Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Bayi | Oct 3, 2018

Stop Terobsesi Melihat Milestone Bayi!

Bagikan


bayi merangkak

Di era modern seperti saat ini, teknologi memiliki andil sangat besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Tidak terkecuali untuk memantau tumbuh kembang anak.

Berbagai informasi dan aplikasi online bisa digunakan untuk mengetahui milestone anak. Sampai sejauh mana tumbuh kembang anak pada usianya, seperti kemampuan untuk tersenyum, berguling, merangkak, maupun berjalan.

Namun, faktanya, dengan adanya berbagai informasi tersebut, banyak orang tua jadi terobsesi terhadap milestone bayi.

Hal tersebut tanpa disadari akan membuat Moms merasa tertekan saat mengetahui bahwa buah hati tercinta belum menunjukkan perkembangan sebagaimana milestone di usianya.

Jika Moms merupakan orang tua dengan buah hati yang membutuhkan waktu lama untuk mencapai tonggak milestone-nya, stop terobsesi milestone bayi dan terapkan hal-hal berikut ini:

1. Berhenti Membandingkan

Seperti halnya orang dewasa, setiap anak terlahir unik. Kemampuan yang ditunjukkan oleh si kecil adalah hasil dari berbagai faktor, hal yang paling penting adalah susunan genetik unik mereka.

Moms tidak bisa terlalu berharap si kecil akan mulai mengoceh pada usia 9 bulan, saat Moms atau Dads membutuhkan waktu lebih dari usia 9 bulan untuk mencapai milestone tersebut.

Bukan hanya itu, Moms juga perlu melihat lingkungan pertumbuhan si kecil. Seperti, anak yang tumbuh di lingkungan dengan anak-anak seusianya yang lebih cepat mencapai milestone.

Si kecil baru akan mulai mencapai milestone tertentu saat ia merasa benar-benar siap melakukannya. Jangan membuatnya merasa tertekan karena sikap frustrasi Moms, karena itu hanya akan membuatnya semakin malu atau enggan mencoba.

2. Itu Bukan Kesalahan Moms

Saat mengetahui bahwa si kecil belum mencapai milestone di usianya, Moms mungkin berpikir hal tersebut terjadi karena kesalahan Moms. Namun, sebenarnya keterlambatan mencapai milestone bayi bukanlah kesalahan Moms.

Saat Moms sudah menerapkan langkah-langkah yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang si kecil dan ia masih belum bisa mencapai milestone pada waktu yang tepat, jangan putus asa maupun merasa gagal.

Di luar kondisi medis yang mungkin menyertai, si kecil akan mencapai tonggak tumbuh kembangnya saat ia benar-benar siap. Misalnya, ia akan berjalan saat sudah benar-benar siap berjalan.

3. Moms adalah Orang yang Paling Mengenal Si Kecil

Terkadang Moms mungkin mulai meragukan diri sendiri dalam menghadapi perbedaan milestone si kecil dengan bayi seusianya.

Saat itu pula Moms mungkin merasa melakukan sesuatu yang salah sehingga si kecil lebih lambat mencapai milestone dibanding teman-teman sebayanya.

Biasanya saat berkonsultasi dengan pakar tumbuh kembang anak, mereka akan bertanya apa yang menurut Moms salah dengan si kecil.

Mereka melakukannya karena Moms adalah orang yang paling mengenal dan memahami si kecil.

Jika Moms merasa si kecil baik-baik saja meskipun belum bisa berguling saat bayi lain seusianya bisa melakukan hal tersebut, yakinlah bahwa si kecil memang baik-baik saja. Perasaan Moms biasanya benar jika itu menyangkut buah hati tercinta.

Demikian pula halnya jika Moms merasa si kecil butuh diperiksa terkait keterlambatannya mencapai milestone di usianya.

Lakukan, meskipun itu hanya untuk menenangkan perasaan Moms. Selalu ingat, ikuti insting Moms dan jangan terpengaruh oleh tekanan tentang harapan pencapaian milestone si kecil.

4. Hindari Orang Tua Kompetitif

Biasanya sebagai orang tua, Moms berkumpul dengan beberapa orang tua lainnya dan sering berbincang mengenai milestone bayi.

Jika dirasa bergabung dengan mereka hanya membuat Moms tertekan dan memaksa si kecil mencapai milestone tepat waktu, lebih baik menghindar.

Beberapa anak memang bisa mencapai milestone-nya tepat waktu, namun sisanya membutuhkan waktu lebih lama. Yang penting untuk Moms perhatikan adalah si kecil selalu sehat dan ceria.

Jadi, mulai sekarang stop terobsesi milestone bayi ya, Moms. Biarkan si kecil menikmati masa tumbuh kembangnya tanpa adanya tekanan dari orang dewasa.

Saat sudah siap, Moms akan bisa melihat si kecil mencapai milestone di usianya.

Baca Juga: 3 Mainan Bayi yang Merangsang Tumbuh Kembang

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.