Gaya Hidup

GAYA HIDUP
9 Mei 2019

Selain Diabetes, Ini 4 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebih

Ada alasan kenapa konsumsi gula selalu disarankan agar dibatasi, karena menyebabkan berbagai masalah kesehatan selain diabetes.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Orami

Konsumsi gula yang berlebih selama ini selalu dikaitkan dengan risiko diabetes, di mana kadar gula darah meningkat, membuat fungsi organ-organ di dalam tubuh menjadi rusak.

Tapi ternyata, gula bukan hanya menyebabkan diabetes.

Ada berbagai penyakit lain yang secara langsung maupun tidak langsung diakibatkan oleh konsumsi gula berlebih.

Berikut macam-macam penyakit akibat gula yang bisa menyerang Anda.

1. Penyakit Jantung

Selain Diabetes, Ini 4 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebih 1.jpg

Foto: Pixabay

Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat, seperti gula, secara signifikan meningkatkan risiko untuk meningkatkan profil lipid yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, demikian menurut sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association.

Dr. Frank Hu, Profesor Nutrisi di the Harvard T.H. Chan School of Public Health dalam livestrong.com, menyebut bahwa orang yang 17 hingga 21 persen kalorinya berasal dari gula tambahan memiliki risiko meninggal akibat penyakit jantung sebesar 38 persen lebih tinggi.

Tapi, bagaimana sebenarnya hubungan antara banyaknya konsumsi gula dengan penyakit jantung?

Dikatakan oleh Dr. Hu, terlalu banyak mengonsumsi gula dapat membuat hati bekerja lebih keras.

Pasalnya, hati memetabolisme gula dengan mengubah karbohidrat menjadi lemak.

Lama kelamaan, jika kebiasaan mengonsumsi gula berlebih tidak dihentikan, maka lemak akan menumpuk di hati dalam jumlah besar dan menyebabkan terjadinya perlemakan hati (fatty liver).

Perlemakan hati inilah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

Baca Juga : Yuk Ketahui 5 Mitos dan Fakta Seputar Diabetes Pada Anak

2. Obesitas

Selain Diabetes, Ini 4 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebih 2.jpg

Foto: Pixabay

Moms pasti familiar dengan anggapan yang menyebut bahwa asupan manis membuat gemuk.

Ada benarnya juga, karena memang asupan gula berlebih dikaitkan dengan penambahan berat badan dan obesitas.

Meski obesitas sendiri bukan penyakit, kondisi ini akan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit lain yang dipicu oleh obesitas, di antaranya tekanan darah tinggi, stroke, kandung empedu dan penyakit hati, osteoartritis, masalah infertilitas, masalah pernapasan, hingga kanker.

Menurut British Dietetic Association, gula mematikan sistem kendali nafsu makan seseorang, sehingga membuatnya tak bisa berhenti makan dan minum manis.

Tanpa sadar, kalori yang dikonsumsi pun akhirnya melebihi batas normal, dan berujung pada obesitas.

3. Kanker

Selain Diabetes, Ini 4 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebih 3.jpg

Foto: Pixabay

Jangan kaget, mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena kanker tertentu.

Itu karena diet tinggi gula akan meningkatkan peradangan di dalam tubuh, serta dapat menyebabkan resistensi insulin, di mana keduanya memang diketahui dapat meningkatkan risiko kanker.

Dilansir dari healthline.com, studi yang dilakukan terhadap lebih dari 430.000 orang menemukan bahwa konsumsi gula tambahan secara positif terkait dengan peningkatan risiko kanker kerongkongan, kanker rongga dada, dan kanker usus kecil.

Studi lain menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi roti manis dan biskuit lebih dari tiga kali seminggu memiliki risiko 1,42 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker endometrium daripada wanita yang mengkonsumsi makanan ini kurang dari 0,5 kali seminggu.

Baca Juga : 3 Gejala Diabetes yang Mudah Dikenali

4. Depresi

Selain Diabetes, Ini 4 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebih 4.jpg

Foto: Pixabay

Moms selama ini mungkin mengira makanan manis dapat membantu mengatasi kesedihan.

Tapi ternyata anggapan itu salah, karena hasil penelitian menunjukkan diet tinggi gula tambahan dan makanan olahan dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami depresi.

Mengkonsumsi banyak makanan olahan, termasuk produk-produk dengan kadar gula tinggi seperti kue dan minuman manis, telah dikaitkan dengan risiko depresi yang lebih tinggi.

Para peneliti percaya bahwa perubahan gula darah, disregulasi neurotransmitter, dan peradangan, semuanya dapat menjadi alasan dampak buruk gula pada kesehatan mental.

Sebuah penelitian yang diikuti 8.000 orang selama 22 tahun menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi 67 gram atau lebih gula per hari 23% lebih mungkin untuk mengalami depresi daripada pria yang makan kurang dari 40 gram gula per hari.

Studi lain pada lebih dari 69.000 wanita menunjukkan bahwa mereka dengan asupan gula tambahan tertinggi memiliki risiko depresi yang jauh lebih besar, dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi sedikit.

Nah, Moms, sudah tahu kan penyakit apa saja yang mengintai di balik konsumsi gula berlebih?

Yuk, batasi konsumsi gula dari sekarang!

(VAN/CAR)

Artikel Terkait