Home & Living

17 Agustus 2021

Mengenal Smart Home System, Teknologi Canggih untuk Mengatur Rumah dari Jarak Jauh!

Tidak perlu khawatir lagi lupa menyalakan lampu saat pulang larut malam, tinggal klik di ponsel!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apakah Moms pernah melihat rumah di film-film luar negeri yang sangat menarik karena tampak up to date dengan teknologi? Jangan heran, rumah serba otomatis tersebut dinamakan rumah yang mengadopsi smart home system.

Smart home system mengacu pada pengaturan rumah yang nyaman di mana peralatan dan perangkat dapat dikontrol secara otomatis dari jarak jauh atau dari mana saja dengan koneksi Internet. Sistem ini menggunakan perangkat seluler atau perangkat jaringan lainnya.

Perangkat dengan smart home system akan saling terhubung melalui Internet. Smart home system memungkinkan pengguna untuk mengontrol fungsi seperti akses keamanan ke rumah, suhu, pencahayaan, dan home theater dari jarak jauh.

Smart home system dibuat agar pemilik rumah menjadi lebih mudah dan nyaman mengatur rumahnya dan juga membantu penghematan biaya.

Namun, smart home system juga tetap memiliki risiko keamanan dan bug, sehingga pemilik rumah harus selalu memantau dan memperbaharui sistemnya.

Baca Juga: Hemat Uang dan Menyehatkan, Yuk Tanam Sayuran Sendiri di Rumah

Cara Smart Home System Bekerja

smart home system

Foto: techhive.com

Perangkat smart home system terhubung satu sama lain dan dapat diakses melalui satu titik pusat yaitu smartphone, tablet, laptop, atau konsol game. Kunci pintu, televisi, termostat, CCTV, kamera, lampu, dan bahkan peralatan seperti kulkas dapat dikontrol melalui satu sistem otomatisasi rumah yaitu smart home system.

Smart home sytem diinstal pada perangkat seluler atau perangkat jaringan lainnya. Pengguna dapat membuat jadwal waktu agar perubahan tertentu diterapkan, sehingga smart home system lebih up to date.

Smart home system dilengkapi dengan artificial intelligence sehingga mereka dapat mempelajari jadwal pemilik rumah dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan.

Salah satunya yang banyak diterapkan pemilik smart home system adalah dengan kontrol pencahayaan yang memungkinkan pemilik rumah mengurangi penggunaan listrik dan mendapat manfaat dari penghematan biaya terkait energi.

Beberapa smart home system memperingatkan pemilik rumah jika ada gerakan yang terdeteksi di dalam rumah saat para penghuni pergi. Sementara sistem lainnya di smart home system tersebut dapat menghubungi pihak berwenang seperti polisi atau pemadam kebakaran, jika ada situasi yang akan segera terjadi.

Setelah terhubung, layanan seperti bel pintu, sistem keamanan, dan peralatan smart home system lainnya akan menjadi bagian dari teknologi internet of things (IoT) atau jaringan objek fisik yang dapat mengumpulkan dan berbagi informasi elektronik.

Keamanan dan efisiensi adalah alasan utama di balik peningkatan penggunaan smart home system. Smart home system dapat menampilkan sistem nirkabel, terprogram atau keduanya.

Smart home system secara nirkabel lebih mudah dipasang. Memasang sistem otomatisasi rumah nirkabel dengan fitur-fitur seperti pencahayaan cerdas, kontrol iklim, dan keamanan dapat menghabiskan biaya yang tidak terlalu besar sehingga smart home system memang banyak direkomendasikan.

Di sisi lain, smart home syatem dianggap lebih andal dan biasanya lebih sulit untuk diretas. Sistem bawaan dapat meningkatkan nilai jual kembali rumah.

Akan tetapi, smart home system bawaan sudah pasti akan cukup mahal. Dikutip dari Investopedia smart home system yang mewah dan terprogram dapat menghabiskan biaya puluhan bahkan ratusan juta bagi pemilik rumah.

Dikuti dari Fortune Business Insights, pasar smart home system secara global bernilai sekitar USD24 miliar atau sekitar Rp346 T pada tahun 2016. Angka tersebut tumbuh menjadi USD 45,8 miliar atau sekitar Rp658 T pada tahun 2017.

MarketWatch menerangkan bahwa dalam dunia smart home system di AS, jumlah rumah tangga yang aktif diperkirakan berjumlah 77,0 juta pengguna pada tahun 2025. Hiburan smart video dan smart speaker saat ini merupakan komponen terbesar dari teknologi smart home system, diikuti oleh sistem keamanan rumah dan layanan pemantauan atau monitoring system.

Teknologi smart speaker telah sepenuhnya merambah pasar AS, di mana lebih dari sepertiga rumah tangga saat ini menggunakan perangkat seperti Amazon Echo (Alexa) atau Google Nest.4

Baca Juga: decluttering

Kelebihan dan Kekurangan Smart Home System

smart home system

Foto: thehouseturkey.com

Memasang teknologi smart home system, tentu saja tidak berbeda dengan penggunaan teknologi lainnya yang memiliki dampak positif juga negatif. Semuanya kembali dengan bagaimana peespektif masing-masing yang pro dan kontra.

Kelebihan Smart Home System

Daripada mengontrol peralatan, termostat, pencahayaan, dan fitur lainnya menggunakan perangkat yang berbeda, pemilik rumah dengan smart home syatem dapat mengontrol semuanya menggunakan satu perangkat yang biasanya menggunakan smartphone atau tablet.

Karena smart home system terhubung ke perangkat portabel, pengguna bisa mendapatkan pemberitahuan dan pembaruan tentang masalah di rumah mereka. Misalnya, smart doorbeels memungkinkan pemilik rumah untuk melihat dan berkomunikasi dengan orang-orang yang datang ke pintu mereka bahkan ketika mereka tidak di rumah.

Dengan smart home system, pemilik rumah dapat mengatur dan mengontrol suhu internal, pencahayaan, dan juga peralatan. Untuk biaya smart home system, pemilik rumah bisa mendapatkan keuntungan dari penghematan biaya yang signifikan. Peralatan dan elektronik dapat digunakan lebih efisien, dimana hal tersebut dapat menurunkan biaya energi.

Baca Juga: 15 Aplikasi Desain Rumah, Yuk Mulai Rancang Rumah Idaman!

Kekurangan Smart Home System

Ketika smart home system menawarkan kenyamanan dan penghematan biaya, bukan berarti teknologi ini tidak memiliki tantangan. Risiko keamanan dan bug terus mengganggu pembuat dan pengguna teknologi.

Peretas yang mahir misalnya, dapat memperoleh akses ke peralatan smart home system yang terhubung di Internet. Pada Oktober 2016, sebuah botnet bernama Mirai menyusup ke perangkat DVR, kamera, dan router yang saling terhubung untuk menjatuhkan sejumlah situs web utama melalui serangan penolakan layanan, yang juga dikenal sebagai serangan DDoS.

Langkah-langkah untuk mengurangi risiko serangan tersebut termasuk melindungi peralatan dan perangkat smart home system dengan kata sandi yang kuat, menggunakan enkripsi jika tersedia, dan hanya menghubungkan perangkat tepercaya ke jaringan seseorang.

Seperti disebutkan di atas, biaya pemasangan smart home system juga membutuhkan nilai yang tidak sedikit. Ini adalah harga yang mahal untuk dibayar, terutama karena mungkin ada kurva belajar yang curam untuk membiasakan diri dengan sistem untuk semua orang di dalam keluarga.

Baca Juga: Inspirasi Desain Rumah Mungil Minimalis

Penyedia Layanan Smart Home System di Indonesia

smart home system

Foto: otelco.com

Bukan barang langka, kini banyak perusahaan telkonologi di Indonesia yang menyediakan smart home system. Beberapa perusahaan, yaitu:

1. Mulia Teknologi Utama

Mulia Teknologi Utama.jpeg

Foto: smarthomesurabaya.id

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2015 di Surabaya ini berusaha mengedepankan mutu atau kualitas layanan yang berupa smart home sustem pada apartement, building, office, dan automatisasi. Demikian juga mutu dari produk yang digunakan, perusahaan ini memberikan pilihan beberapa alternatif smart home system sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Ada beberapa level yang tersedia terkait dengan jumlah perangkat yang terintegrasi dengan smart home system. Pada dasarnya semua perangkat elektronik bisa diintegrasikan dengan sistem ini, yang tentu pada implementasinya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Mulia Teknologi Utama menyediakan perangkat smart home sytem yang sering dihubungkan dengan TV, Projector, CCTV, Audio-Video, AC, Pompa Air, Lampu ON/OFF, Lampu Dimmer, Gorden (curtain), Door Lock, Pagar Sliding, dan Sensor.

2. Rumah Pintar Indonesia

Rumah pintar Indonesia.png

Foto: rumah-pintar.id
Rumah Pintar Indonesia adalah perusahaan penyedia produk smart home system merk ARBIT, dan penyedia jasa instalasi smart home system.

Misalnya smart light, teknologi ini memungkinkan pengguna mengontrol bohlam melalui handphone dan perintah suara dari mana saja dan kapan saja! Pengguna juga dapat mengganti warna lampu sesuai yang diinginkan.

Teknologi smart home system lainnya yang bisa Moms coba yaitu smart curtain set. Ukuran rail dapat dengan mudah di sesuaikan karena menggunakan sistem modular.

Terdapat pula smart door lock, di mana handle pintu dapat diputar ke kiri atau ke kanan. Beberapa cara membukanya yaitu fingerprint, RFID Card, PIN, manual key ( dari bawah ) dan remote control unlock dari aplikasi.

3. KARSYTE

KARSYTE.jpeg

Foto: karsyte.com

Salah satu vendor smart home system KARSYTE punya banyak pilihan pelayanan bagi pemilik rumah yang berminat untuk mencoba konsep smart home. Tentu saja beberapa pelayanan yang diberikan dapat membantu kenyamanan dan kemudahan pemilik rumah.

Dikutip dari situs web KARYSTE, misalnya terdapat layanan smart lightning control smart lighting control dalam smart home system yang mereka tawarkan. Dengan smart lighting control, pemilik rumah dapat dengan mudah mengendalikan lampu.

Meskipun dalam kasus tidak sedang berada dalam rumah. Semua dapat diatur hanya melalui smartphone saja. Tidak saja hanya untuk mengatur dalam keadaan on atau off. Namun, pemilik rumah juga bisa mengatur level kecerahan lampu.

Terdapat pula smart curtain, dimana gorden dapat dengan mudah dikendalikan secara otomatis. Walaupun pemilik rumah sedang berada di luar, menutup gorden sudah bukan perkara susah. Cukup kendalikan saja lewat system android maupun IOS.

Smart garden juga produk andalan KARYSTE. Pemilik rumah yang suka berkebun, mungkin khawatir jika harus meninggalkan rumah dalam jangka waktu lama. Takut tanaman tidak terawat karena tidak disiram misalnya.

Teknologi smart home system tentu tidak mengenal berbagai kendala-kendala. Melalui system khusus yang disambungkan melalui smarthone, proses penyiraman bisa dikendalikan secara otomatis.

Baca Juga: Ingin Memulai Kredit Rumah? Perhatikan 4 Hal Berikut Ini

Itulah beberapa hal tentang smart home system. Ingatlah bahwa teknologi dibuat untuk selalu memudahkan penggunanya. Namun di balik itu semua, ada harga yang harus dibayar karena perkembangan teknologi tersebut.

Begitulah smart home system, teknologi terkini untuk smart home yang tentu saja memiliki harga jauh di atas standar untuk pemasangan dan pengelolaannya. Akan tetapi, teknologi smart home system membuat semua seolah ada di genggaman Moms karena kontrol yang bisa dilakukan dengan smartphone.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait