Newborn

1 April 2021

Berapakah Suhu Normal Bayi yang Seharusnya? Ini Kata Ahli!

Jangan cepat khawatir bila suhu Si Kecil sedikit lebih tinggi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Suhu tubuh adalah ukuran kemampuan tubuh untuk menghasilkan dan menghilangkan panas. Ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi suhu normal bayi, termasuk usia, jenis kelamin, waktu, dan tingkat aktivitas.

Mengutip Nurofen, suhu normal bayi bervariasi tergantung pada jenis mengecek suhu dari pembacaan internal atau eksternal. Jadi penting untuk mengetahui bagian mana yang ingin diketahui suhunya.

Ada 4 cara untuk mengukur suhu, di bawah ketiak (metode aksila), di mulut (metode oral), di telinga (metode timpani), dan di rektum (metode dubur). Lalu, seperti apa suhu normal bayi?

Ketahui seperti apa suhu normal bayi baru lahir, bayi usia 3 bulan, 6 bulan, dan 9 bulan, sekaligus berapa suhu jika Si Kecil mungkin mengalami demam berikut ini.

Baca Juga: Tanda Bayi Demam Perlu Dibawa Ke Dokter

Cara Mengukur Suhu Normal Bayi

Demam, Perhatikan Suhu Normal Bayi Sebelum Memberinya Obat Penurun Panas 1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Anak demam tentu membuat kita sebagai orang tua pusing dan khawatir bukan? Secara sederhana, suhu normal bayi dapat diketahui dengan menyentuh bagian dahi, pipi, punggung, dan perut bayi.

Memegang anggota tubuh mereka adalah cara praktis yang bisa dilakukan saat mengetahui anak demam.

Namun, jika ingin mengetahui suhu normal bayi yang pasti, diperlukan bantuan termometer sebagai alat pengukur suhu normal bayi.

Ada banyak ragam jenis termometer yang biasa kita gunakan untuk mengukur suhu tubuh.

Termometer yang biasanya disarankan untuk bayi dan anak-anak adalah termometer digital. Termasuk yang ditempatkan di ketiak, telinga, mulut, atau dahi.

Namun, termometer rektal yang digunakan pada anus merupakan yang paling akurat dan mudah digunakan untuk mengukur suhu normal bayi.

Moms, pastikan termometer dalam keadaan bersih, sebelum dan sesudah mengukur suhu tnormal bayi.

Cucilah termometer dengan menggunakan air sabun atau lap dengan kain alkohol. Hal ini bertujuan agar termometer bersih dari kotoran dan bakteri yang berisiko menyebarkan penyakit. 

Baca Juga: Berapa Suhu Normal Anak dan Kapan Anak Dikatakan Demam?

Suhu Normal Bayi Baru Lahir

suhu normal bayi-1

Foto: Orami Photo Stock

Suhu tubuh normal bayi penting untuk diketahui orang tua agar dapat mengenali gejala demam pada Si Kecil. Termometer digital dapat digunakan untuk mengukur suhu tubuh normal bayi.

Pada jurnal Paediatrics & Child Health, diketahuinya suhu normal bayi di bawah usia tiga bulan juga dapat berkaitan dengan infeksi parah dengan tanda dan gejala lain yang sesuai.

Perlu diketahui, Stanford Children's Health menjelaskan bahwa sistem yang mengontrol suhu tubuh belum berkembang dengan baik pada bayi baru lahir.

Karena itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter segera jika suhu bayi baru lahir yang usianya lebih muda dari 3 bulan dan memiliki suhu dubur atau dahi (arteri temporal) sebesar 38° C atau lebih tinggi.

Baca Juga: 8 Penyebab Bayi Muntah, Cari Tahu Moms!

"Menurut Ikatan IDAI, suhu normal bayi adalah berkisar antara 36,5 derajat Celsius hingga 37,5 derajat Celsius. Namun, suhu tubuh setiap orang dapat berbeda," jelas Dr. dr. Matheus Tatang Puspanjono, Sp.A, M.Klinik Ped, Dokter Spesialis Anak, RS Pondok Indah – Pondok Indah dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya.

Pada bayi baru lahir, pastikan menggunakan termometer dubur dengan benar. Termometer rektal dapat secara tidak sengaja menusuk lubang rektum.

Namun, berhati-hati karena termometer rektum ini mungkin menularkan kuman dari tinja Si Kecil. Karena itu, selalu ikuti petunjuk produk untuk penggunaan yang tepat.

Jika Si Kecil tidak memiliki suhu normal bayi, ini bisa menandakan bayi demam.

Ketahuilah bahwa ada penyebab demam, seperti reaksi terhadap vaksinasi, panas karena berpakaian terlalu hangat, atau menghabiskan terlalu banyak waktu di luar saat cuaca sedang panas.

Baca Juga: Calon Ibu Hamil Perlu Tahu, Ini Dia Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh

Suhu Normal Bayi 2 Bulan

suhu normal bayi-2

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip National Health Service, suhu normal bayi dan anak-anak adalah sekitar 36,4 derajat Celsius, tetapi hal ini dapat sedikit berbeda. Suhu tinggi atau demam biasanya jika Si Kecil memiliki suhu 38 derajat Celsius atau lebih.

"Riwayat, tanda-tanda dan gejala bayi sering kali menentukan apakah suhu tinggi menjadi perhatian," jelas Golshevsky.

Ia menambahkan misalnya, bayi mungkin memiliki suhu tinggi karena kelebihan pakaian atau memakai tumpukan pakaian, pembungkus atau selimut.

Perhatikan bahwa pengukuran dengan termometer tertentu dapat menentukan suhu normal bayi yang berbeda. Misalnya, ketika menggunakan termometer dubur atau telinga, Si Kecil disebut demam bila suhunya 38 derajat Celsius atau lebih tinggi.

Sementara itu, penggunaan termometer mulut pada suhu 37,8 derajat Celsius atau lebih tinggi berarti bayi mengalami demam. Lalu, jika memakai termometer ketiak, suhu bayi 37,2 derajat Celsius atau lebih tinggi menandakan demam.

Dalam jurnal Clinical Infectious Diseases, dijelaskan bahwa ambang demam untuk orang dewasa yang lebih tua mungkin lebih rendah, karena orang dewasa lebih sulit dalam mempertahankan panas tubuh.

Jika Moms sedang merasa Si Kecil mengalami demam, maka coba perhatikan beberapa tanda-tanda bayi yang demam, seperti tidur yang buruk, nafsu makan buruk, tidak minat bermain, kurang aktif atau bahkan lesu, dan kejang.

Baca Juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Menangani Demam Pada Bayi

Suhu Normal Bayi 6 Bulan

suhu normal bayi-3

Foto: Orami Photo Stock

Moms juga bisa mengetahui kisaran suhu normal bayi usia 6 bulan yaitu 36,5 derajat Celsius hingga 37,4 derajat Celcius dengan menggunakan termometer ketiak, atau 37,9 derajat Celsius atau kurang dengan pengukuran termometer rektal.

Dalam dokumen Humber River Hospital, demam pada bayi yaitu jika pengukuran suhu bayi berada di atas 38,5 derajat Celsius. Ketika Si Kecil sakit dengan infeksi (bakteri atau virus), ini biasanya menandakan demam.

Demam adalah respons normal tubuh untuk melawan infeksi, dan biasanya tidak akan menyakiti Si Kecil. Demam ini biasanya hilang setelah 72 jam (3 hari). Tetapi, jika suhu bayi tidak kunjung kembali normal, Moms dapat berkonsultasi ke dokter.

Meskipun Moms mungkin dapat mengetahui apakah Si Kecil lebih hangat dari biasanya dengan merasakan dahinya, tetapi termometer dapat mengetahui suhu normal bayi yang sebenarnya.

Selalu gunakan termometer digital untuk memeriksa suhu normal bayi, termasuk panduan tentang jenis termometer apa yang akan digunakan berdasarkan usia.

Moms bisa menghindari penggunaan termometer merkuri. Healthy Children mendorong orang tua untuk tidak menggunakan termometer merkuri dari rumah mereka untuk mencegah paparan dan keracunan yang tidak disengaja.

Baca Juga: 4 Masalah Kulit Bayi saat Suhu Lembap dan Cara Mengatasinya

Suhu Normal Bayi 9 Bulan

suhu normal bayi-4

Foto: Orami Photo Stock

Ketika Si Kecil sudah memasuki usia 9 bulan, penting juga diketahui berapa suhu bayi normal di usia ini.

Mengutip GoHealth Urgent Care, Si Kecil mengalami demam jika suhu termometer rektalnya berada di angka 38° C atau lebih tinggi.

Lalu, bila suhu tubuh bayi di antara 38,9 derajat Celsius dan 39,4 derajat Celsius, Moms bisa berkonsultasi ke dokter untuk penanganan yang tepat. Moms juga bisa menghubungi dokter anak bila demamnya berlangsung lebih dari 2 hari.

Penggunaan obat Acetaminophen atau Ibuprofen dapat membantu dengan ketidaknyamanan. Tetapi, ingat untuk selalu berkonsultasi ke dokter dan jangan membeli obat ini tanpa resep dokter ya, Moms. Karena dosisnya tergantung pada berat badan Si Kecil, bukan dari usia.

Jadi sekarang Moms sudah tahu, berapa suhu normal bayi dan berapa suhu saat anak dianggap mengalami demam.

Tetapi, jangan terlalu cepat khawatir jika Si Kecil tidak memiliki suhu normal. Moms juga perlu memerhatikan tingkah laku bayi ketika suhunya mungkin lebih tinggi dari suhu normal bayi.

Jika bayi bertingkah normal, masih tertarik bermain dan masih waspada, penyakitnya mungkin tidak serius.

Selain itu, jangan terlalu khawatir jika dia tidak memiliki nafsu makan. Selama Si Kecil minum dan buang air kecil secara normal, atau tidak makan sebanyak biasanya, ini bisa jadi merupakan infeksi yang menyebabkan demam.

Hipotermia pada Bayi

Suhu Normal Bayi Itu Berapa -3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin pernah mendengar bahwa suhu tubuh "normal" adalah 37 derajat Celsius. Suhu ini hanya suhu rata-rata. Suhu tubuh orang dewasa mungkin sedikit lebih tinggi atau lebih rendah dari yang seharusnya.

Tidak hanya suhu tinggi, Moms juga perlu menyadari apabila Si Kecil terlihat kedinginan dan suhu tubuhnya berada di bawah suhu normal bayi.

Bayi yang suhu tubuhnya berada di bawah 36,1 derajat Celsius, menandakan terjadinya hipotermia.

Hipotermia juga berbahaya bagi bayi, karena gejala lain seperti denyut nadi melambat, menggigil, napas tersendat, hingga penurunan kesadaran dapat terjadi.

Untuk itu, apabila bayi memiliki suhu kurang dari 35,5 derajat Celsius maka segera bawa Si Kecil ke dokter spesialis, karena itu merupakan tanda bayi mengalami kondisi berat dan harus diberikan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Ini Dia Penyebab dan Pertolongan Pertama Kejang pada Bayi, Jangan Panik ya, Moms!

Jenis Termometer untuk Mengukur Suhu Normal Bayi

tips pilih termometer untuk ukur suhu normal bayi hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Jenis termometer yang digunakan pun untuk mengukur suhu normal bayi dapat berbeda-beda, tergantung usia bayi.

Bayi baru lahir hingga berusia 3 bulan, dianjurkan untuk gunakan termometer digital biasa dan ukur secara rektal. Moms juga dapat menggunakan termometer arteri temporal yang cukup ditempelkan di dahi.

Untuk bayi yang berusia tiga sampai 5 bulan, di usia ini, suhu normal bayi dapat diukur menggunakan termometer digital di rektal ataupun ketiak. Termometer arteri temporal juga bisa digunakan.

Lalu bayi berusia 6 bulan ke atas, selain semua jenis pengukuran yang telah disebutkan di atas, pengukuran menggunakan termometer telinga sudah bisa dilakukan di usia ini.

Jangan panik jika suhu normal bayi terganggu, agar Moms dapat mengukurnya dengan tepat dan akurat.

Apabila bayi demam, bawalah ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sebaiknya jangan tunda untuk membawa bayi ke dokter, untuk menghindari kejang demam.

Baca Juga: Berikan 5 Makanan Super Ini Saat Anak Demam Berdarah

Moms mungkin mendapati jika Si Kecil memiliki suhu yang sedikit lebih tinggi dari suhu normal bayi. Tetapi, jangan langsung khawatir ya, Moms.

Suhu bayi yang lebih tinggi dapat menandakan bahwa ini adalah upaya tubuh Si Kecil untuk melawan infeksi.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait