Home & Living

19 Agustus 2021

4 Jenis tanaman Kuping Gajah dan Cara Merawatnya

Ini beberapa informasi mengenai tanaman kuping gajah yang Moms wajib tahu!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Karla Farhana

Tanaman kuping gajah atau Anthurium crystallinum mungkin bukan sesuatu yang baru. Namun, karena pandemi COVID-19 yang memaksa orang lebih banyak di rumah, telah membuat hobi berkebun dan memelihara tanaman hias menjadi kembali digemari. Tanaman kuping gajah pun juga menjadi salah satu yang paling banyak dikoleksi juga.

Tanaman kuping gajah adalah tanaman yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Ia adalah tanaman yang sangat cantik dengan daun berbentuk hati. Daunnya yang indah berwarna hijau tua atau ungu kemerahan juga memiliki urat putih dalam yang membuatnya semakin menonjol secara visual.

Anthurium crystallinum juga banyak diminati sebagai tanaman luar ruangan di taman tropis, akan tetapi mereka juga merupakan tanaman hias yang cocok untuk diletakkan di dalam ruangan seperti ruang keluarga, teras, atau ruang tamu.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Tanaman Vertical Garden untuk Mempercantik Rumah

Jenis Tanaman Kuping Gajah

Ada beberapa jenis tanaman kuping gajah lain yang juga banyak digemari pecinta tanaman. Berikut beberapa jenisnya:

1. Clarinervium

Anthurium Clarinervium

Foto: plantnet.org

Ini adalah varietas Anthurium yang cukup langka untuk ditemukan, tetapi banyak pecinta tanaman yang tidak lelah untuk berhenti mencarinya. Tanaman jenis ini berasal dari New Mexico dan daun tanaman ini besar dan berbentuk lonjong dengan urat putih seperti crystallinum.

Clarinervium juga merupakan kerabat dekat crystallinum. Keduanya memiliki beberapa kesamaan dalam hal ukuran dan bentuk daun, namun crystallinum menghasilkan buah ungu dan putih sementara sepupunya clarinervium menghasilkan buah seperti jeruk besar dan berair.

2. Magnificum

Anthurium Magnificum

Foto: we-love-aroids.com

Jenis Anthurium eksotis lainnya adalah Anthurium magnificum yang penampilannya juga luar biasa. Tanaman ini berasal dari Kolombia dan secara mengejutkan mekar sepanjang tahun!

3. Superbum

Anthurium Superbum

Foto: thefernseed.com

Berasal dari Ekuador, varietas superbum adalah salah satu jenis tanaman kuping gajah yang cocok untuk dijadikan tanaman hias. Meski daun elips berwarna ungu gelapnya terlihat seperti tanaman dari masa pra-sejarah, namun mereka tetap menakjubkan.

4. Jenmani

Anthurium Jenmani

Foto: pikiran-rakyat.com

Anthurium jenmani adalah jenis tanaman kuping gajah yang mahal dan ia sangat populer di antara pecinta tanaman hias. Ia adalah jenis anthurium yang paling mahal yang pernah terjual dengan harga mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan jenis lainnya ada yang mencapai Rp 70 juta. Anthurium jenis ini jelas memiliki kelebihan pada daunnya yang unik, indah dan bervariasi sehingga Moms mungkin tak akan bosan memandangnya terus.

Baca Juga: 17 Tanaman Hias Dalam Ruangan yang Mudah untuk Dirawat

Karakteristik dan Perawatan Umum untuk Anthurium Crystallinum

Tanaman Kuping Gajah

Foto: idntimes.com

Mengutip artikel dari Rooted Hues, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Moms pahami mengenai karakteristik dari tanaman kuping gajah:

  • Nama Lain: Anthurium Kristal
  • Kebutuhan Cahaya: Membutuhkan cahaya matahari penuh atau yang agak teduh.
  • Suhu: Antara 15 hingga 21 derajat Celsius.
  • Kelembapan: Anthurium tumbuh subur dalam kelembapan tinggi tetapi membutuhkan sirkulasi udara yang memadai. Di iklim kering atau panas, semprotkan daun dengan air tipis-tipis setiap hari.
  • Penyiraman: Selama musim tanam, jaga agar tanah tetap lembab di bagian atas dengan menyiram setiap beberapa hari. Di musim panas, tanaman membutuhkan lebih banyak air daripada musim lainnya dan ia bisa disiram hingga 4 kali seminggu. Namun, dalam kondisi lembab, ia dapat bertahan tanpa air hingga dua minggu.
  • Pertumbuhan dan Ukuran: 0,5 meter setiap 2-5 tahun. Daunnya bisa tumbuh hingga 90 cm.
  • Pemangkasan: Pangkas dari atas ke bawah dan buang daun yang mati atau berubah warna secara teratur.
  • Tanah: Pasir, lumut sphagnum, dan kulit kayu pinus, atau sabut kelapa dicampur dengan lumut gambut adalah media tanam paling ideal.
  • Pupuk: Gunakan pupuk organik slow release di musim semi. Untuk pertumbuhan bunga, pastikan pupuk mengandung fosfor serta nitrogen dan magnesium.
  • Repotting: Diperlukan setiap 2 tahun untuk melakukan repotting atau penataan ulang di pot baru. Paling baik dilakukan di musim semi, musim panas, atau awal musim gugur.
  • Hama: Ia paling sering diserang oleh hama jenis kutu putih, sisik, dan kutu daun. Taburkan mereka dengan sedikit air.
  • Mengandung Racun: Meski daunnya hijau, namun ia bukan sesuatu yang bisa Moms atau hewan peliharaan makan. Semua bagian tanaman ini beracun jika tertelan. Getahnya bisa mengiritasi kulit. Untuk menjaga hewan peliharaan atau anak-anak tetap aman, letakkan tanaman di rak tinggi yang jauh dari jangkauan mereka.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Jenis Tanaman Air untuk Akuarium dan Kolam, Cantik!

Masalah-Masalah Tanaman Kuping Gajah yang Paling Sering Terjadi

Tanaman Kuping Gajah

Foto: myravhouse.com

Ada beberapa masalah yang paling sering dialami oleh tanaman kuping gajah ini, antara lain:

1. Penyakit Jamur

Penyakit jamur adalah masalah paling umum dialami tanaman kuping gajah. Penyakit ini dapat merusak batang dan akar tanaman serta merusak daun. Namun, masalah ini dapat dicegah dengan menghindari penyiraman yang berlebihan. Untuk masalah jamur yang parah, Moms dapat menggunakan fungisida untuk mencegah penyakit menyebar ke seluruh tanaman.

2. Daun Menguning

Kelembaban udara dalam ruangan yang rendah adalah penyebab utama daun berubah cokelat atau kuning. Ini merupakan indikasi bahwa tanaman sedang sekarat. Jika ruangan kurang lembab, sirami tanaman lebih sering.

3. Muncul Daun Cokelat dan Tanda Layu

Saat daun berubah menjadi cokelat, ini bisa menjadi tanda pertama air kelebihan air. Sirami tanaman hanya saat tanah terasa kering. Daun kuning juga mungkin karena sinar matahari langsung. Pastikan tanaman tetap berada di tempat teduh saat sinar matahari terlalu terik.

Baca Juga: 7 Jenis Tanaman Gantung untuk Hiasan Teras Rumah dan Cara Merawatnya

Seperti yang Moms lihat, tanaman kucing gajah tidak memerlukan banyak perawatan selama Moms memberi mereka suhu dalam ruangan yang tepat dan menjauhkan dari hama. Tanaman ini tumbuh subur dalam kondisi lembab, dan jika Moms konsisten dengan pemangkasan dan penyiraman, mereka akan menghasilkan bunga yang indah secara berkala sepanjang tahun!

https://plantophiles.com/plant-care/anthurium-crystallinum/

https://rootedhues.com/blogs/plant-care/anthurium-crystallinum-care-guide

https://www.kompas.com/homey/read/2021/01/28/144800976/8-tanaman-hias-termahal-ada-yang-tembus-rp-18-miliar?page=all

https://www.dekoruma.com/artikel/78781/tanaman-kuping-gajah

https://www.popbela.com/career/inspiration/niken-ari/tanaman-kuping-gajah/3

https://threebouquets.com/blogs/article/ketahui-5-manfaat-tanaman-hias-kuping-gajah-bagi-kesehatan

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait