3-12 bulan

9 November 2021

Moms, Ini 7 Tanda Bayi Dehidrasi yang Harus Diwaspadai!

Bagaimana caranya menangani bayi yang mengalami dehidrasi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Ketika kebutuhan cairan harian bayi tidak tercukupi, maka Moms akan menemui tanda bayi dehidrasi.

Ini karena bayi dan anak-anak cenderung lebih mudah mengalami dehidrasi dibandingkan orang dewasa, karena rentan terhadap:

  • Diare
  • Muntah
  • Demam
  • Berkeringat

Tingkat bahaya bayi dehidrasi bisa ringan dan mudah ditangani, sedang, atau parah hingga bahkan mengancam nyawa.

Apa saja tanda bayi dehidrasi yang bisa Moms kenali? Lalu, bagaimana caranya menangani bayi mulai mengalami dehidrasi?

Yuk, Moms simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Bayi Mencret, Kenali Gejala hingga Cara Mengatasinya untuk Cegah Si Kecil Dehidrasi

Tanda Bayi Dehidrasi yang Harus Diwaspadai

tanda bayi dehidrasi

Foto: Orami Photo Stock

Beberapa tanda bayi dehidrasi sebenarnya tidak sulit untuk dikenali.

Namun, seringkali tanda-tanda tersebut cenderung disepelekan karena dianggap hal yang biasa terjadi pada bayi.

Si kecil bisa dikatakan mengalami dehidrasi saat menunjukkan 1 atau lebih tanda bayi dehidrasi seperti berikut ini:

1. Jumlah Popok Basah Berkurang

Salah satu tanda bayi dehidrasi yang paling mudah Moms kenali yakni jumlah popok bayi basah yang lebih sedikit dari biasanya.

Jika bayi tidak menghasilkan popok basah selama 6-8 jam, kemungkinan ia mengalami dehidrasi.

Bukan hanya itu, air kencing yang lebih sedikit dan berwarna lebih gelap atau berbau lebih menyengat dari biasanya juga menjadi tanda bayi dehidrasi, lho.

Jika hal ini terjadi, sebaiknya segera menghubungi dokter anak jika Si Kecil tidak juga menghasilkan 1 pun popok basah dalam kurun waktu lebih dari 8 jam.

2. Tidak Mengeluarkan Air Mata Saat Menangis

Tahukah Moms, bayi baru lahir yang mengalami dehidrasi biasanya juga menunjukkan tanda dengan tidak mengeluarkan sedikit pun air mata saat menangis.

Bayi lebih sering menangis dari biasanya karena dehidrasi membuatnya rewel dan mudah tersinggung.

Namun saat kondisi dehidrasinya mulai memburuk, air mata akan berhenti diproduksi karena tubuh tidak memiliki cukup cairan.

Jadi, jangan sepelekan tanda bayi dehidrasi ini ya, Moms!

Baca Juga : Bayi Sering Menangis? Redakan dengan Teknik 5S

3. Kurang Aktif

Tanda bayi dehidrasi biasanya bayi akan tampak kurang aktif atau mudah mengantuk dan lesu.

Oleh karena itu, jika Si Kecil terlihat lebih mudah mengantuk dari biasanya atau sulit terjaga, itu bisa jadi pertanda ia sedang mengalami dehidrasi berat.

Sebaiknya segera temui dokter anak agar Si Kecil segera mendapatkan penanganan yang tepat.

4. Ubun-ubunnya Tampak Lebih Cekung

Jika ubun-ubun Si Kecil belum menutup, itu bisa memberikan petunjuk apakah buah hati Moms mengalami tanda bayi dehidrasi.

Menurut NYU Langone Medical Center, saat bayi mengalami dehidrasi, ubun-ubun dan matanya akan tampak cekung.

Saat Moms melihat tanda-tanda ini pada Si Kecil, segera hubungi dokter spesialis anak karena ini bisa jadi menunjukkan indikasi dehidrasi berat yang memerlukan perawatan medis.

Baca Juga: Yuk Moms, Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Rewel saat Ganti Popok

5. Kulit Kering dan Dingin

Kaki dan tangan bayi juga terasa dingin dan meninggalkan bekas saat disentuh bisa menjadi tanda bayi dehidrasi berat.

Untuk memastikan apakah Si Kecil mengalami tanda bayi dehidrasi, cobalah mencubit lembut kulit tangan atau kakinya menggunakan ibu jari dan telunjuk.

Jika kulitnya tetap berada pada posisi seperti terjepit setelah Moms melepaskannya, tandanya Si Kecil mengalami dehidrasi.

6. Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Bayi yang mengalami dehidrasi kulitnya cenderung terasa kering dan dingin saat disentuh. Bibirnya juga akan terlihat lebih kering atau pecah-pecah.

Untuk mengatasinya, Moms bisa coba untuk membasahi bibirnya dengan sedikit air agar tidak bertambah parah.

Bibir pecah-pecah bisa menimbulkan rasa perih jika dibiarkan.

Baca Juga: Dehidrasi Pada Bayi: Ini Penyebab, Tanda, dan Penanganannya

7. Tanda-Tanda Lainnya

Selain 6 tanda bayi dehidrasi di atas, Moms juga perlu melihat tanda-tanda lainnya berikut ini.

Umumnya, tanda-tanda ini juga menunjukkan seberapa parah tingkat dehidrasi bayi.

Melansir National Health Service, ada tingkat dehidrasi bayi beserta tandanya, yaitu:

Dehidrasi Ringan

  • Biasanya bayi mulai rewel karena ia mudah merasa haus
  • Warna urin menjadi lebih gelap daripada biasanya

Dehidrasi Sedang

  • Mulut bayi terlihat kering
  • Bayi tidak buang air kecil selama lebih dari 6 jam
  • Bayi tidak mengeluarkan air mata ketika menangis
  • Bayi mulai terlihat lemas dan malas bergerak
  • Ubun-ubun membesar dan tampak cekung
  • Denyut nadi bayi mulai melemah, dengan angka di bawah normal sekitar 120-140 kali per menit

Dehidrasi Berat

  • Si Kecil akan terlihat semakin sering mengantuk
  • Bayi terlihat selalu lemas seakan tidak memiliki tenaga untuk bermain atau sekadar memberikan reaksi
  • Ubun-ubun besar semakin mencekung
  • Denyut nadi sulit teraba
  • Mata dan mulut bayi terlihat sangat kering
  • Si Kecil sudah sangat jarang buang air kecil
  • Napas bayi terasa pendek dan engap
  • Kulit bayi terasa dingin dan kurang elastis

Baca Juga: Penyebab Muntaber pada Anak dan Cara Mencegah Dehidrasi

Temui dokter anak jika Moms melihat Si Kecil mulai menunjukkan 1 atau lebih tanda bayi dehidrasi seperti yang telah disebutkan di atas.

Memberikan ASI atau susu formula yang lebih banyak dari biasanya juga berguna membantu mengatasi dehidrasi ringan hingga sedang pada Si Kecil.

Moms sudah memastikan kebutuhan cairan Si Kecil terpenuhi dengan baik, belum?

  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/8276-dehydration-and-your-child
  • https://www.healthychildren.org/English/health-issues/injuries-emergencies/Pages/dehydration.aspx
  • https://www.healthline.com/health/baby/dehydration-in-babies#home-remedies
  • https://www.nhs.uk/conditions/dehydration/
  • https://nyulangone.org/conditions/fluid-electrolyte-disorders-in-children/treatments/medical-management-of-fluid-electrolyte-disorders-in-children
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait