ketika kondisi sakit kepala belakang semakin parah dan tak kunjung hilang atau terus-terusan muncul.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait