Kesehatan

29 September 2021

Cek Aturan dan Manfaat Perawatan Scaling Gigi, Catat!

Sebaiknya seberapa sering membersihkan karang gigi? Simak jawabannya berikut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Sebagian orang mungkin masih ada yang belum kenal dengan scaling gigi. Padahal, ini termasuk perawatan rutin yang sebaiknya dilakukan, lho!

Menjaga kesehatan gigi tak semudah kelihatannya, Moms. Bahkan, salah menggunakan jenis pasta gigi, bisa mengakibatkan gangguan pada kesehatan gigi.

Seperti halnya gigi menjadi sensitif, berlubang, atau terdapat penumpukan karang.

Nah, hal ini bisa diatasi dengan teknik scaling gigi, lho. Lantas apakah yang dimaksud dengan perawatan scaling? Yuk, kita temukan jawabannya di bawah ini!

Apa Itu Scaling Gigi?

Scaling Gigi, Apa itu?

Foto: Orami Photo Stock

Scaling gigi adalah proses pembersihan karang gigi. Ini menjadi salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik.

Tak cukup dengan menyikat gigi, scaling dibutuhkan terutama untuk membersihkan karang gigi yang membandel.

Terkadang memang masalah karang gigi tidak dapat dihindari, bukan? Nah, apabila tidak segera diatasi, hal ini bisa membuat kesehatan dan tampilan gigi menjadi terganggu.

Untuk itu, penting dilakukan scaling gigi secara berkala sebagai salah satu cara merawat kesehatan gigi dan mulut.

Baca Juga: 4 Dampak Buruk Tidak Membersihkan Karang Gigi

Penyebab Munculnya Karang Gigi

Penyebab Munculnya Karang Gigi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Scaling gigi dilakukan untuk membersihkan karang gigi. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab munculnya karang gigi?

Dilansir dari American Dental Association, setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari dapat menimbulkan plak pada gigi, yang bisa menyebabkan gigi berubah warna.

Plak tersebut terbentuk dari sisa makanan yang menumpuk dan bakteri yang dibiarkan terlalu lama.

Jika plak tersebut semakin lama didiamkan, akan membentuk lapisan tipis berwarna kuning atau putih yang menempel di sela-sela gigi.

Inilah yang disebut dengan karang gigi. Berikut beberapa tanda Moms memiliki karang gigi, seperti:

  • Bau mulut kronis (halitosis)
  • Gusi kemerahan
  • Gusi membengkak
  • Berdarah pada bagian gusi tanpa sebab

Jika sudah terbentuk karang gigi, menyikatnya bukan menjadi solusi. Ini karena dibutuhkan perawatan yang lebih intensif untuk membersihkannya, yaitu scaling.

Aturan untuk Scaling Gigi

membersihkan karang gigi 1.jpg

Foto: freepik.com

Tindakan scaling gigi dilakukan untuk membersihkan gigi secara lebih mendalam. Sebagian orang perlu pengikisan pada gigi apabila karang sulit untuk dibersihkan.

Terlepas dari itu, teknik perawatan gigi ini hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi.

Lantas, bagimana aturannya dan seberapa sering sebaiknya melakukan scaling gigi? Berikut rinciannya:

1. Disesuaikan dengan Kebutuhan

Sebenarnya, hal ini tergantung pada kondisi masing-masing orang, ya, Moms.

Namun, umumnya dokter menyarankan proses scaling gigi, serta pemeriksaan gigi dan gusi secara teratur sebanyak 2 kali dalam setahun.

Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda-beda karena kesehatan giginya yang tidak sama.

Untuk itu, rutinlah membersihkan karang gigi atau melakukan scaling gigi setidaknya 1 tahun sekali.

"Lebih baik lagi setiap 2 kali dalam setahun untuk mencegah setiap perubahan kecil dan bisa menanganinya dengan lebih cepat,” ujar Dr. Vera W.L. Tang, dokter gigi dari New York.

2. Usia Ideal untuk Scaling

membersihkan karang gigi 3.jpg

Foto: mydrdental.com

Lalu, siapa saja yang harus melakukan scaling gigi? Nyatanya, tidak ada batasan usia untuk melakukan scaling gigi.

Namun, apabila Moms ingin membawa Si Kecil untuk melakukan scaling gigi, pastikan ia sudah memiliki gigi susu yang lengkap.

Ya, gigi susu anak tetap harus dijaga kesehatannya meskipun nantinya berganti menjadi gigi dewasa.

Mengapa demikian? American Dental Association mengungkapkan, gigi susu memiliki pengaruh besar untuk kesehatan dan perkembangan anak.

Peranan gigi susu mampu membantu Si Kecil untuk mengunyah, berbicara, dan tersenyum.

Mereka juga memiliki ruang di rahang untuk gigi permanen atau gigi dewasa yang tumbuh di bawah gusi.

Jadi, apabila muncul karang gigi pada gigi anak, ada baiknya Moms segera membawanya ke dokter gigi.

Terlebih lagi, sejak tumbuh gigi pertamanya, anak memang harus rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Baca Juga: Yuk, Ketahui 5 Penyebab Gigi Berlubang pada Anak

3. Scaling bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Lantas, apakah perawatan gigi ini juga termasuk dengan ibu hamil? Nah, pertanyaan satu ini mungkin sering terlintas di dalam pikiran Moms yang tengah mengandung.

Ternyata, ibu hamil juga harus memerhatikan kesehatan gigi dan mulutnya dengan baik, lho!

Perawatan gigi dilakukan sebagai tindakan preventif untuk menghindarkan Moms dari risiko infeksi pada rongga mulut.

Masalah pada rongga mulut bisa mengakibatkan kontraksi sehingga bisa berdampak pada kelahiran secara dini.

Ibu hamil ternyata tetap bisa melakukan scaling gigi, namun perhatikan usia kehamilannya, ya.

Jika ibu hamil ingin membersihkan karang gigi, sebaiknya lakukan saat trimester kedua.

Saat trimester pertama, Moms rentan untuk mengalami mual karena pengaruh morning sickness.

"Ataupun bisa dilakukan pada trimester ketiga. Namun posissi duduk dalam waktu lama mungkin saja membuat Moms merasa tidak nyaman,” ungkap drg. Annisa Sabhrina, dari RSIA Cinta Kasih.

Selain itu, sebaiknya Moms memerhatikan jenis makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Makanan manis akan lebih mudah membentuk plak pada gigi, sehingga jangan lupa untuk rutin membersihkan gigi setelah mengonsumsinya.

Manfaat Membersihkan Karang Gigi

Scaling gigi penting dilakukan secara rutin untuk menghindari kondisi karang gigi yang menumpuk atau dibiarkan terlalu lama.

Sebab, karang gigi bisa mengakibatkan masalah gigi lainnya jika tidak segera diatasi.

Hal inilah yang membuat perawatan gigi ini sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Berikut ini beberapa manfaat rajin melakukan scaling.

1. Mencegah Gigi Berlubang

Gigi Berlubang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Baik anak-anak maupun orang dewasa, tetap memiliki risiko untuk mengalami gigi berlubang.

Nah, manfaat melakukan scaling gigi adalah mencegah gigi untuk berlubang sewaktu-waktu. Ini karena karang gigi menjadi tempat bakteri bersarang.

Asam yang diproduksi oleh bakteri dalam plak dapat menyebabkan tingkat pH rendah dan dapat menggerogoti email gigi. Akibatnya, gigi menjadi berlubang.

Selain itu, cara memerhatikan kesehatan gigi dan mulut agar tidak mengalami karang gigi yang menumpuk, yaitu pilih jenis makanan yang tepat.

Ada beberapa jenis makanan yang mudah menyebabkan plak gigi dan dapat menempel serta menumpuk di dalam gigi dan mulut.

Jenis makanan dapat menjadi penyebab kerusakan pada enamel gigi dan meningkatkan sensitivitas gigi terhadap panas, dingin, manis, dan asam.

"Perhatikan juga makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari gangguan kesehatan gigi dan mulut,” ungkap Dr. Mukul Dabholkar, dokter gigi asal India.

Jangan sepelekan kondisi karang gigi karena dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit pada gusi.

2. Mencegah Penyakit Radang Gusi

Pentingnya membersihkan karang gigi tentunya untuk mencegah terjadinya radang gusi atau gingivitis. Ini karena penumpukan karang gigi dapat menimbulkan radang gusi.

Ketika karang gigi dibiarkan menetap pada gigi, maka itu akan mengeras. Setelahnya, plak akan menyerang sehingga menyebabkan radang gusi.

"Hal tersebut dikarenakan plak terus bergerak hingga di bawah garis gusi. Ketika terjadi hal demikian, maka bisa menyebabkan gusi terpisah dari gigi,” ungkap Prostodontik dari New York, Dr. Jonathan Levine, DMD.

Baca Juga: Membersihkan Karang Gigi pada Anak? Ini Caranya!

3. Mencegah Terkena Periodontitis

Periodontitis.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pada penelitian yang dilakukan oleh Journal of the American Dental Association, membersihkan karang gigi bermanfaat bagi pasien yang memiliki masalah periodontitis.

Tindakan ini dilakukan untuk mencegah berbagai jenis gangguan kesehatan pada gigi dan mulut.

Secara tak sadar, ini menerapkan kebiasaan yang baik dilakukan untuk mencegah masalah pada gigi.

Periodontitis sendiri terjadi ketika karang gigi menumpuk terlalu lama dan menyebabkan infeksi di sekitar gusi dan rahang.

Bahkan, kondisi ini juga menyebabkan timbulnya nanah yang muncul di antara gusi dan gigi.

4. Mencegah Gigi Tanggal

Masih ragu untuk melakukan scaling gigi? Masalah karang gigi ternyata bisa mengakibatkan gigi tanggal, lho, Moms. Sungguh mengkhawatirkan, bukan?

Ternyata, hal ini dapat terjadi apabila periodontitis tidak segera ditangani dengan baik.

Kekebalan tubuh yang menurun akibat adanya peradangan gigi membuat gigi mudah lepas atau tertanggal.

Hal ini terjadi karena tulang gigi dan jaringannya telah mengalami kerusakan yang parah.

Maka dari itu, selalu sempatkan waktu melakukan scaling gigi, paling tidak 1-2 kali dalam setahun, ya, Moms.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Membersihkan Karang Gigi?

5. Menghilangkan Bau Mulut

Radang Gusi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tahukah Moms? Penyebab bau mulut salah satunya karena penumpukan karang pada gigi, lho.

Di luar itu, mengonsumsi makanan yang tidak sehat juga dapat memicu napas kita menjadi tidak sedap.

Nah dalam mengatasi ini, perawatan scaling gigi cukup ampuh untuk dilakukan.

Dengan menghilangkan sisa kotoran dan penumpukan plak pada gigi, membuat gigi menjadi lebih sehat.

Ketika gigi dikatakan sehat, ini akan membuat napas kita menjadi lebih segar, Moms.

Jangan lupa dibarengi dengan penyikatan gigi dan lidah secara teratur, ya.

6. Menjaga Kesehatan Tubuh

Dipercaya, menjaga kesehatan gigi dapat mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Bayangkan saja jika Moms atau Si Kecil mengalami sakit gigi, pasti akan menimbulkan gejala lain. Seperti sakit kepala, tidak nafsu makan, ataupun gangguan pencernaan.

Dengan membersihkan karang gigi secara teratur, akan menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Apakah penyakit kardiovaskular? Ini merupakan penyakit kronis seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, diabetes, dan banyak lagi.

Oleh karena itu, jangan pernah melewati tindakan pencegahan ini, Moms.

7. Menghemat Biaya Pengobatan

Gigi Berlubang

Foto: Orami Photo Stock

Merawat gigi dan mulut dengan baik dapat menghemat pengeluaran untuk pengobatan masalah gigi, Moms.

Manfaat scaling gigi ini telah dirasakan sebagian orang dan cukup menguntungkan kita. Baik dari kesehatan dan juga kondisi finansial.

Rutin membersihkan karang gigi dapat mencegah dari penyakit gigi berlubang. Di mana perawatan gigi berlubang akan lebih banyak menguras biaya.

Belum lagi jika terdapat komplikasi akibat gigi berlubang. Untuk itu, rutinlah memeriksakan kesehatan mulut pada dokter gigi.

Baca Juga: Ini Cara Membersihkan Mulut Bayi Sesuai Usia Agar Gigi Tumbuh Sehat, Catat!

8. Mencerahkan Warna Gigi

Apakah Moms salah satu yang menginginkan gigi putih bersinar? Yuk, mulai sekarang rutin untuk ke dokter gigi!

Manfaat membersihkan karang gigi dapat membuat gigi tampak lebih putih dan bersih.

Tentunya ini akan menambah rasa percaya diri ketika bertemu dengan seseorang. Namun, membuat gigi putih tak hanya dari perawatan scaling, lho.

Perlu dibarengi dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari minuman-minuman tertentu.

Merokok, minum kopi, dan teh menjadi salah satu faktor gigi menjadi kusam. Pastikan menyikat gigi setelah melakukan kebiasaan tersebut, Moms.

Itulah penjelasan tentang pentingnya scaling gigi, yang dilakukan secara rutin.

Ingat, jangan abaikan kesehatan gigi dan mulut. Rawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik setiap harinya dan pergi ke dokter gigi secara rutin.

Hal terpenting, jadilah contoh yang baik untuk anak-anak di rumah, ya, Moms!

  • https://jada.ada.org/article/S0002-8177%2815%2900346-3/abstract
  • https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/s/scaling-and-root-planing
  • https://www.hellomotherhood.com/pediatric-tartar-on-teeth-8053356.html
  • https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/b/baby-teeth#:~:text=Baby%20teeth%20are%20very%20important,are%20growing%20under%20the%20gums
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait