Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Mar 4, 2018

Tak Hanya Rokok, Ternyata Asap Dapur Juga Bisa Menyebabkan Kanker Paru-Paru!

Bagikan


Semua orang tahu jika merokok bisa meningkatkan faktor risiko seseorang terkena paru-paru. Namun, ternyata bukan hanya rokok saja lho Moms yang bisa membuat orang terkena penyakit mematikan ini.

Mengetahui berbagai macam faktor risiko kanker paru-paru penting lho, Moms. Sebab, tak seperti kanker payudara yang memiliki cara untuk deteksi dini, hingga saat ini, belum ad acara untuk mendeteksi dini kanker paru-paru.

“Oleh karena itu, upaya yang dapat dilakukan adalah pengendalian faktor risiko kanker paru-paru,” ujar Kepala Subdirektorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, dr. Niken Wastu Palupi saat ditemui di Media Health Forum bersama AstraZeneca beberapa waktu lalu.

Lalu, apa sajakah faktor risikonya?

Faktor Risiko Yang Tak Dapat Dikendalikan

1. Usia

Kejadian kanker paru-paru biasanya rendah di usia 40 tahun, namun terus meningkat sampai dengan usia 70 tahun.

2. Jenis Kelamin

Menurut dr. Niken, laki-laki lebih besar terkena risiko kanker paru-paru dibandingkan perempuan

3. Genetik

Jika ada anggota keluarga yang pernah terkena kanker paru-paru, maka Moms memiliki faktor risiko lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak memiliki keluarga yang terkena penyakit ini.

Baca Juga : Kenali 3 Cara Penting Cegah Kanker

Faktor Risiko Yang Dapat Dikendalikan

1. Rokok

Rokok masih menjadi penyebab utama kanker paru-paru. Oleh karena itu, jauhi rokok ya Moms.Meskipun Moms tidak merokok, namun jika Moms menghirup asap rokok, maka tetap saja bisa terkena kanker. Jadi, sebisa mungkin enyahkan pula asap rokok di sekitar Moms.

2. Radon

Radon adalah gas radioaktif yang dilepaskan secara normal dari peluruhan uranium, torium, dan radium yang keluar dari tanah.

Untuk menghindari radon, maka sebaiknya Moms memperbaiki dinding dan lantai yang retak, mengganti pipa yang sudah tua, serta memperbaiki ventilasi agar radon bisa keluar.

3. Polutan Indoor

Tahukah Moms, tak hanya pemakaian asbes yang bisa meningkatkan faktor risiko kanker paru-paru, asap dari dapur hasil Moms memasak setiap hari juga ternyata bisa berbahaya!

“Jadi lebih baik memperbaiki ventilasi agar asap dapur bisa keluar. Kalau masak lebih baik pasang exhaust fan agar udara keluar,” ujar dr. Niken.

4. Polutan Outdoor

Asap kendaraan maupun mesin, asap industri, serta kebakaran hutan dan lahan merupakan beberapa contoh dari polutan outdoor. Meskipun Moms sudah menggunakan masker, masih ada kemungkinan polutan outdoor terhirup ke dalam tubuh lho.

5. Penyakit Paru Kronis dan Karsinogen di Lingkungan Kerja

Orang yang pernah mengalami sakit kronis Tuberculosis (TB) Paru maupun Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) berisiko lebih besar terkena kanker paru-paru.

Tak hanya penyakit paru kronis, karsinogen penyebab kanker yang ada di lingkungan kerja seperti produk batubara, limbah diesel, radon, atau asbes, yang bercampur dengan udara, bisa terhirup oleh kita.

Nah, sudah tahu kan Moms berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker paru-paru?

Mulai saat ini, yuk cegah kanker paru-paru dengan mengecek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin berolahraga, diet gizi seimbang, istirahat yang cukup, serta mengelola stres.

(CAR)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.