Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perkembangan Anak | Aug 12, 2018

Sudah 2 Tahun Lebih Masih Menyusui, Ini Dampaknya Bagi Ibu dan Anak

Bagikan


Saat seorang ibu menyusui bayi yang baru lahir, semua orang tentu akan memuji usahanya untuk menyusui buah hatinya.

Namun, jika ibu terus menyusui sampai anaknya berusia lebih dari 2 tahun, maka akan ada beberapa kemungkinan efek samping atau dampak dari pemberian ASI tersebut. Berikut 5 dampak yang perlu Moms ketahui.

Dampak Bagi Ibu

ibu menyusui lebih dari 2 tahun, dampak menyusui lebih dari 2 tahun

1. Infertilitas

Menurut konsultan laktasi, Becky Flora, beberapa ibu mungkin tidak mendapatkan menstruasi selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun saat masih menyusui. Bahkan jika kembali mengalami menstruasi, mungkin menjadi tidak teratur jika masih terus menyusui.

Beberapa wanita mungkin menganggap ini sesuatu yang menguntungkan, tetapi yang lain, terutama mereka yang ingin segera hamil lagi, mungkin menginginkan menstruasi yang kembali teratur.

Karena menyusui dalam waktu yang cukup lama dapat menunda ovulasi, maka jika Moms menginginkan untuk segera hamil lagi mungkin lebih baik memilih untuk menyapih Si Kecil yang sudah balita.

2. Puting payudara sakit dan terluka

Otot rahang balita yang sudah lebih kuat dari bayi membuatnya mampu mengisap puting payudara lebih keras. Selain itu, balita seringkali menggigit saat menyusu yang tentunya bisa menyebabkan puting Moms terluka.

Perlu Moms ingat, meskipun luka ini dapat diobati menggunakan krim khusus, luka pada area puting payudara dapat menjadi penyebab utama dari mastitis.

Baca Juga : 4 Fakta Penting Ibu Menyusui

Dampak Bagi Anak 

ibu menyusui anak hingga 2 tahun lebih, dampak bagi anak menyusu hingga 2 tahun lebih

1. Kurang gizi

Bagaimana mungkin menyusu ASI menjadikan seorang anak berisiko malnutrisi? Beberapa penelitian telah dilakukan pada implakasi menyusui yang terlalu lama dengan kekurangan gizi.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak dengan berat badan rendah menyusu lebih lama dibandingkan anak dengan berat badan normal. Khususnya pada anak berusia 18-29 bulan yang menyusu memiliki prevalensi gizi buruk lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang disapih.

Beberapa alasan dapat dikaitkan dengan penelitian ini. Pertama, anak yang masih menyusu hingga usia tertentu cenderung menolak untuk makan makanan padat atau mpasi. Kedua, kebutuhan nutrisi anak yang semakin meningkat seiring usianya tidak dapat dicukupi oleh ASI.

2. Kerusakan gigi

Saat bayi mengisap payudara Moms, gigi mereka tertutup dan air liur dicegah untuk menjangkau gigi. Sementara Saliva yang ada di dalam air liur membantu memecah bakteri.

Oleh karena itu, disarankan agar anak yang sudah berusia di atas 2 tahun berhenti menyusu. Selain itu, didukung dengan kebiasaan membersihkan gigi dan mulut secara teratur.

3. Kurang mandiri

Studi menunjukkan anak-anak yang menyusui hingga lebih dari 2 tahun kurang mandiri dibandingkan mereka yang tidak. Moms mungkin berpikir kemandirian adalah hal yang sepele pada usia muda, tetapi Moms ingin melihat Si Kecil aktif bersama teman-teman di lingkungan sekitarnya bukan?

Agar anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, mereka perlu belajar membangun kebebasan sebagai seorang anak. Sementara anak yang masih menyusu hingga lebih dari 2 tahun masih akan selalu membutuhkan bantuan Moms dalam setiap hal yang dilakukannya.

Nah, itulah Moms dampak masih menyusui 2 tahun dari segi psikologis dan medis bagi Moms ataupun Si Kecil.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.