Kesehatan

KESEHATAN
19 Maret 2021

8 Tanda Moms Butuh Psikolog, Simak Berikut Ini!

Psikoterapi merupakan salah satu cara mengatasi penyakit mental yang terbaik.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Adeline Wahyu

Psikoterapi atau berkonsultasi dengan psikolog merupakan salah satu cara mengatasi penyakit mental yang terbaik.

Terapi dapat membantu memperbaiki gejala berbagai kondisi kesehatan mental. Saat melakukan terapi dengan psikolog Moms juga akan belajar mengatasi gejala yang mungkin tidak segera merespons pengobatan.

Baca juga: Dampak Buruk Psikologis Anak Akibat Pertengkaran Orangtua

Terapi dengan Psikolog Lebih Baik dari Konsumsi Obat

Terapi psikolog lebih baik dari minum obat

Foto : Orami Photo Stock

Penelitian menunjukkan manfaat terapi bertahan lebih lama daripada pengobatan saja. Obat dapat mengurangi beberapa gejala gangguan kesehatan mental, tetapi terapi mengajarkan keterampilan orang untuk mengatasi gejala mereka sendiri.

Keterampilan ini bertahan setelah terapi berakhir, dan gejala dapat terus membaik, sehingga kecil kemungkinan orang membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Gejala Gangguan Kesehatan Mental

Gejala kesehatan mental

Foto : Orami Photo Stock

Tanda dan gejala gangguan bisa bermacam-macam, tergantung kelainan, keadaan dan faktor lainnya. Gejala penyakit mental dapat memengaruhi emosi, pikiran, dan perilaku.

Statistik terbaru dari National Alliance on Mental Health menunjukkan 1 dari setiap 5 orang dewasa Amerika hidup dengan kondisi kesehatan mental, sementara 1 dari 25 orang dewasa hidup dengan kondisi kesehatan mental yang serius.

Tetapi hanya sekitar 40% orang dengan masalah kesehatan mental yang mendapatkan bantuan dari psikolog atau psikiater. Masalah kesehatan mental yang tidak ditangani seringkali menjadi lebih buruk dan mungkin memiliki efek negatif lainnya.

Seiring berjalannya waktu, masalah kesehatan mental akan memberikan efek buruk terhadap tubuh. Misalnya, etidakmampuan untuk bekerja atau pergi ke sekolah, kesulitan dalam menjalin hubungan atau mengasuh anak, meningkatnya risiko masalah kesehatan, rawat inap dan yang lebih para bunuh diri.

Baca juga: Membentak Anak, Memengaruhi Psikologis dan Kesehatan Otak Sejak Dini

Apa itu Psikoterapi?

psikoterapis baik untuk kesehatan mental

Foto : Orami Photo Stock

Seringkali, orang panik ketika mendengar kata "terapi". Tetapi bertentangan dengan kesalahpahaman umum, psikoterapi tidak hanya untuk mereka yang berjuang dengan penyakit mental.

Hal ini juga dapat bermanfaat bagi siapa saja yang mengalami stres, emosi yang intens, atau transisi kehidupan dan ingin meningkatkan kehidupan mereka.

Psikoterapi merupakan tempat yang aman dan tidak menghakimi untuk curhat tentang pengalaman Moms.

Selain itu, berbicara dengan psikolog juga dapat mengeksplorasi pilihan Moms dan mengembangkan keterampilan untuk menangani berbagai tantangan hidup.

Ada banyak bentuk psikoterapi, sehingga penting untuk mengetahui hasil akhir dari perawatan yang dilakukan.

Melakukan psikoterapi dengan psikolog dapat meningkatkan kepuasan dan fungsi secara keseluruhan. Hal ini juga dapat membantu Moms menjadi lebih sadar akan pola perilaku keseharian dan membantu membuat perubahan yang diperlukan untuk mengelola berbagai situasi kehidupan dengan lebih efisien.

Baca juga: Psikolog Ungkap Perilaku yang Bisa Tingkatkan Keberuntungan, Tertarik Mencobanya?

Tanda Butuh Psikolog

Penting untuk diketahui mengetahi kondisi psikologis bukanlah sesuatu yang aneh. Semakin cepat ditangani, gangguan mental akan lebih cepat sembuh. Bertemu psikolog sebagai tahap awal mengetahui kondisi mental Moms.

The American Psychological Association untuk mempertimbangkan terapi jika Moms memiliki masalah yang menganggu kehidupan sehari-hari. Apalagi kalau masalah tersebut sampai mengganggu kualitas hidup dan pekerjaan Moms.

Lalu, kapan Moms mengetahui waktu yang tepat untuk mendapat perawatan dari psikolog? Berikut tanda Moms membutuhkannya.

1. Overhelm

Tanda butuh psikolog

Foto : Orami Photo Stock

Moms mungkin merasa memiliki terlalu banyak hal untuk dilakukan atau terlalu banyak masalah untuk diatasi. Kondisi ini juga mungkin membuat Moms merasa tidak bisa istirahat atau sulit untuk bernapas.

Stres dan kewalahan dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik yang serius. Jika hal ini terjadi secara terus menerus sebaiknya Moms mulai bertemu dengan psikolog untuk konsultasi.

2. Kelelahan

Kelelahan menjadi tanda butuh psikolog

Foto : Orami Photo Stock

Gejala fisik seperti kelelahan sering kali diakibatkan atau menyertai masalah kesehatan mental. Biasnaya, gejala ini mengindikasikan depresi. Kelelahan dapat menyebabkan Moms tidur lebih dari biasanya atau sulit bangun di pagi hari.

3. Memiliki Rasa Marah dan Benci Berlebihan

Marah dan benci berlebihan merupakan tanda butuh psikolog

Foto : Orami Photo Stock

Setiap orang terkadang merasa marah. Bahkan melampiaskan amarah belum tentu berbahaya.

Mencari dukungan untuk mengatasi perasaan ini mungkin merupakan ide yang baik jika perasaan itu tidak berlalu, sangat ekstrim dibandingkan dengan situasinya, atau jika perasaan itu membuat Moms melakukan tindakan kekerasan atau yang berpotensi membahayakan.

4. Agoraphobia

serangan panik dan serangan cemas

Foto : Orami Photo Stock

Moms yang memiliki gangguan agorafobia takut berada di tempat di mana mereka mungkin mengalami serangan panik atau terjebak. Beberapa orang mungkin tidak dapat meninggalkan rumah mereka.

Baca juga: Ini Faktor Penyebab Bullying pada Anak Menurut Psikolog!

5. Kecemasan yang Berlebihan

Kecemasan yang berlebihan merupakan tanda butuh psikolog

Foto : Orami Photo Stock

Wajar untuk mengkhawatirkan hal-hal dari waktu ke waktu, tetapi ketika kekhawatiran menyita sebagian hidup Moms atau menyebabkan gejala fisik, bertemu psikolog merupakan salah satu cara yang tepat untuk mengatasinya.

6. Apatis

Apatis merupakan gejala kesehatan mental

Foto : Orami Photo Stock

Kehilangan minat pada aktivitas biasa, dunia di sekitar, atau kehidupan secara umum dapat mengindikasikan masalah kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan.

Moms yang mengalami masalah ini sebaiknya segera bertemu dengan psikolog. Karena jika terlalu lama diabaikan, mungkin akan memberikan efek yang lebih negatif.

7. Putus Asa

Putus asa merupakan salah satu ciri gangguan mental

Foto : Orami Photo Stock

Kehilangan harapan atau motivasi, atau perasaan seolah-olah Moms tidak memiliki masa depan, dapat mengindikasikan depresi atau kondisi kesehatan mental lainnya.

Merasa putus asa dari waktu ke waktu, terutama setelah masa sulit, bukanlah hal yang aneh. Tapi jika terus berlanjut, itu bisa mengarah pada pikiran untuk bunuh diri.

8. Menarik Diri dari Kehidupan Sosial

Menarik diri dari kehidupan sosial

Foto : Orami Photo Stock

Banyak orang merasa lebih baik ketika mereka bisa menghabiskan setidaknya beberapa waktu sendirian. Moms yang memiiliki sifat introvert mungkin membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyendiri daripada orang lain.

Tetapi jika Moms merasa tertekan di sekitar orang lain atau takut berada di dekat orang lain, terapi dapat membantu Anda memahami dan mengatasi perasaan tersebut.

Baca juga: Tips Terapkan Disiplin Positif pada Anak Usia Dini Tanpa Kekerasan Menurut Psikolog

Manfaat Melakukan Perawatan dengan Psikolog

Manfaat melakukan terapi dengan psikolog

Foto : Orami Photo Stock

Moms mungkin akan berpikir ulang saat akan berkunjung ke psikolog. Karena masih banyak orang yang menganggap hal ini terasa tabu dan berpikiran negatif.

Padahal berkonsultasi dengan psikolog dan melakukan psikoterapi memiliki banyak manfaat untuk tubuh lho Moms. Yuk simak penjelasannya berikut.

1. Semakin Dalam Mengenal Diri Sendiri

Psikolog akan mendengarkan cerita dan membantu Moms mengaitkan masalah satu sama lain. Biasanya para psikoteraspis akan menawarkan panduan atau rekomendasi jika Moms merasa tersesat, tetapi mereka tidak memberi tahu apa yang harus dilakukan.

Biasanya mereka akan meminta Moms untuk melakukan apa yang nyaman bagi diri sendiri. Hal ini sangat membantu Moms saat mengalami gangguan kesehatan mental.

2. Membantu Mencapai Tujuan

Jika Moms merasa ragu akan sesuatu, sebuah konsultasi dengan psikolog dapat membantu Moms mengambil keputusan. Selain itu, Moms juga dapat dibantu untuk menentukan sebuah langkah yang realistis dalam mencapai sebuah tujuan.

3. Membuat Hubungan Semakin Memuaskan

Selain memberikan manfaat terhadap diri sendiri, konsultasi dengan psikolog juga bisa membantu dalam sebuah hubungan. Karena sebuah psikoterpis dapat membuat Moms lebih mudah mengatasi masalah dalam sebuah hubungan. Tidak heran kalau banyak pasangan yang akan melakukan psikoterapis saat mengalami kesulitan.

Biasanya, hal ini dipicu dengan kesulitan mempercayai pasangan Moms sendiri.

Baca juga: 4 Tanda Anak Perlu Segera Diajak Bertemu Dengan Psikolog

4.Meningkatkan Kesehatan Tubuh

Selain kesehatan mental, psikoterapis juga dapat membantu fisik Moms agar lebih sehat. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa ada hubungan antara kesehatan pikiran dan tubuh.

Masalah kesehatan mental yang tidak ditangani dapat memengaruhi kesehatan fisik. Di sisi lain, orang yang memiliki kesehatan emosional yang baik mungkin lebih mampu menghadapi masalah kesehatan fisik yang muncul.

5.Memperbaiki Kualitas Hidup

Melakuan psikoterapis dapat membantu Moms menjalani hidup yang lebih baik. Karena salah satu manfaat konsultasi dengan psikolog adalah memperbaiki kualitas hidup Moms.

Jika Moms merasa ada sesuatu yang mengganjal dalam hidup, bisa mencoba untuk melakukan psikoterapis. Biasanya, psikolog akan memberikan saran yang realistis untuk mengatasi masalah Moms.

Baca juga: Mengenal Play Therapy, Terapi Bermain untuk Mengatasi Masalah Psikologis Anak

Biaya Konsultasi Psikolog

Biaya konsultasi psikolog

Foto : Orami Photo Stock

Salah satu kendala Moms enggan pergi ke psikolog adalah biaya yang cukup mahal. Kebanyakan biaya konsultasi ini dihitung per sesi (sekitar 45 menit hingga 1 jam). Jika Moms melebihi sesi yang ditentukan, biasanya akan dikenakan biaya tambahan.

Biaya yang dikenakan oleh seorang psikolog sudah termasuk dengan biaya terapi kepada pasien. Terapi yang dilakukan juga berbagai macam, tergantung dari penyakit yang diderita oleh pasien.

Di Jakarta, biaya konsultasi berkisar antara Rp.250 ribu hingga Rp.1,5 juta untuk setiap sesi. Jika dirasa terlalu mahal, Moms bisa memanfaatkan layanan BPJS untuk mendapatkan konsultasi mengenai kesehatan jiwa Moms.

Selain itu, saat ini juga banyak psikolog yang sudah membuka sesi gratis melalui media sosial. Hanya saja, jumlah pesertanya mungkin akan terbatas dan tidak dilakukan secara intensif.

Baca juga: Psikolog Anak Jelaskan Tips Menenangkan Tantrum Anak Saat Demam

Moms, demikian penjelasan mengenai tanda butuh psikolog, manfaat konsultasi dengan psikolog dan juga biayanya. Semoga bermanfaat ya Moms.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait