Program Hamil

PROGRAM HAMIL
13 Oktober 2020

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil

Simak dan catat ya Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Beberapa wanita sering kali mengeluhkan sakit saat berhubungan intim semasa promil.

Di mana hal ini kemudian membuat mereka menjadi enggan untuk melakukannya.

Padahal, berhubungan seksual adalah kunci utama agar pasangan dapat mencapai kehamilan.

Sakit Saat Berhubungan Seksual Selama Hamil

Lantas, bagaimana solusinya? Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi rasa sakit selama berhubungan seksual?

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Aturan Berhubungan Intim saat Sedang Sakit

1. Gunakan Pelumas Berbahan Dasar Air atau Silikon

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil 1

Foto: unsplash.com

Mengutip situs kesehatan Healthline, pelumas dapat digunakan oleh semua orang, terlepas dari apakah tubuh mereka sudah menghasilkan pelumas secara alami ataukah tidak.

Namun, jika vagina yang kering penyebab utama dari rasa sakit saat Moms dan Dads berhubungan seksual, maka pelumas dapat sangat membantu untuk mengatasinya.

Di mana menggunakan pelumas sebelum melakukan aktivitas seksual dapat membantu mencegah rasa gatal, terbakar, lecet, dan ketidaknyamanan lainnya.

Adapun pelumas berbahan dasar air dan silikon merupakan yang dianggap paling aman bagi pasangan yang sedang menjalani program hamil.

Sebab, sifatnya tidak merusak lingkungan vagina ataupun sperma.

Hindari merek pelumas seks yang mengandung gliserin, paraben, aroma, atau gula.

Zat kimia ini dapat dengan mudah mengganggu keseimbangan pH di vagina, yang akan menyebabkan reaksi alergi, bacterial vaginosis, dan infeksi jamur.

Baca Juga: 5 Hal Penting yang Harus Diketahui Sebelum Menggunakan Pelumas

2. Melakukan Latihan Kegel

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil 2

Foto: unsplash.com

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Urogynecology Journal, latihan kegel dapat membantu memperkuat dasar panggul dan mengurangi rasa sakit saat berhubungan intim semasa promil.

Selain itu, para peneliti juga menyebutkan bahwa ini adalah pendekatan pengobatan multidisiplin yang dapat diterapkan pada wanita dengan dispareunia (nyeri saat sedang berhubungan seksual).

Baca Juga: Senam Kegel untuk Ibu Hamil, Amankah?

3. Menggunakan Krim atau Obat Tertentu

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil 3

Foto: unsplash.com

“Dispareunia pada wanita pascamenopause biasanya terjadi karena kekeringan pada vagina akibat fluktuasi hormon. Ini secara efektif dapat diobati dengan krim atau obat yang mengandung estrogen dosis kecil langsung ke dalam vagina,” kata Dr Yong Tze Tein, Konsultan Senior di Departemen Obstetri & Ginekologi, Singapore, General Hospital (SGH), seperti dikutip dari situs Health Xchange SG.

Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang cukup sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina.

Baca Juga: Mengenal Dispareunia, Nyeri Pada Vagina Saat Berhubungan Intim

4. Berkomunikasi Dengan Pasangan untuk Mencoba Posisi Ternyaman

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil 4

Foto: unsplash.com

Sebagaimana dijelaskan dalam situs Parenting FirstCry, untuk mengatasinya Moms dapat membicarakannya lebih serius dengan Dads.

Dalam hal ini Moms dan Dads dapat bereksperimen untuk menemukan prosisi yang tidak membuat merasa sakit.

Jika sudah berhasil menemukannya, cobalah tetap fokus untuk selalu menerapkannya untuk hubungan seksual yang selanjutnya.

Woman on top adalah salah satu posisi yang memungkinkan Moms untuk mengontrol penetrasi, sehingga posisi ini patut dicoba untuk menghindari area yang sering terasa nyeri atau sakit.

Posisi spooning juga cukup nyaman. Di posisi ini Moms berbaring menyamping, memunggungi Dads yang berbaring di belakang. Spooning pun bisa menjadi posisi paling aman. Selain itu tentu membuat Moms dan Dads merasa puas.

Baca Juga: 5 Posisi Seks yang Cocok Dilakukan Saat Bercinta Kilat di Siang Hari

5. Terapi Fisik

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil 5

Foto: unsplash.com

Terapi fisik sangat bermanfaat bagi wanita yang belum bisa hamil karena hubungan seksual yang terlalu menyakitkan,” kata Sallie Sarrel, seorang dokter terapi fisik yang berspesialisasi dalam mobilisasi panggul internal dan eksternal, seperti dikutip dari situs Women’s Health.

“Terapi fisik dapat sangat membantu hubungan seksual yang menyakitkan sehingga wanita dapat benar-benar berhubungan seksual dan hamil.”

Selain itu, sebuah studi yang diterbitkan dalam Alternative Therapies in Health and Medicine, menemukan bahwa terapi fisik terbukti dapat berdampak serius pada tingkat kehamilan wanita dengan masalah kesuburan, khususnya pada pasien endometriosis, saluran tuba tersumbat, dan PCOS.

Kondisi-kondisi medis tersebut juga dapat menyebabkan sakit saat berhubungan intim.

Baca Juga: Kram Perut Setelah Berhubungan Intim, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

6. Mengobati Penyebab Yang Mendasarinya

Selalu Sakit Saat Berhubungan Intim, Terapkan Ini Saat Promil 5

Foto: unsplash.com

Sebagaimana diketahui, sakit saat berhubungan intim bukan hanya disebabkan kerena vagina kering. Tetapi bisa juga dikarenakan adanya infeksi atau peradangan. Oleh karena itu, penyebab tersebut harus terlebih dahulu ditangani agar Moms dapat kembali berhubungan seksual dengan nyaman.

Nyeri pada vagina ini bisa disebabkan oleh:

Infeksi. Sariawan atau infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia, gonore atau herpes genital. Infeksi di area genital atau saluran kemih juga dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan. Eksim atau masalah kulit lainnya di area genital kita juga bisa menjadi masalahnya.

Menopause. Perubahan kadar hormon dapat membuat vagina kita kering

Kurangnya gairah seksual pada usia berapa pun

Vaginismus. Ini adalah kondisi yang umum. Suatu kondisi di mana otot-otot di dalam atau di sekitar vagina menutup rapat, membuat hubungan seks menyakitkan atau tidak mungkin dilakukan.

Iritasi atau alergi genital. Yang disebabkan oleh spermisida, kondom lateks atau produk seperti sabun dan sampo. Ini termasuk cedera atau iritasi akibat kecelakaan, operasi panggul, sunat pada wanita atau luka yang dibuat saat melahirkan untuk memperbesar jalan lahir (episiotomi).

Kelainan bawaan. Masalah yang muncul saat lahir, seperti tidak adanya vagina yang terbentuk sempurna (agenesis vagina) atau perkembangan selaput yang menghalangi lubang vagina (selaput dara imperforata), dapat menyebabkan dispareunia.

Masalah dengan serviks (membuka ke rahim). Dalam hal ini, penis bisa mencapai serviks dengan penetrasi maksimal. Jadi masalah pada serviks (seperti infeksi) bisa menyebabkan nyeri saat penetrasi dalam.

Vulvodynia. Ini mengacu pada nyeri kronis yang mempengaruhi organ seksual eksternal wanita, yang secara kolektif disebut vulva, termasuk labia, klitoris, dan lubang vagina. Ini dapat terjadi hanya di satu tempat, atau memengaruhi area yang berbeda dari satu waktu ke waktu berikutnya. Dokter tidak tahu apa penyebabnya, dan belum ada obatnya. Tetapi perawatan diri yang dikombinasikan dengan perawatan medis dapat membantu memberikan kelegaan.

Menurut Excela Health, rasa sakit saat berhubungan seks akibat infeksi dapat diobati dengan antibiotik atau antijamur. Sementara untuk masalah yang disebabkan peradangan dan dermatitis dapat diobati dengan kortikosteroid topikal atau injeksi.

Infeksi virus seperti herpes dan kutil kelamin perlu diobati sesuai dengan yang telah diresepkan oleh dokter. Sedangkan untuk endometriosis dapat diobati dengan obat-obatan atau operasi.

Konsultasikan dengan dokter untuk menemukan perawatan yang paling sesuai dengan kondisi Moms.

Itulah beberapa hal yang dapat Moms terapkan jika merasakan sakit saat berhubungan intim semasa promil. Segera temui dokter untuk mengetahui penyebab dan cara menanganinya.

Baca Juga: Mengikuti Program Hamil Anak Perempuan, Ini Tips dan Rincian Biayanya

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait