Trimester 3

1 Juli 2021

Sakit Perut saat Hamil? Tenang, Ini Obat Sakit Perut untuk Ibu Hamil

Konsumsi makanan kaya serat agar melancarkan proses pencernaan yang melambat selama periode kehamilan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Intan Aprilia

Jika Moms ingin tahu obat sakit perut untuk ibu hamil yang aman dikonsumsi, wajib menyimaknya berikut ini.

Nyeri atau sakit perut adalah suatu kondisi yang normal pada siapa saja, termasuk saat kehamilan Moms.

Umumnya, sakit perut terjadi karena tubuh menyesuaikan diri untuk menampung bayi yang sedang tumbuh dan berkembang.

Perlu Moms ketahui juga, ternyata ada beberapa penyebab sakit perut yang tidak berbahaya dalam kehamilan.

Penyebab Sakit Perut saat Hamil

2-Tips Ibu Hamil Menghindari Panas di Dalam Ruangan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Berikut penyebab sakit perut selama kehamilan yang normal terjadi.

1. Rahim Sedang Berkembang

"Ketika rahim tumbuh, itu akan menggerakkan usus Anda, yang dapat menyebabkan mual, perasaan penuh pada perut, atau pembengkakan di perut Anda," kata Patrick Duff, M.D., profesor kebidanan dan kandungan di University of Florida di Gainesville, yang dikutip dari Parents.

Untuk mengatasi hal ini, disarankan Moms makan lebih sering, makan lebih sedikit, berolahraga secara teratur, istirahat, dan sering mengosongkan kandung kemih.

Baca Juga: Sakit Perut Bagian Bawah saat Hamil, Adakah Bahayanya?

2. Nyeri Ligamen Bundar

"Kadang-kadang ketika rahim membesar, ia meregangkan ligamen bundar, yaitu dua ligamen besar yang merambat ke depan rahim dan turun ke pangkal paha," kata Dr. Duff.

Dampaknya, Moms bisa merasakan ketidaknyamanan di perut bagian bawah yang menjalar ke selangkangan. Biasanya rasa sakit ini dimulai pada trimester kedua dan akan sembuh dengan sendirinya.

3. Sembelit dan Gas

Sembelit dan gas sering menjadi hal yang tak terpisahkan dari proses kehamilan. Ini disebabkan oleh progesteron, hormon yang meningkat selama kehamilan, memperlambat seluruh saluran pencernaan, dan memengaruhi proses pencernaan makanan.

Untuk mengatasi sembelit, minumlah banyak air dan makan makanan kaya serat. Jika itu tidak meredakan masalah, konsultasikan ke bidan atau dokter kandungan agar dapat merekomendasikan pelembut untuk feses atau suplemen serat.

4. Kontraksi Braxton Hicks

Kontraksi Braxton Hicks dikenal dengan "kontraksi palsu" yang biasanya terjadi selama trimester kedua atau ketiga kehamilan. Tidak semua calon ibu mengalami kontraksi Braxton Hicks ini.

Kondisi ini mungkin menyebabkan rasa sakit dan tekanan yang tidak nyaman, tetapi itu adalah bagian normal dari kehamilan.

Kontraksi Braxton-Hicks sering terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Tidak seperti kontraksi persalinan, kontraksi ini tidak semakin menyakitkan atau lebih sering dari waktu ke waktu.

Dehidrasi dapat memicu kontraksi Braxton Hicks, jadi pastikan Moms minum banyak cairan. Jika kontraksi tetap ada, atau Moms tidak yakin apakah itu Braxton Hicks atau kontraksi sesungguhnya, hubungi dokter kandungan.

Baca Juga: Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Palsu Serta Ciri-cirinya

Obat Sakit Perut untuk Ibu Hamil

obat sakit perut untuk ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms menderita sakit perut yang cukup parah, beberapa obat sakit perut untuk ibu hamil di bawah ini mungkin dapat membantu:

  • Obat sakit perut untuk ibu hamil yang mengalami sembelit dapat memilih obat dengan kandungan Polycarbophil atau Psyllium.
  • Obat sakit perut untuk ibu hamil yang menderita diare bisa mencoba obat-obatan yang mengandung Loperamide.
  • Obat sakit perut untuk ibu hamil yang mengalami maag dapat mengonsumsi Antasida.
  • Obat sakit perut untuk ibu hamil yang mengalami nyeri perut yang diakibatkan oleh gas bisa mengonsumsi obat dengan kandungan Simethicone.
  • Obat pelunak feses.
  • Krim wasir.

Cara Meredakan Sakit Perut saat Hamil

Ini 3 Masalah Kulit saat Hamil yang Bersifat Patologis-3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ada cara yang bisa Moms lakukan dalam meredakan sakit perut saat hamil. Setiap penyebab sakit perut saat kehamilan memiliki perawatan yang bisa berbeda.

Berikut beberapa tips untuk meredakan sakit perut selama kehamilan:

  • Makan dalam porsi kecil dan sering
  • Berolahraga secara teratur dalam jumlah sedang
  • Konsumsi makanan kaya serat seperti buah dan sayur
  • Minum banyak air
  • Kosongkan kandung kemih sesering mungkin
  • Istirahat dengan sering

Baca Juga: Ini Bedanya Sakit Perut Saat Hamil yang Normal dan Tidak

Selain mengikuti langkah-langkah di atas agar sakit perut mereda, Moms juga bisa mencoba cara lain di bawah ini sebagai obat sakit perut untuk ibu hamil.

1. Banyak Minum Air Putih

Obat sakit perut untuk ibu hamil yang pertama adalah air putih.

Tingkat progesteron yang lebih tinggi selama kehamilan dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan gas.

Akademi Kedokteran Nasional Amerika Serikat pun merekomendasikan agar wanita hamil minum sekitar 10 gelas, atau 2,3 ​​liter, air sehari.

Minum air putih sebelum atau sesudah makan dapat membantu perut Moms mencerna makanan. Setiap makanan yang tidak tercerna masuk ke usus kecil, di mana bakteri memecahnya, menghasilkan gas dalam prosesnya. Oleh karena itu, tetap terhidrasi dapat membantu Moms dalam mengurangi penumpukan gas.

Hidrasi yang baik juga dapat mencegah sembelit, penyebab lain dari gas. Ketika Moms mengalami dehidrasi, tinja biasanya menjadi kering dan keras. Minumlah banyak air agar tinja melunak sehingga membantunya keluar melewati usus besar dengan lebih mudah.

2. Menghindari Minuman Tertentu

Moms juga perlu menghindari minuman tertentu agar sakit perut saat hamil tak semakin parah.

Beberapa minuman yang dimaksud, yakni:

  • Cola dan soda lainnya
  • Minuman energi berkarbonasi
  • Air soda atau air berkarbonasi

Gula tambahan atau pemanis buatan dalam banyak minuman berkarbonasi dapat menyebabkan gas di usus sehingga menimbulkan sakit perut.

Fruktosa juga mungkin ditambahkan ke berbagai makanan penutup dan minuman. Meski fruktosa adalah gula alami yang terjadi di sebagian besar buah-buahan, tetapi beberapa orang tidak dapat mencerna fruktosa.

Dalam hal ini, gula dapat berfermentasi di usus besar, menyebabkan gas dan kembung. Istilah medis untuk gangguan pencernaan ini adalah malabsorpsi fruktosa.

Sebagian minuman juga bisa saja mengandung sorbitol, pengganti gula rendah kalori. Namun, tubuh tidak dapat mencerna sorbitol. Beberapa orang akhirnya mengalami sakit perut, kembung, dan gas sebagai akibatnya.

Baca Juga: Ibu Hamil Minum Soda, Ketahui 11 Bahayanya!

3. Makan Lebih Banyak Serat

Obat sakit perut untuk ibu hamil yang berikutnya, yaitu makanan berserat.

Meskipun makanan berserat tinggi dapat meningkatkan gas dalam jangka pendek, seiring waktu mereka membantu mengurangi sembelit, yang merupakan penyebab utama gas usus.

Serat dapat menarik air dan melunakkan tinja. Ini memudahkan perjalanannya melalui usus, mempercepat pencernaan, dan memberi lebih sedikit waktu untuk menumpuk gas.

Strategi berikut mungkin dapat membantu Moms mencegah peningkatan gas:

  • Meningkatkan asupan serat secara bertahap selama beberapa bulan.
  • Makan hanya porsi kecil makanan berserat tinggi untuk memberikan waktu yang cukup untuk pencernaan.
  • Mengunyah makanan secara menyeluruh sehingga lebih mudah dicerna oleh perut.
  • Minum banyak cairan, memastikan bahwa ada cukup air untuk melunakkan feses berserat.

Baca Juga: 25 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Catat!

4. Membuat Catatan Makanan Harian

Selama kehamilan, banyak wanita memilih untuk makan makanan yang lebih sehat. Banyak makanan sehat yang kaya serat, dan menambahkannya ke dalam makanan dapat meningkatkan jumlah gas dalam jangka pendek.

Beberapa makanan berserat tinggi juga mengandung karbohidrat kompleks yang disebut oligosakarida. Ketika bakteri di usus memecah oligosakarida, mereka menghasilkan gas nitrogen. Beberapa orang lebih sensitif terhadap efek ini daripada yang lain.

Makanan yang mengandung oligosakarida antara lain:

Dengan membuat catatan makanan harian, Moms dapat lebih mudah dalam mengetahui apakah ada makanan yang berkontribusi terhadap keparahan gas sehingga menyebabkan sakit perut.

5. Olahraga Secara Teratur

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga dapat mempercepat pencernaan dan meredakan sembelit.

Sebuah studi 2012 yang diterbitkan oleh JNM Journal menunjukkan bahwa sebanyak 49 orang dewasa sehat yang melakukan aktivitas fisik tingkat sedang dan tinggi dapat meningkatkan transit usus besar pada wanita, tetapi tidak pada pria.

Transit usus besar adalah jumlah waktu yang dibutuhkan feses untuk melewati usus besar.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar wanita hamil yang sehat melakukan setidaknya 150 menit latihan aerobik intensitas sedang, seperti jalan cepat, per minggu. Cara yang terbaik adalah membagi kegiatan ini selama beberapa hari.

CDC juga merekomendasikan bahwa wanita yang melakukan aktivitas aerobik intensitas tinggi, seperti berlari, perlu bertanya kepada dokter mereka bagaimana cara menyesuaikan rezim latihan selama kehamilan.

Baca Juga: Bangun Kesiangan? Ini 6 Olahraga Pengganti Jalan Pagi untuk Ibu Hamil yang Bisa Dicoba

Itulah beberapa cara mengatasi sakit perut saat hamil disertai rekomendasi obat sakit perut untuk ibu hamil yang bisa dikonsumsi.

Ingat ya Moms, selalu konsultasikan masalah kesehatan kepada dokter agar obat-obatan yang dipilih tidak berisiko bagi janin.

  • https://www.parents.com/pregnancy/my-body/aches-pains/pregnancy-abdominal-pain/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/323146
  • https://www.cdc.gov/physicalactivity/basics/pregnancy/index.htm
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3271256/
  • https://www.babycenter.com/pregnancy/health-and-safety/safe-medications-during-pregnancy_1486462
  • https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-complications/abdominal-pain-during-pregnancy-7304/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait