Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Food Trend | Aug 16, 2018

Tampil Beda, 4 Kuliner Tradisional Indonesia ini Sajikan dengan Sentuhan Western

Bagikan



Menyantap hidangan tradisional Indonesia mungkin bukan hal baru untuk Moms.

Tapi, bagaimana dengan menyantap kuliner tradisional Indonesia dengan sentuhan western? Yang satu ini mungkin masih terdengar asing ya Moms.

Meskipun bukan hal lazim, ternyata cukup banyak pilihan menu kuliner tradisional Indonesia dengan sentuhan western yang layak untuk Moms coba.

Setidaknya ada empat menu kuliner tradisional dengan sentuhan western yang bisa memanjakan lidah Moms.

Apa saja sih menu tradisional Indonesia dengan sentuhan western? Berikut daftarnya!

Beef Rendang

beef rendang fusion, Kuliner Tradisional Indonesia ini Sajikan dengan Sentuhan Western

Rendang memang paling nikmat disajikan dengan nasi hangat. Setuju tidak Moms? Tapi, itu sudah biasa. Di Paul Restaurant Plaza Indonesia, rendang disajikan dengan roti baguette.

Executive Chef Paul Restaurant Guido Schuuring mengatakan bahwa memadukan rendang dengan roti baguette dari Prancis merupakan cara baru untuk menikmati rendang.

Roti baguette sengaja dipilih karena punya tekstur yang garing. Dengan tekstur garing ini, tidak lagi dibutuhkan garpu dan pisau untuk memotong daging rendang.

“Rotinya disobek dan dimakan bersama rendang. Tidak perlu lagi pisau,” ungkap Chef Schuuring saat ditemui di sela event Plaza Indonesia Food & Art Festival, Kamis (2/8).

Baca Juga : 4 Cara Nyaman Santap Hidangan Bersantan Tanpa Takut Kolesterol Tinggi

Snapper Sambal Matah

white snapper sambal matah, Kuliner Tradisional Indonesia ini Sajikan dengan Sentuhan Western

Pecinta sambal matah wajib mencoba menu satu ini, snapper sambal matah. Kakap putih disajikan dengan mashed potato sebagai pengganti nasi, bayam, dan kombinasi dua saus tradisional Indonesia dan barat.

Menu dari Paul Restaurant ini memadukan sambal matah dari Bali dengan saus le blanc dari Prancis. Cita rasa dari dua sambal itu berpadu dengan baik.

“Tekstur creamy dari saus la blanc jadi terasa lebih segar dengan sambal matah yang pedas,” jelas Executive Chef Paul Restaurant Guido Schuuring.

Indonesian Herbs & Spicies Roasted Chicken served with Karedok

indonesian herbs and spicies karedok, Kuliner Tradisional Indonesia ini Sajikan dengan Sentuhan Western

Menu fusion lain yang bisa Moms cicipi adalah Indonesian herbs & spicies roasted chicken served with karedok dari AMKC Atelier.

Dari namanya, Moms sudah tahu kan kalau menu ini merupakan menu fusion dari karedok. Karedok yang merupakan salad khas Sunda ini disajikan dengan sentuhan western.

Head Chef AMKC Atelier Saptian Oktaroki mengatakan, menu karedok ini disajikan dengan pomme puree alias mashed potato yang sangat western.

Ada juga sambal belacan dan grilled chicken yang punya rasa Indonesia banget. “Grilled chicken-nya pakai bumbu tradisional, seperti cabai, serai, dan kemangi. Tapi dimasak dengan cara western seperti barbecue,” ungkap Chef Saptian.

Menu fusion tersebut menawarkan sensasi perpaduan cita rasa gurih dari pomme puree, pedas dari grilled chicken dan sambal belacan, dan segar dari karedok.

Gado-Gado Beef Tongue

gado-gado beef tongue, Kuliner Tradisional Indonesia ini Sajikan dengan Sentuhan Western

Nah, menu satu ini memadukan gado-gado yang merupakan salad khas Indonesia dengan lidah sapi panggang ala barat. Sous Chef The Immigrant Dining Room Ahmadi mengatakan, perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa gado-gado yang unik.

“Taste lidah yang gurih memang pas sekali dipadukan dengan gado-gado,” ungkap Chef Ahmadi.

Chef Ahmadi mengatakan, sebetulnya lidah yang disajikan bersama gado-gado dibumbui dengan bumbu tradisional Indonesia. Namun memang dimasak dengan cara western. Jadi, secara tampilan, lidahnya memang lebih kebarat-baratan.

“Lidahnya diungkep terlebih dahulu dengan bumbu kuning seperti masak ayam. Setelah itu di-grilled dengan api kecil,” terang dia.

Itulah empat kuliner tradisional Indonesia yang disajikan dengan sentuhan western. Tertarik mencobanya?


(AND)

Foto: Plaza Indonesia

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.