Fashion & Beauty

25 November 2021

Manfaat Skincare yang Mengandung Retinol hingga Efek Sampingnya

Bisa bantu atasi jerawat dan cegah penuaan dini, tapi waspada juga risikonya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nydia
Disunting oleh Debora

Skincare yang mengandung retinol sedang banyak digemari saat ini, karena menawarkan banyak manfaat.

Retinol merupakan salah satu bentuk vitamin A, atau sering disebut juga vitamin A1.

Retinol dapat menembus lapisan kulit yang bernama stratum korneum dan juga dapat sedikit menembus lapisan yang lebih dalam, yaitu dermis.

Di dalam tubuh, retinol diubah menjadi asam retinoat.

Saat diaplikasikan di lapisan kulit, retinol dapat meningkatkan pergantian sel dan mencegah kerusakan kolagen.

Kolagen merupakan salah satu jenis protein yang meningkatkan elastisitas kulit.

Ingin tahu lebih lanjut tentang manfaat dan risiko efek samping dari skincare yang mengandung retinol?

Yuk simak pembahasannya, Moms!

Baca juga: 7 Masker Wajah Alami untuk Remaja, Aman dan Mudah Dibuat!

Manfaat Skincare yang Mengandung Retinol

Retinol memiliki banyak kegunaan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Hal ini karena kemampuannya menembus stratum korneum dan dermis kulit.

Berikut ini beberapa manfaat skincare yang mengandung retinol:

1. Membantu Mengobati Jerawat

cara menghilangkan jerawat pasir.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jerawat adalah masalah kulit wajah yang sangat umum terjadi.

Salah satu upaya yang bisa Moms lakukan jika mengalaminya adalah menggunakan skincare yang mengandung retinol.

Sebab, retinol dapat mengurangi pengelupasan kulit abnormal yang menyumbat pori-pori.

Alasan lain mengapa retinol bisa mengatasi jerawat adalah karena bahan ini dapat memblokir molekul yang menyebabkan peradangan pada kulit.

Sebuah ulasan sistematis pada 2019 di American Journal of Clinical Dermatology menunjukkan bahwa retinoid topikal efektif dan aman mengobati jerawat.

Studi ini juga menunjukkan bahwa dosis retinoid topikal yang digunakan seseorang lebih penting daripada jenisnya..

Selain itu, para peneliti juga mencatat bahwa kombinasi retinoid dan agen antimikroba dapat meningkatkan kemanjuran pengobatan jerawat.

Orang dengan jerawat parah mungkin memerlukan retinoid yang lebih kuat daripada retinol (retinoid yang lebih lemah), seperti isotretinoin.

Baca Juga: Ini Bahaya Retinoid dan Retinol untuk Ibu Hamil, Hati-hati!

2. Mencegah Penuaan Dini

Mencegah penuaan dini

Foto: Orami Photo Stock

Penuaan kulit dapat terjadi karena faktor maupun faktor eksternal, seperti paparan sinar ultraviolet (UV), merokok, dan polusi.

Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya elastisitas pada kulit serta membuat lapisan epidermis kulit menahan lebih sedikit air.

Tanda-tanda penuaan kulit yang terlihat meliputi garis-garis halus, kerutan, dan kulit kendur.

Kulit yang menua karena kerusakan akibat sinar matahari juga menunjukkan bintik-bintik gelap pada kulit, yang dikenal sebagai bintik-bintik penuaan.

Nah, skincare yang mengandung retinol dapat melindungi terhadap kerusakan kolagen dan merangsang pergantian sel dan produksi kolagen di kulit.

Selain itu, retinol juga dapat memperkuat epidermis dan mengurangi jumlah air yang secara pasif menguap dari kulit.

Hal ini dapat membuat kulit tampak lebih kencang dan kenyal, serta memperlambat tanda-tanda penuaan.

Sebuah penelitian kecil pada 2017 di International Journal of Cosmetic Science menemukan hal serupa.

Penggunaan retinol topikal atau dalam bentuk skincare dengan kekuatan 0,4% menghasilkan peningkatan ketebalan epidermis dan aliran darah ke area kulit yang dirawat.

Para peneliti juga mencatat adanya peningkatan ekspresi kolagen dan elastin.

Ini menunjukkan bahwa retinol dapat meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit secara keseluruhan.

Baca juga: 4 Cara Membuat Wajah Glowing secara Alami, Moms Harus Coba!

3. Memperbaiki Tampilan Kulit

4 Bahan untuk Mengatasi Hiperpigmentasi Kulit, Mudah Ditemukan!

Foto: Orami Photo Stock

Skincare yang mengandung retinol dapat memperbaiki tampilan warna kulit yang tidak merata dan tekstur kulit.

Hal ini karena retinol memiliki efek terhadap pergantian sel dan produksi kolagen, serta dapat mencerahkan kulit.

Menurut studi kecil pada 2020 di jurnal Skin Pharmacology and Physiology mencoba membuktikan hal ini.

Para peserta penelitian yang menggunakan serum retinol 0,3-0,5% selama 8 minggu, diketahui mengalami penurunan hiperpigmentasi dan tekstur kulit tidak rata.

Namun, American Academy of Dermatology (AAD) mencatat bahwa orang dengan kulit gelap harus berhati-hati saat menggunakan retinol.

Sebab, ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit, yang dapat memicu hiperpigmentasi.

AAD juga merekomendasikan untuk menggunakan retinol secara perlahan dan memantau efeknya.

4. Manfaat Lainnya

Pori-Pori Besar pada Wajah

Foto: Orami Photo Stock

Selain tiga hal tadi, menggunakan skincare yang mengandung retinol juga memiliki manfaat lain, seperti:

  • Mengobati keratosis pilaris

Kerastosis pilaris adalah kondisi yang menyebabkan kulit menjadi kasar dan bergelombang.

  • Melindungi kulit

Retinol juga memperkuat dan menebalkan epidermis, yang dapat melindungi kulit dari stresor eksternal seperti polusi dan radikal bebas.

  • Meminimalkan bekas luka dan pori-pori

Retinol juga dapat memperbaiki tampilan bekas jerawat, dan mengecilkan pori-pori.

Baca Juga: Urutan Skincare untuk Kulit Berjerawat, Jangan Sampai Salah!

Risiko Efek Samping Skincare yang Mengandung Retinol

gejala iritasi kulit wajah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun skincare yang mengandung retinol dianggap aman, bukan berarti tidak ada risiko efek sampingnya.

Orang yang menggunakan retinol umumnya mengalami kulit kering dan teriritasi, terutama setelah menggunakan produk baru.

Efek samping lain mungkin termasuk kemerahan, gatal, dan kulit mengelupas.

Efek samping ini bersifat sementara dan kemungkinan akan membaik dalam beberapa minggu karena kulit menjadi terbiasa dengan produk tersebut.

Namun, jika Moms terus mengalami iritasi kulit, hentikan penggunaan, dan pertimbangkan untuk mencari produk lain dengan kandungan yang lebih rendah.

Menerapkan retinol 30 menit setelah mencuci wajah juga dapat mengurangi iritasi kulit.

Solusi lain yang bisa dicoba adalah mengurangi penggunaan setiap hari.

Kemudian, secara bertahap meningkatkan toleransi kulit terhadap retinol sebelum beralih ke penggunaan sehari-hari.

Baca juga: Simak Rekomendasi Serum untuk Kulit Berjerawat yang Bisa Moms Coba

Risiko efek samping mungkin juga lebih besar jika Moms menggunakan lebih dari satu skincare yang mengandung retinol secara bersamaan.

Jadi, jangan lupa baca label produk dengan cermat, terutama jika menggunakan kombinasi produk anti penuaan dan jerawat, yang kemungkinan besar mengandung retinol.

Perlu diketahui bahwa skincare yang mengandung retinol tidak dianjurkan untuk ibu hamil.

Sebab, dapat meningkatkan risiko cacat lahir dan keguguran.

Selain itu, menggunakan retinol juga dapat memperburuk eksim.

Jadi, hindari penggunaannya jika sedang memiliki ruam eksim yang aktif.

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30674002/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5136519/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32428912/
  • https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/anti-aging/retinoid-retinol
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/retinols
  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-does-retinol-work
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait