Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Jun 6, 2018

Segera Bawa Anak Ke Dokter Jika Mengalami 5 Kondisi Darurat Ini

Bagikan


Banyak orang tua baru yang tidak tahu persis kapan harus membawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan darurat.

Padahal ada beberapa masalah medis anak yang harus ditangani oleh dokter dan beberapa lainnya memerlukan pemeriksaan serius hingga perawatan di UGD.

Adapun beberapa kondisi yang dianggap darurat dan membutuhkan penanganan serius pada anak bisa Moms simak di bawah ini:

1. Dehidrasi

Anak bisa mengalami dehidrasi berat jika muntah terus menerus atau diare. Hubungi dokter spesialis anak untuk mendapatkan instruksi penanganan saat Si Kecil menunjukkan gejala gastrointestinal.

Saat Si Kecil menunjukkan gejala dehidrasi berat, meliputi tubuh lemas, berkurangnya frekuensi buang air kecil, mata cekung, fontanel (ubun-ubun) cekung, kulit dingin atau tidak kembali normal saat Moms mencubitnya, segera bawa Si Kecil ke UGD.

Menurut dokter anak Jennifer Shu, M.D., bayi 1 sampai 3 bulan umumnya sering menangis tanpa mengeluarkan air mata. Maka dari itu, menangis tanpa mengeluarkan air mata tidak bisa dikatakan dehidrasi pada bayi baru lahir. Kecuali kondisi tersebut terjadi pada anak yang lebih tua dari 3 bulan.

Bayi yang baru lahir sering tidak menangis sampai berusia antara 1 dan 3 bulan, menurut dokter anak Jennifer Shu, M.D., jadi kekurangan air mata tidak menunjukkan dehidrasi pada bayi baru lahir seperti pada anak yang lebih tua.

Baca Juga : 4 Pertolongan Pertama Pada Balita Saat Alami 'Kecelakaan'

2. Demam

The American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk segera menghubungi dokter jika anak mengalami demam dengan kondisi berikut ini:

  • Demam di atas 38 celsius (diambil secara rektal) pada anak 0-3 bulan;
  • Demam di atas 38 celsius yang tidak turun selama 24 jam berturut-turut pada anak usia 2 tahun atau lebih muda;
  • Demam dengan masalah kesehatan lain yang mendasarinya, seperti menderita diabetes tipe 1, lupus, atau sedang menjalani kemoterapi untuk kanker.

3. Terjatuh

Jika Si Kecil terjatuh dari gendongan atau pangkuan Moms kemudian tidak sadarkan diri, segera hubungi dokter dan layanan panggilan darurat. Namun jika Si Kecil masih menangis sesaat setelah terjatuh, Moms mungkin bingung harus melakukan apa.

Mary Ellen Renna, MD, dokter anak di Woodbury, New York, mengatakan saat Si Kecil muntah lebih dari sekali, tampak mengantuk atau bingung, mengeluarkan cairan bening yang cukup banyak dari hidung atau telinga, segera hubungi dokter.

Moms juga perlu memeriksa kepala Si Kecil dengan seksama. Meskipun benjolan besar di keningnya terlihat menakutkan, Moms bisa menyentuh lembut sisi kepalanya. Jika tengkoraknya terlihat sedikit menyempit, bisa jadi itu merupakan tanda patah tulang.

4. Menunjukkan gejala meningitis

Menunjukkan satu atau lebih gejala meningitis, termasuk demam dengan kaki dan tangan yang dingin, fontanel membengkak, menangis atau rewel yang tidak biasa, kantuk, tidak menyukai cahaya terang, bernafas terlalu cepat atau mendengus, atau muncul ruam merah ungu yang tidak hilang saat Moms menekankan gelas di atasnya.

5. Gangguan pernapasan

Anak baru lahir berhenti bernapas secara tiba-tiba dan tubuhnya membiru, meskipun kembali bernapas secara spontan, membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Namun, jika Si Kecil lahir prematur dan boleh dibawa pulang ke rumah dengan monitor apnea, dokter mungkin tidak akan meminta Moms membawa Si Kecil ke UGD setiap kali mengalami kondisi tersebut (ikuti instruksi dokter).

Akan tetapi, jika Si Kecil lahir normal dan tubuhnya membiru, segera bawa ke UGD. Selain itu, dokter anak Marc Gorelick, M.D., menyarankan anak yang bernapas lebih dari 60-70 kali per menit, bernapas dengan hidung dan dada, atau lehernya tampak seperti tercekik setiap kali bernapas, bawa Si Kecil untuk mendapatkan penanganan di UGD.

Itulah beberapa kondisi darurat yang mengharuskan Moms segera membawa Si Kecil ke dokter atau UGD untuk mendapatkan penanganan medis. Pastikan Moms mendapatkan instruksi dan informasi penting seputar kondisi kesehatan Si Kecil dari dokter spesialis anak yang menangani Si Kecil.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.