Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tahapan Perkembangan Anak Usia 8 Tahun

Bagikan


Perkembangan Anak

Saat Si Kecil 8 tahun umumnya ingin menggeser waktu tidur mereka supaya jadi lebih larut. Maklum, ia kini merasa sudah jadi anak besar, Moms. Tapi anak masih membutuhkan 8 sampai 10 jam tidur yang berkualitas, lho.

Selain waktu tidur, nutrisi juga sangat penting diperhatikan di usia ini. Dengan paparan sekolah atau lingkungan, ia bisa saja mengkonsumsi gula dan atau pati berlebih yang tentu tidak sehat untuknya.

Oleh karena itu, inilah saat yang tepat untuk mengajari anak tentang membuat keputusan bijak terkait makanan atau jajanannya.

Baca Juga : Tips Agar Anak Tidak Suka Jajan Sembarangan

Catatan di Usia Ini

Umumnya, ada ‘ledakan’ dalam kehidupan sosial anak usia 8 tahun itu. Ledakan di sini maksudnya perubahan yang cukup signifikan saat anak mulai memahami perbedaan antara teman biasa dan sahabat –sekaligus bagaimana ia harus berinteraksi dengan teman-teman yang berbeda kedekatannya ini.

Anak juga akan mengalami tantangan dengan jadwal aktivitas hariannya yang semakin padat. Waktunya untuk bertemu dan didampingi orangtua semakin sedikit sementara interaksi dengan dunia luar semakin banyak dan beragam.

Amati selalu bagaimana kematangannya menghadapi ini semua. Bagaimana ia mampu mengekspresikan opini yang objektif tentang berbagai topik, mengontrol emosi dan mengenali perbedaan antara apa-apa yang ia pikirkan, harapkan dan rasakan dengan kenyataan, kejadian atau pengalaman yang benar-benar ia alami.

Tips Untuk Moms

Kemampuan anak 8 tahun untuk berpikir logis dan memahami konsep abstrak terus meningkat. Tingkatkan kemampuannya ini dengan mengajukan pertanyaan yang bisa mendukung anak menguraikan gagasannya.

Jangan lupa, tetap fokus pada kekuatan, talenta dan kemampuan anak untuk memperkuat kepercayaan dirinya ya, Moms. Ini juga usia yang tepat untuk mulai mengajak anak bicara tentang kebaikan, menghargai keberagaman sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan welas asih.

Narasumber: Belinda Agustya, M.Psi., (Psikolog Anak Rainbow Castle, Jakarta Selatan dan Co-founder Markas Main Edukatif el-SkaL Indonesia, Tangerang Selatan)

(AK/CAR)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.