Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
19 Maret 2020

4 Tahapan Perkembangan Motorik Anak SD, Catat!

Kemampuan motorik apa saja yang harus dikuasai anak SD?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Wina Andria
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Walau terlihat sudah besar dan lebih mandiri, perkembangan motorik anak SD tetap perlu dipantau oleh orang tua. Terutama untuk memastikan pertumbuhannya berjalan normal sesuai usia tanpa gangguan apapun.

Setiap anak memang memiliki kecepatan pertumbuhan yang berbeda, tapi umumnya ada kemampuan motorik yang sudah dicapai seorang anak pada rentang usia 6 sampai 12 tahun.

Baca Juga: Tahapan Perkembangan Motorik Kasar Anak Berdasarkan Usianya

Perkembangan Motorik Anak SD

Yuk Moms, perhatikan dulu tonggak perkembangan motorik pada anak SD berikut ini.

1. Kelas 1 (6-7 Tahun)

Tonggak Perkembangan Motorik Anak SD (usia 6-12 tahun) 1.jpg

Foto: Primroseschools.com

Selama tahun pertamanya sekolah, Si Kecil akan memperlihatkan peningkatan dalam stamina dan kemampuan koordinasi tubuh.

Pada masa ini, otot besar di lengan dan kakinya lebih cepat dari otot kecil, sehingga kemampuan motorik kasarnya akan terlihat lebih menonjol daripada kemampuan motorik halus.

Di akhir kelas 1, umumnya Si Kecil sudah memiliki kemampuan motorik seperti berikut ini:

  • Koordinasi mata dan tangan yang semakin baik, sehingga sudah cukup lancar mengikat tali sepatu dan mengancingkan baju sendiri.
  • Bisa menari selaras dengan irama musik, juga melakukan gerakan seperti berputar di satu tempat.
  • Melempar dan menangkap bola, dengan satu atau dua tangan.
  • Meniru bentuk dan angka, juga menulis lebih rapih dan lebih terbaca.
  • Sudah bisa menggunakan sendok dan garpu dengan baik.
  • Bisa melakukan tugas rumah tangga sederhana seperti menyapu dan membereskan tempat tidur.

2. Kelas 2 dan 3 (7-9 tahun)

Tonggak Perkembangan Motorik Anak SD (usia 6-12 tahun) 2.jpg

Foto: Kids101.com

Setelah naik ke kelas dua dan tiga, Si Kecil sudah semakin terbiasa dengan rutinitas dan aktivitas sekolah. Mengutip parenttoolkit.com, di usia ini perkembangan motorik kasar Si Kecil sudah hampir berkembang sempurna.

Kemampuan motorik halus anak juga umumnya terlihat sudah semakin terasah, sehingga terlihat lebih berhati-hati dan mandiri. Di akhir kelas 3, umumnya anak sudah bisa melakukan berbagai hal berikut:

  • Memakai baju dan sepatu sendiri tanpa dibantu.
  • Mengendarai sepeda tanpa roda bantu.
  • Bergerak dan beraktivitas dengan lebih mulus dan awas.
  • Mengejar dan melakukan olahraga kelompok.
  • Bisa menggunakan perkakas, seperti palu atau obeng dengan pengawasan orang dewasa.
  • Memegang alat tulis lebih mantap dan menulis lebih rapi.

Baca Juga: 5 Tahap Penting Perkembangan Motorik Bayi, Apa Sudah Sesuai?

3. Kelas 4 dan 5 (9-11 tahun)

Tonggak Perkembangan Motorik Anak SD (usia 6-12 tahun) 3.jpg

Foto: Counterculturemom.com

Memasuki kelas 4 dan 5, secara umum hampir semua anak akan mengalami percepatan pertumbuhan atau growth spurt. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, anak perempuan umumnya lebih matang secara fisik dan beberapa diantaranya mulai memasuki masa puber.

Perkembangan motorik anak SD kelas empat dan lima bisa terlihat dari frekuensi aktivitas fisik yang lebih intens, lebih mahir melakukan gerakan olahraga dan membuat prakarya, juga bisa menggunakan perkakas dan peralatan yang lebih sulit.

4. Kelas 6 (11-12 Tahun)

Tonggak Perkembangan Motorik Anak SD (usia 6-12 tahun) 4.jpg

Foto: Freepik.com

Perkembangan motorik anak SD kelas enam bisa dikatakan sudah sempurna dan menyeluruh. Di usia ini, Moms mungkin akan melihat anak mulai lebih banyak makan, bicara, dan beraktivitas fisik untuk menyalurkan energi dan staminanya yang semakin tinggi.

Secara fisik, mulai tampak perubahan jelas antara anak laki-laki dan perempuan.

Si Kecil juga sudah bisa melakukan tugas rumah tangga yang lebih rumit, seperti memasak hidangan sederhana, mencuci piring, membersihkan mobil/jendela, membersihkan kamar mandi, juga mencuci dan melipat baju sendiri.

Baca Juga: Moms, Waspada 5 Tanda Gangguan Perkembangan Motorik Balita

Menurut sebuah studi yang dilansir BioMed Research International, memantau perkembangan motorik anak SD juga penting supaya bisa segera dilakukan intervensi dini jika terlihat ada hambatan atau keterlambatan.

Bagaimana Moms, apa Si Kecil sudah menunjukkan perkembangan motorik yang sesuai dengan usianya?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait