Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | Apr 8, 2018

Selain Mozzarella, Ada 5 Jenis Keju Lain Yang Tak Kalah Lezat

Bagikan


Keju, siapa yang tidak suka dengan produk olahan dari susu ini. Ditambah lagi, beragam menu atau makanan dengan balutan keju pun menjadi tren di berbagai restoran. Kebanyakan masyarakat Asia percaya bahwa keju berasal dari Eropa. Meskipun begitu, keju sendiri sebenarnya dipopulerkan pertama kali oleh Kekaisaran Romawi, yang kemudian mereka kenalkan pada orang-orang Inggris.

Semenjak itulah, keju mulai menjadi bahan baku makanan yang diolah oleh biarawan-biarawan Eropa. Permintaan produk olahan ini pun semakin meningkat, khususnya di Amerika Serikat. Sekarang Moms bisa menemukan keju dari berbagai negara yang jenis dan rasanya berbeda-beda. Yuk, tambah wawasan Moms mengenai berbagai jenis makanan gurih ini!

 

Raclette

Akhir-akhir ini Moms pasti sering menemukan keju asal Swiss ini di media sosial Instagram. Biasanya raclette yang berbentuk bulat akan dipanaskan terlebih dulu untuk membuatnya meleleh sebelum disajikan dengan makanan lain (biasanya steak, salad atau roti). Raclette sendiri berasal dari kata “racler” yang artinya mengerik. Yup, cara penyajian keju ini memang dikerik dari sebongkah keju besar. Pelayan restoran akan membakar keju langsung dengan api dan mengerik lelehannya, yang lalu kemudian dituang ke dalam piring. Raclette memiliki rasa dan aroma yang kuat sehingga cocok untuk para penikmat keju.

Dangke

Kata siapa orang Indonesia tidak memiliki keju. Dangke adalah keju asli Indonesia yang dibuat oleh penduduk lokal Sulawesi Selatan dan merupakan kuliner khas Kabupaten Enrekang. Meskipun baru saja memiliki hak paten, Dangke memiliki rasa asin yang gurih dan tekstur lembut sama seperti tahu.

Uniknya, keju ini terbuat dari susu kerbau yang sudah difermentasi dan mengandung getah pepaya dalam proses pengolahannya. Jadi, kalau sedang berkunjung ke Sulawesi Selatan, jangan lupa untuk membawa pulang Dangke, ya Moms!

Emmental

Lagi-lagi jenis keju yang berasal dari negara Swis. Ciri khas dari emmental adalah adanya lubang-lubang yang berukuran cukup besar. Bentuknya familiar seperti yang ada di film kartun Tom & Jerry, kan? Jika dibuat dengan versi tradisional, pembuatan keju ini membutuhkan waktu selama 100 hari, tetapi hanya 60 hari jika menggunakan alat pabrik.Jenis keju emmental biasanya digunakan untuk roti lapis, fondue, dan burger keju karena sifatnya yang mudah meleleh. Terbuat dari susu sapi yang diberi makan jerami, emmental berwarna kuning pucat dan memiliki berat antara 60 sampai 130 kg.

Tête de Moine

Tête de Moine pertama kalinya ditemukan oleh para biarawan di Bellelay Abbey, Swiss. Mereka kemudian mengajar para petani di sana untuk membuat keju ini. Terbuat dari susu sapi mentah, keju manis ini sangat cocok jika menjadi bahan dasar salad bersama buah-buahan yang segar.

Gruyere

Gruyere sebenarnya adalah nama sebuah desa di Swiss. Warnanya lebih cokelat dan memiliki tekstur yang lembut namun padat. Keju ini memiliki rasa yang kompleks: pada gigitan pertama akan terasa asam kemudian lama-kelamaan mejadi seperti rasa kacang.

 

Bagaimana, apakah Moms sudah pernah mencoba semua keju di atas?

<DAN>

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.