Kesehatan

KESEHATAN
8 November 2020

Temukan 5 Hal Menarik Tentang Senam Irama di Sini!

Senam irama dapat menjadi mencari alternatif olahraga yang menarik selain jogging atau berenang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Dina Vionetta

Meski menjadi full time mother, Moms juga bisa menjaga kesehatan dengan melakukan olah raga yang bisa dilakukan di rumah dan juga menggunakan properti yang gampang ditemukan. Salah satu olahraga yang mudah dilakukan adalah senam irama.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica , senam irama atau senam ritmik disebut rhythmic gymnastics, modern gymnastics atau rhythmic sportive gymnastics.

Senam ritmik dalah latihan fisik yang sistematis dengan bantuan alat tangan seperti tali, simpai, bola, tongkat dan pita yang dihubungkan dengan gerakan tari. Perbedaan dengan senam biasa, pada senam irama ditambahkan ritme. Jadi, senam irama adalah salah satu jenis senam yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian.

Senam irama atau disebut juga dengan senam ritmik memiliki beberapa bagian. Dimulai dari bagian pemanasan, bagian inti, dan bagian pendinginan. Setiap gerakannya dapat melatih kelenturan, ketangkasan, kelincahan, serta daya tahan untuk anggota tubuh.

Baca Juga: Benarkah Senam Kegel Membantu Cepat Hamil?

Gerakan Senam Irama

5 Senam Irama -1.jpg

Foto: Liveabout.com

Karena senam irama dapat menjadi solusi menjaga kesehatan dan mengontrol berat badan, Moms harus mengetahui dulu jenis-jenis gerakan senam irama, yakni;

  • Gerakan senam irama tanpa alat menekankan gaya, teknik, dan eksekusi kemampuan menari. Gerakan ini cocok untuk Moms yang baru saja mulai belajar senam irama.
  • Senam irama menggunakan tali dengan gerakan yang variatif seperti melompat, melempar, berayun, memutar dan membentuk angka 8.
  • Senam menggunakan simpai yang merupakan lingkaran besar terbuat dari plastik atau rotan. Moms menggunakan simpai untuk melakukan gerakan hula hoop atau gerakan yang lebih kompleks, seperti membentuk angka 8, serta melempar kemudian menangkap kembali simpai tersebut.
  • Senam irama menggunakan bola karet berdiameter 18-20 cm. Caranya cukup lempar, pantulkan, dan gulingkan bola sambil badan bergerak mengikuti irama musik.
  • Senam irama dengan tongkat dengan menghentak-hentakkan tongkat, melempar, menangkap, atau gerakan lain yang mengikuti irama musik.
  • Menggunakan pita sepanjang 6 meter dan melakukan gerakan seperti berayun, spiral, dan lingkaran. Moms mungkin butuh bantuan instruktur untuk melakukan gerakan ini.

Manfaat Senam Irama

5 Senam Irama -2.jpg

Foto: Empirerhymicgym.com

Karena termasuk dalam olahraga, senam irama juga memiliki manfaat kesehatan, salah satunya membantu membakar lemak dan kalori yang berlebihan di tubuh. Keseimbangan fisik, keluwesan hingga kelincahan dibutuhkan pada setiap gerakan yang dilakukan dalam senam irama agar sesuai iringan musik.

Senam irama juga termasuk dalam tipe olahraga yang bertolak belakang dengan olahraga lain seperti bersepeda, jogging, dan berenang. Sebab, senam irama tidak membutuhkan kekuatan paru-paru atau jantung sehingga relatif aman dilakukan oleh siapa saja.

Selain itu, inilah beberapa manfaat yang akan didapatkan jika rutin melakukan senam irama.

  • Menjaga Kesehatan Tulang. Hal ini dapat terjadi karena saat tubuh melakukan gerakan senam, kekuatan tulang juga ikut terlatih menjadi lebih kuat dan sehat. Kekuatan tulang tentu saja dapat menunjang aktivitas sehari-hari.
  • Melatih Keseimbangan. Beberapa gerakan senam irama memang perlu dilakukan dengan keseimbangan tubuh yang baik. Berlatih keseimbangan juga penting untuk memperbaiki postur tubuh, sehingga meminimalisir risiko pembengkokan tulang belakang.
  • Tidak Rentan Cedera. Semakin sering melakukan senam irama, maka tubuh semakin lentur dan jarang mengalami cedera meskipun melakukan aktivitas berat.
  • Menambah Kekuatan Otot. Rutin melakukan senam irama akan membantu menguatkan jaringan otot tubuh menjadi lebih kuat dan lentur. Hal ini tentu akan membuat jangkauan gerakan tubuh meningkat dan mencegah tubuh mengalami kaku serta cedera di saat melakukan aktivitas fisik yang berat.
  • Menyehatkan Mental. Penelitian menunjukkan, anak-anak yang sering melakukan gerakan senam irama akan memiliki kemampuan memecahkan masalah dan dan memiliki fokus yang lebih baik yang akan membuat nilai akademis lebih memuaskan. Bagi orang dewasa, manfaat senam irama dikatakan dapat mengurangi stres.
  • Optimalkan Fungsi Otak. Hal ini karena gerakan senam irama diiringi alunan musik yang dipercaya mampu menurunkan hormon kortisol dan epineprin yang menyebabkan stres. Dua hormon itu nantinya menjadi antidepresan yang berupa norepineprin.
  • Menyehatkan Jantung. Senam irama dilakukan dengan iringan musik di setiap gerakannya. Irama yang digunakan pun sangat beragam, mulai dari tempo yang lambat hingga cepat. Gerakan-gerakan inilah yang membuat senam irama bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.
  • Memiliki Gerakan yang Tidak Monoton. Tidak seperti bersepeda atau berlari yang gerakannya itu-itu saja, ada banyak gerakan pada senam irama yang dapat dilatih. Dengan kata lain, Moms dapat melibatkan nyaris semua anggota tubuh dalam satu gerakan senam irama sehingga dapat membuat tubuh lebih lentur.

Baca Juga: Membangun Kepercayaan Diri dan 5 Manfaat Lain Senam Bagi Anak

Prinsip Senam Irama

5 Senam Irama -3.jpg

Foto: Merdeka.com

Dikutip dari Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (2007), senam irama termasuk ke dalam jenis olahraga senam umum karena memiliki ciri-ciri: mudah diikuti, tidak membutuhkan biaya mahal, diiringi musik atau nyanyian, melibatkan banyak peserta, serta bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Dilansir dari All Gymnasts , untuk menjadi pesenam senam irama, seorang atlet harus menguasai keseimbangan, koordinasi, felksibilitas dan kekuatan. Selain kemampuan fisik, pesenam juga harus memiliki kedewasaan dan ketabahan untuk bersaing di bawah tekanan ekstrem, memiliki disiplin diri dan etos kerja yang sangat berdedikasi.

Sebelum mulai, berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan senam irama:

  • Irama yang sudah banyak dikenal antara lain 2/3, 3/4, 4/4 dan lainnya.
  • Kelentukan tubuh (flexibilitas). Prinsip kelentukan tubuh dalam gerakan senam irama akan diperoleh dengan latihan yang tekun dan dalam waktu yang lama.
  • Kontinuitas gerakan. Kontinuitas berupa rangkaian gerak yang tidak terputus. Rangkaian gerak ini diperoleh dari gerak-gerak senam dalam bentuk rangkaian yang siap ditampilkan.

Unsur–unsur Senam Irama

5 Senam Irama -4.jpg

Foto: Theguardian.com

Dibawah ini ada beberapa unsur–unsur dasar dalam senam irama, yakni:

  • Keindahan. Ini merupakan salah satu poin penting, karena senam irama terlahir dari wilayah pertunjukkan dan salah satu elemen utama di dalam senam irama.
  • Keterampilan. Salah satu yang dinilai dalam senam irama adalah daya kreativitas atau keterampilan senam yang menciptakan suatu koreografi gerak unik. Umumnya, di dalam suatu perlombaan atau pertandingan senam irama, banyak sekali variasi gerakkan yang akan mendapatkan lebih banyak nilai.
  • Keseimbangan. Ini merupakan salah satu hal penting dalam suatu senam irama yang fungsinya untuk melangsungkan koreografi gerakkan. Keseimbangan dibutuhkan untuk gerakkan-gerakkan yang sulit seperti berputar dengan satu kaki dan menangkap bola.
  • Keluwesan. Ini akan memperlihatkan seberapa dalam latihan yang sudah dilakukan. Karena keluwesan hanya dapat diperolah dengan cara koreografi yang sudah disusun dan latihan yang teratur. Keluwesan juga tidak dari bagian tubuh, tapi juga respons gerakan lain.
  • Kekuatan. Ini merupakan pondasi awal saat melakukan senam irama. Karena tanpa adanya kekuatan, tentu saja Moms tidak dapat melakukan beragam gerkan senam irama, terutama gerakan yang sulit.
  • Kelenturan. Ini juga merupakan hal utama dalam senam irama, karena senam ini sangat kental dengan nuansa balet dan akrobatik. Karena balet dan akrobatik memperlihatkan gerakan yang lentur dan gestur tubuh yang diikuti oleh persendian ekstrim dan lekukan-lekukan tubuh.
  • Ketepatan Irama. Ini juga sangat dibutuhkan, karena senam irama tidak hanya bergantung pada hitungan pola langkah pada tempatnya. Seorang atlet juga tidak menghitung alat waktu dilempar dan ditangkap kembali. Tapi, harus seirama dengan musik yang mengiringi gerakanya.

Baca Juga: 10 Manfaat Senam Aerobik untuk Kesehatan yang Tak Terduga

Manfaat Senam Irama untuk Anak

5 Senam Irama -5.jpg

Foto: Youaremom.com

Senam irama merupakan kegiatan yang memadukan gerakan tari dan balet. Ini juga menambahkan akrobat dan penggunaan instrumen seperti pita, bola, dan lingkaran. Banyak orang yang meragukan manfaat senam irama untuk anak, namun ternyata yang terjadi adalah sebaliknya.

Secara umum, anak berusia 6 tahun sudah mulai bisa dikenalkan dengan senam irama. Pada usia 6 tahun, anak-anak mulai mengembangkan orientasi spasialnya dan juga sudah memiliki kendali yang lebih baik atas tubuhnya.

Senam irama juga merupakan aktivitas yang cocok untuk anak laki-laki dan perempuan, meskipun kebanyakan perempuan yang mempraktikkannya di seluruh dunia. Senam irama juga bisa dilakukan secara individu atau kolektif, baik dalam duet, trio, kuartet atau kuintet.

Dilansir Sportsrec, senam irama juga memiliki manfaat ini bagi anak-anak yang mempraktikkannya:

  • Meningkatkan Kondisi Fisik dan Fleksibilitas. Jika Moms pernah melihat gerakan-gerakan yang dilakukan dalam rutinitas senam irama, pasti Moms paham apa yang kami maksud. Senam irama akan memiliki gerakan yang sulit dan bisa menguji elastisitas tubuh anak. Selain itu, fleksibilitas dan stabilitas dalam gerakan senam irama dapat membuat otot anak lebih kuat. Ini juga membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme, nafsu makan dan istirahat.
  • Menghubungkan Anak dengan Tubuh dan Lingkungannya. Selain kebutuhan fisik, senam irama sangat menekankan pada estetika. Artinya, anak sangat sadar akan gerakan yang sedang dilakukan. Selain itu, senam irama juga dapat memperbaiki postur tubuh yang buruk dan dapat menghindari cedera. Anak juga akan mendapatkan keseimbangan yang baik sebagai manfaat lain dari senam irama.
  • Berlatih Konsentrasi. Manfaat senam irama tidak hanya bersifat fisik. Menjadi olahraga yang menuntut mengikuti perencanaan tertentu sebelumnya, anak tidak boleh mengabaikan apa yang akan dilakukan. Akibatnya, ingatan dan perhatian juga bekerja. Tidak diragukan lagi, ini adalah latihan yang membuat seluruh tubuh bekerja.
  • Merangsang Koordinasi. Unsur lain yang ada dalam senam irama adalah musik. Oleh karena itu, selain mengasah pendengaran, anak juga akan berada dalam situasi yang mengharuskannya untuk mengkoordinasikan gerakannya dengan musik.
  • Meningkatkan Kualitas Hidup. Manfaat senam irama yang dijelaskan di atas akan membuat suasana hati anak menjadi lebih baik. Selain aktif, praktik disiplin ini akan membantu anak mengembangkan propriosepsi sendiri. Itu juga membangun harga diri dan kepercayaan diri.

Karena bisa dilakukan tanpa alat, senam irama bisa dilakukan di rumah dan juga mengajak Si Kecil yang berusia 6 tahun ke atas sebagai olahraga yang akan menyehatkan badan, juga menyenangkan saat dilakukan bersama.

Artikel Terkait