Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Dec 24, 2017

Sstt... Ini 5 Pertanyaan Favorit Seputar Malam Pertama!

Bagikan


Seks pada malam pertama memang kerap membuat waswas. Banyak sekali kekhawatiran yang muncul. Takut tak bisa memuaskan pasangan, misalnya. Parahnya, kekhawatiran itu justru banyak dibumbui mitos-mitos yang kebenarannya tak dapat dipertanggungjawabkan. Berikut beberapa permasalahan di malam pertama, seperti apa? Mari disimak.

BETULKAH VAGINA HARUS BERDARAH?

Banyak suami beranggapan, saat pertama kali berhubungan seks, selaput dara sang istri harus robek dan dari vaginanya keluar darah. Itulah pertanda perempuan yang dinikahinya masih perawan.

Kebenarannya, semua selaput dara akan robek saat pertama kali berhubungan. Tergantung kelenturan, ketebalan, dan bentuknya. Semakin elastis dan tebal selaput dara, semakin sulit ditembus. Selaput dara atau hymen dalam bahasa Yunani, berarti dewa perkawinan. Selaput dara merupakan tonjolan dari lapisan bagian dalam vagina (mukosa vagina) dan terletak pada bagian paling luar (mulut vagina). Umumnya selaput dara berbentuk seperti "renda" yang mengelilingi bagian tepi mulut vagina.

Selain itu, selaput dara juga bisa robek meski pemiliknya belum pernah melakukan hubungan seks. Bila selaput daranya tipis, maka dengan berolahraga atau beraktivitas yang tinggi pun, seperti naik sepeda, naik pohon, atau lari cepat, dapat saja robek.

BETULKAH PRIA SULIT MENGALAMI EREKSI?

Umumnya, ketidakmampuan berereksi terjadi karena si pria terlalu tegang di malam pertama. Terlebih bila ia juga dihantui pikiran-pikiran, mampukah saya memuaskan istri? Perasaan tegang itu akhirnya betul-betul membuat "si jantan" tak bisa bangkit.

Penyakit tertentu, seperti diabetes juga bisa mengganggu fungsi ereksi pria. Demikian pula kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi obat-obatan adiktif, dan pecandu alkohol. Kemungkinan lainnya, kulup ketat pada laki-laki yang tidak disunat. Ketika penisnya berereksi, ia justru kesakitan. Satu-satunya jalan keluar adalah melakukan sunat atau pembedahan untuk menghilangkan kulup tersebut.

BETULKAH PASTI TERJADI EJAKULASI DINI?

Beberapa pria memang mengeluhkan ejakulasi dini saat pertama kali berhubungan. Dikatakan ejakulasi dini jika si pria tidak dapat mempertahankan ereksinya saat berhubungan lebih dari tiga menit. Rata-rata laki-laki dapat mempertahankan kemampuan ereksi sekitar 7 sampai 9 menit. Kalau sudah banyak pengalaman, bisa tahan lebih dari 9 menit, bahkan 30-40 menit.

Ejakulasi dini saat pertama kali berhubungan, sebenarnya wajar-wajar saja. Mungkin si pria baru kali itu merasakan kenikmatan atau belum terbiasa mengalami rangsangan-rangsangan dari pasangannya. Akibatnya, "si jantan" cepat meledak. Bisa juga, ia terlalu terburu-buru, sehingga sikap agresif tersebut menyebabkannya tidak dapat mempertahankan ereksi.

Kondisi tubuh juga mempengaruhi terjadinya ejakulasi dini. Jika badan lelah sehabis berdiri menyalami para undangan resepsi pernikahan, jangan harap hubungan seks bisa bertahan lama. Oleh karena itu, jaga kondisi kesehatan dengan sebaik-baiknya.

BETULKAH TIMBUL RASA NYERI?

Pasangan yang baru pertama kali melakukan hubungan seks, biasanya sering mengalami hal ini. Sebenarnya tidak perlu terjadi jika pasangan melakukan tahapan-tahapan percumbuan sebelum melakukan hubungan intim.

Perlu diketahui, selaput di dalam vagina sangat tipis dan sensitif. Untuk itu, diperlukan pelumasan oleh cairan vagina yang baru keluar jika si wanita merasa terangsang. Dengan pelumasan, hubungan seks lancar dan permukaan sel vagina tidak sampai terluka atau menimbulkan nyeri. Luka-luka bisa terjadi pada vagina maupun penis.

Iritasi dapat sembuh sendiri dengan didiamkan. Namun, pada keadaan yang lembab dan kurang bersih, luka ini bisa berkembang menjadi infeksi dengan gejala nyeri dan gatal. Bila berkelanjutan tentunya akan mengganggu fungsi organ reproduksi, seperti adanya keputihan, nanah, dan lain lain. Iritasi pada vagina juga menyebabkan rasa perih saat buang air kecil. Cairan air seni yang masuk ke dalam luka-luka halus inilah yang jadi penyebabnya.

BETULKAH PENIS SUSAH MASUK?

Banyak pria mengeluh saat pertama kali melakukan hubungan seks, penisnya sulit sekali memasuki vagina. Hal ini sebenarnya wajar, Karena baru dilakukan pertama kali.

Selain itu, pasangan yang baru pertama kali berhubungan, lazimnya merasa tegang. Ketegangan ini menyebabkan otot-otot di sekitar vagina menjadi kaku. Sudah tentu hal ini menyebabkan penis suami susah masuk.

Kesulitan dapat diatasi jika sebelumnya pasangan melakukan percumbuan yang cukup. Pastikan juga kondisi masing-masing dalam keadaan sehat, bugar dan tenang. Kondisi ini sangat berpengaruh saat berhubungan intim. Jika istri stres atau terlalu capek, jiwanya cenderung tertekan dan tubuhnya tegang. Yang terpenting bersabarlah. Masing-masing saling membantu untuk dapat melakukan penetrasi. Hindari juga sikap kasar dan memaksa karena dapat menimbulkan trauma nantinya.

-Rin-

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.