Program Hamil

18 Juli 2021

Sakit Pinggang Saat Hamil Umum Terjadi, Ketahui Penyebab dan Penanganannya

Salah satu penanganannya yaitu dengan memperbaiki postur tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Sakit pinggang saat hamil muda adalah kondisi yang umum terjadi ketika Moms mengandung Si Kecil. Meskipun biasanya terjadi di trimester akhir kehamilan, tetapi sakit pinggang juga bisa dialami saat hamil muda.

Karena kondisi ini umum terjadi pada ibu hamil, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut penjelasan sakit pinggang saat hamil muda dan tips untuk menanganinya.

Penyebab Sakit Pinggang Saat Hamil Muda

sakit pinggang saat hamil

Foto: thehealthy.com

Ada beberapa kemungkinan penyebab dari sakit pinggang saat hamil muda, hal ini karena tubuh juga perlu mempersiapkan diri untuk kehamilan. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Ibu Hamil Sakit Punggung? Ini Cara Mudah Atasinya

1. Berat Badan Bertambah

Stephen P. Montgomery, MD, ahli bedah ortopedi, menjelaskan bahwa kehamilan juga akan menambah berat badan, yang memengaruhi pinggang dan menyebabkan sakit pinggang saat hamil muda.

"Kehamilan dapat menyebabkan berat badan bertambah sebanyak seperempat dari berat tubuh Anda, menambah stres pada pinggang dan struktur penahan berat lainnya," jelas dr. Stephen mengutip Spine-Health.com.

2. Pusat Gravitasi Berubah

Selain berat badan yang bertambah, sakit pinggang saat hamil muda juga mengakibatkan perubahan pada pusat gravitasi pada tubuh yang kemudian menciptakan beberapa dampak.

"Perubahan di pusat gravitasi ini menciptakan ketidakseimbangan otot, dan kelelahan otot yang lebih cepat dari biasanya," terang dr. Stephen.

Ketidakseimbangan otot menciptakan tekanan pada struktur penopang berat badan, dan lebih bermasalah jika terjadi kelemahan otot dan tubuh yang tidak fleksibel.

Sementara, kelelahan pada otot akan berdampak pada pembentukan postur yang buruk dan membuat postur tubuh yang buruk menjadi lebih buruk lagi.

3. Lonjakan Hormon

Hormon yang berhubungan dengan kehamilan dapat menyebabkan masalah dengan menciptakan kelemahan sendi, terutama di panggul.

Selama kehamilan, tubuh menghasilkaan hormon relaxin yang menyebabkan ligamen di area pelvic (tempat rahim) melongggar sebagai persiapan melahirkan. Namun, hormon ini juga menyebabkan ligamen yang menyokong tulang belakang ikut melonggar sehingga menyebabkan ketidakstabilan dan nyeri.

Lonjakan hormon, bersamaan dengan penambahan berat badan dan perubahan pusat gravitasi, menyebabkan sakit pinggang saat hamil muda.

4. Stress

Mengutip WebMD, stres emosional dapat menyebabkan ketegangan otot. Moms mungkin mengalami dan merasakan peningkatan sakit pinggang saat hamil muda selama masa-masa stres pada kehamilan.

Baca Juga: 4 Masalah Janin Ini Terjadi Akibat Stres Pada Ibu Hamil

5. Pergerakan Janin

Perut terdiri dari dua pita otot paralel yang terhubung di tengah perut. Otot-otot ini membantu menstabilkan tulang belakang dan menopang punggung.

Selama kehamilan, janin yang sedang tumbuh mendorong otot perut, menyebabkannya meregang dan sakit pinggang saat hamil. Tekanan ini bisa mengakibatkan kondisi yang disebut diastasis recti.

Dalam trimester kedua dan ketiga, beberapa wanita mungkin mengalami tonjolan di perut mereka. Ini adalah tanda bahwa otot perut bergerak untuk memberi ruang bagi rahim yang sedang tumbuh.

Saat otot perut meregang, badan menjadi lebih lemah. Hal ini dapat meningkatkan risiko wanita mengalami sakit pinggang saat hamil muda.

6. Perubahan Postur

Penyebab sakit pinggang saat hamil lainnya adalah perubahan postur tubuh ibu hamil.

Kehamilan menggeser pusat gravitasi Moms. Akibatnya, Moms mungkin secara bertahap - bahkan tanpa menyadarinya - mulai menyesuaikan postur dan cara bergerak. Hal ini dapat menyebabkan sakit punggung atau ketegangan.

7. Pemisahan Otot

Sakit pinggang saat hamil lainnya juga bisa disebabkan karena pemisahan otot. Saat rahim mengembang, dua lembar otot paralel (otot rektus abdominis), yang membentang dari tulang rusuk ke tulang kemaluan, dapat terpisah di sepanjang jahitan tengah. Pemisahan ini dapat memperburuk nyeri punggung.

Baca Juga: Ibu Hamil Stres dan Menangis, Normalkah?

Penyebab Sakit Pinggang saat Hamil pada Trimester Kedua dan Ketiga

Sakit pinggang saat hamil sebelah kanan

Foto: Orami Photo Stocks

Selama trimester kedua dan ketiga, rahim terus berkembang saat janin tumbuh dengan cepat.

Perubahan postur, penambahan berat badan, dan pemisahan otot semuanya berkontribusi pada sakit punggung saat hamil. Lalu apa penyebab lainnya sakit punggung saat hamil di trimester akhir? Yuk kita lihat.

7. Bersandar ke Belakang

Pusat gravitasi wanita bergeser ke depan tubuh saat bayi bertambah berat.

Beberapa wanita mungkin bersandar untuk mendapatkan kembali keseimbangan. Bersandar ke belakang memberi tekanan ekstra pada otot punggung yang dapat menyebabkan nyeri punggung bawah dan kekakuan otot.

8. Berat Badan

Berat badan yang bertambah selama kehamilan dapat menyebabkan nyeri punggung bawah dan sendi.

Jumlah berat badan yang dimiliki seorang wanita selama kehamilan dapat memengaruhi kesehatannya dan bayinya secara keseluruhan.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC)merekomendasikan bahwa wanita yang membawa janin tunggal menambah jumlah berat badan berikut, sesuai dengan berat badan sebelum hamil:

  • 12–18 kg jika berat badan kurang
  • 11–15 kg jika berat badan sehat
  • 7–11 kg jika kelebihan berat badan
  • 5–9 kg jika obesitas

9. Otot Tubuh yang Terdorong

Perut terdiri dari dua pita paralel otot yang terhubung di tengah perut. Otot-otot ini membantu menstabilkan tulang belakang dan menopang punggung.

Selama kehamilan, janin yang sedang tumbuh mendorong otot-otot perut, menyebabkannya meregang dan, dalam beberapa kasus, terpisah. Tekanan ini dapat mengakibatkan kondisi yang disebut diastasis recti.

Selama trimester kedua dan ketiga, beberapa wanita mungkin mengalami tonjolan di perut mereka. Ini adalah tanda bahwa otot perut mereka terpisah untuk memberi ruang bagi rahim yang sedang tumbuh.

Saat otot perut meregang, mereka menjadi lebih lemah. Ini dapat meningkatkan risiko wanita untuk melukai punggungnya atau mengembangkan nyeri punggung bawah atau panggul.

Baca Juga: Sakit Perut saat Hamil? Tenang, Ini Obat Sakit Perut untuk Ibu Hamil

Tips Mengurangi Sakit Pinggang Saat Hamil Muda

sakit pinggang saat hamil

Foto: familyeducation.com

Dalam jurnal Current Reviews in Musculoskeletal Medicine, perawatan untuk sakit pinggang saat hamil ini mungkin dirasa tidak cukup membantu, karena penyebabnya tidak selalu dipahami sepenuhnya.

Selain itu, perawatan yang tersedia biasanya memiliki tingkat keberhasilan yang rendah dan sebagian besar terdiri dari penyesuaian gaya hidup dan melakukan istirahat yang cukup.

Moms dapat melakukan beberapa cara untuk mengurangi sakit pinggang saat hamil muda.

1. Berlatih Postur yang Baik

Mengutip Mayo Clinic Saat janin semakin bertumbuh, pusat gravitasi bergeser ke depan. Untuk menghindari jatuh ke depan, imbangi dengan bersandar, agar dapat meregangkan otot-otot di punggung bagian bawah dan berkontribusi pada sakit pinggang saat hamil muda.

Postur tubuh yang baik juga berarti duduk dengan hati-hati. Pilih kursi yang menopang punggung, atau letakkan bantal kecil di belakang punggung bawah.

2. Gunakan Alas Kaki yang Tepat

Foto: Orami Photo Stocks

Mengurangi sakit pinggang saat hamil seterusnya yakni dengan memakai alas kaki yang tepat.

Kenakan sepatu hak rendah, bukan flat shoes, dan tentunya menghindari kenakan sepatu hak tinggi. Ini dapat menggeser keseimbangan tubuh ke depan dan menyebabkan Moms jatuh.

Moms dapat mengenakan sabuk pengaman khusus kehamilan yang berfungsi menyokong perut saat hamil. Meskipun penelitian tentang efektivitas penggunaannya masih terbatas, beberapa wanita merasa mengenakan sabuk pengaman khusus kehamilan bermanfaat.

3. Angkat Beban dengan Benar

Saat mengangkat benda kecil, jongkok ke bawah dan angkat tubuh dengan bertumpu pada kaki.

Jangan membuat posisi bungkuk yang bertumpu pada pinggang atau mengangkat dengan punggung.

Dengan jongkok, berat badan tertumpu pada kaki, bukan punggung, sehingga lebih aman dan menghindari rasa nyeri punggung. Penting juga untuk mengetahui batasan beban yang bisa diangkat saat hamil.

4. Tidur dengan Posisi Menyamping

Tips lain untuk meredakan sakit pinggang saat hamil yaitu tidur dengan posisi menyamping. Tidur telentang menyebabkan tekanan pada tulang belakang sangat besar karena adanya beban perut yang terus semakin membesar.

Sedangkan tidur miring kiri atau miring kanan, baik untuk dilakukan. Tetapi, akan lebih baik lagi jika tidur miring ke kiri agar meningkatkan aliran darah untuk membawa nutrisi ke plasenta bayi. Biarkan satu atau kedua lutut ditekuk saat tidur.

Pertimbangkan untuk menggunakan bantal khusus kehamilan atau bantal penopang di antara lutut yang tertekuk, di bawah perut dan di belakang punggung.

Baca Juga: Posisi Tidur Yang Baik Bagi Ibu Hamil

5. Olahraga Ringan

Aktivitas fisik ringan dapat membuat punggung terasa kuat dan mungkin meredakan sakit pinggang saat hamil. Dengan persetujuan dokter kandungan, cobalah aktivitas ringan seperti beperti berjalan kaki atau meditasi.

Olahraga khusus kehamilan juga dapat mengurangi peregangan dan nyeri yang mungkin membantu.

Caranya, rentangkan tangan dan lutut dengan kepala sejajar dengan punggung. Tarik perut, bulatkan punggung sedikit. Tahan selama beberapa detik, lalu rilekskan perut dan punggung dan jaga agar punggung tetap rata. Secara bertahap lakukan hingga 10 pengulangan.

The American College of Obstetrician and Gynecologist memaparkan, berenang dapat membantu mengatasi sakit pinggang. Air menopang berat badan sehingga terhindar dari cedera dan ketegangan otot.

anyak wanita berenang sampai akhir masa kehamilan mereka, lho.

6. Mengompres

Mengompres air panas atau dingin ke punggung dapat megurangi sakit pinggang saat hamil mengutip Cedars-Sinai.

Mulailah dengan meletakkan kompres dingin (seperti sekantong es yang dibungkus dengan handuk) di area yang sakit hingga 20 menit beberapa kali sehari.

Setelah dua atau tiga hari, ganti dengan kompresan panas. Letakkan bantal pemanas atau botol air panas di area yang sakit. Hindari untuk tidak memberikan panas ke perut langsung selama kehamilan.

7. Akupuntur Kehamilan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa akupunktur kehamilan dapat meredakan sakit pinggang selama kehamilan.

Perawatan chiropractic mungkin juga memberikan kenyamanan bagi beberapa wanita. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut.

Jika Moms mempertimbangkan terapi tradisional, diskusikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu ya. Pastikan untuk memberi tahu ahli tulang atau ahli akupunktur bahwa Moms sedang hamil.

Baca Juga: Program Hamil Kembar, Mulai dari Cara Alami Hingga Medis

Waktu Tepat Berkonsultasi ke Dokter

sakit pinggang saat hamil

Foto: medicalnewstoday.com

Ketidaknyamanan karena sakit pinggang saat hamil muda dapat berdampak besar pada kehidupan selama kehamilan dan mungkin memiliki intensitas dan durasi yang bervariasi.

Untungnya, pada kebanyakan kasus, nyeri pinggang dapat sembuh dengan cepat setelah melahirkan dan tidak menyebabkan masalah yang berkepanjangan.

Namun, sakit pinggang juga menjadi pertanda masalah kesehatan tertentu yang membutuhkan penanganan. Mengutip National Health Service, bicarakan dengan dokter bila mengalami sakit pinggang dengan kondisi berikut ini:

  • Periode kehamilan di trimester kedua atau ketiga, karena ini bisa menjadi tanda persalinan dini
  • Mengalami demam
  • Perdarahan dari vagina atau rasa sakit saat buang air kecil
  • Kehilangan rasa di salah satu atau kedua kaki, perut, atau alat kelamin
  • Ada rasa sakit di satu atau lebih sisi tubuh, tepatnya di bawah tulang rusuk

Selain itu, jika mengalami mati rasa, kesemutan atau nyeri menusuk di bokong, tungkai atau kaki, hubungi dokter untuk memastikan tidak ada kondisi serius.

Meskipun penyebab mati rasa biasanya bukan kondisi yang lebih mengkhawatirkan, seperti persalinan prematur, ini bisa menandakan kompresi saraf skiatik atau saraf lain yang menghubungkan tulang belakang ke tubuh bagian bawah dan area panggul.

Jadi jangan anggap remeh sakit pinggang saat hamil ya, Moms!

Baca Juga: 9 Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil dan Bahayanya

Itu dia Moms, beberapa penjelasan tentang sakit pinggang saat hamil muda tentang penyebab dan langkah yang bisa dilakukan untuk meredakannya.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2684210/
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046080
  • https://www.acog.org/womens-health/faqs/back-pain-during-pregnancy
  • https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/b/back-pain-during-pregnancy.html
  • https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/backache-pregnant/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait