COVID-19

7 Maret 2021

Swab Test Gratis di Puskesmas? Ini Ketentuannya!

Hal ini dijelaskan oleh Doni Monardo, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Beberapa waktu belakangan ini, biaya untuk melakukan swab test memang terbilang lebih terjangkau. Bahkan ada swab test gratis di puskesmas lho Moms.

Keperluan untuk swab test semakin meningkat sebagai salah satu cara skrining COVID-19 yang lebih akurat dibandingkan jenis tes lain. Tetapi bagi banyak orang, melakukan swab test cukup menghabiskan biaya yang tidak murah.

Tahukah Moms, bahwa Moms kini bisa melakukan swab test gratis di Puskesmas? Hal ini disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Doni Monardo.

Ada beberapa kriteria dan persyaratan yang perlu disimak untuk mendapatkan swab test gratis. Cari tahu penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Daftar Lokasi Swab Test di Jakarta, Tarif Mulai dari Rp875 Ribu!

Kriteria Melakukan Swab Test Gratis di Puskesmas

swab test gratis-1

Foto: Orami Photo Stock

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menjelaskan dalam rilisan di situs resmi BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Doni mengatakan pemeriksaan uji spesimen melalui Tes Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) gratis bagi masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien positif COVID-19.

Menurut Doni, pemerintah pusat telah memberikan reagen ke berbagai daerah untuk melakukan uji sampel spesimen virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Sehingga, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas dapat memberikan pelayanan dan penanganan COVID-19 gratis berbasis data.

“Untuk yang di Puskesmas seharusnya gratis (tidak dipungut biaya), karena reagen itu diberikan dari pusat, dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Satgas COVID-19. Kemudian juga Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota juga ada yang menyelenggarakan (pengadaan) reagen sendiri,” jelas Doni pada Jumat (9/10).

Selain itu, Doni meminta agar ada yang melapor apabila masih ada pihak yang memberikan beban biaya bagi masyarakat untuk melakukan tracing, dari kontak erat salah satu pasien COVID-19 dengan Swab PCR.

“Kalau toh mungkin masih ada pungutan-pungutan, mohon kami bisa diinformasikan, sehingga kami bisa mencari solusinya,” tegas Doni.

Lebih lanjut, Doni menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani untuk melakukan pemeriksaan spesimen, sehingga solusi terbaik akan selalu diupayakan dalam rangka memutus rantai penularan COVID-19.

“Sejauh ini, mereka yang kontak erat dilakukan tracing itu seharusnya gratis. Tidak boleh ada pungutan sebesar apapun. Seharusnya gratis,” imbuhnya.

Baca Juga: 5 Layanan Swab Test di Rumah, Cek Di Sini!

Kapasitas Laboratorium di Daerah Terus Ditingkatkan

swab test gratis-2

Foto: Orami Photo Stock

Sebelumnya, Doni yang juga menjabat sebagai Kepala BNPB menjelaskan bahwa selain memberikan reagen kepada beberapa daerah, Pemerintah Pusat melalui Satgas Penanganan COVID-19 dan Kemenkes juga telah dan akan terus menyalurkan mesin PCR dan laboratorium.

Hal ini dilakukan, guna percepatan dan pemerataan uji spesimen berbasis reagen.

Dijelaskan Doni, awalnya Pemerintah Indonesia hanya punya 1 laboratorium yang berfungsi yakni Balitbankes Kemenkes.

Kemudian seiring perkembangannya, laboratorium diperbanyak hingga 374 unit, dan tersebar di sejumah daerah dengan kapasitas dari uji sampel mencapai rata-rata di atas 35 ribu spesimen.

“Sekarang ini, sudah ada 374 laboratorium. Suatu angka yang sangat besar. Demikian juga kemampuan testing per hari yang semula per hari 2.000 kemudian meningkat 10.000, 20.000, 30.000, nah sekarang sudah rata-rata di atas 35.000,” jelas Doni.

Di sisi lain, Doni mengakui bahwa jumlah uji spesimen itu juga belum merata di seluruh Indonesia. Sehingga, kondisi ini masih menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia.

Tes Pemeriksaan Covid-19 Apa yang Dibutuhkan?

swab test Depok.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui informasi tentang swat test gratis, Moms juga perlu tahu pemeriksaan apa yang sebenarnya Moms dan keluarga butuhkan.

Jika masih ragu untuk melakukan tes swab PCR, Moms mungkin bertanya-tanya tes pemeriksaan Covid-19 mana yang sebenarnya dibutuhkan. Apakah tes RT-PCR, swab antigen, atau rapid tes antibodi yang Moms butuhkan?

Dikutip dari Covid19.go.id, hal pertama yang perlu Moms pertimbangkan adalah apakah sedang mengalami gejala COVID-19 atau merasa hal gejala tersebut sudah pernah dilalui.

Pilih Tes RT-PCR jika ingin mengetahui apakah kita tengah terinfeksi COVID-19 pada saat ini. Bisa juga dengan tes Swab Antigen yang hasilnya lebih cepat diketahui, tapi dengan tingkat akurasi yang lebih rendah dibandingkan dengan Tes RT-PCR.

Kalau sudah pernah melalui gejala-gejala serupa COVID-19, bisa memilih Tes Antibodi, walau tidak akan menunjukkan kondisi saat ini sedang terinfeksi atau tidak.

Jika merasa mengalami gejala-gejala COVID-19, upayakan untuk melakukan isolasi mandiri dan berkoordinasi dengan posko penanganan COVID-19 atau pelayanan kesehatan setempat. Moms juga perlu melapor pada pelayanan kesehatan setempat, khususnya puskesmas untuk mendapatkan swab test gratis dan perawatan yang dibutuhkan.

Baca Juga: Biaya Drive Thru Rapid Test COVID-19 di DKI Jakarta

Itu dia Moms, penjelasan mengenai kriteria untuk bisa swab test gratis di Puskesmas.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait