Parenting Islami

6 Agustus 2021

Makna Tasamuh dalam Agama Islam, Subhanallah!

Tasamuh merupakan sikap tenggang rasa atau toleransi pada sesama
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Toleransi atau sikap menghargai sesama manusia merupakan sikap yang penting untuk dilakukan oleh setiap orang. Tidak hanya diajarkan dalam pendidikan formal, agama Islam juga mengajarkan hal ini yang disebut dengan tasamuh.

Baik orang dewasa maupun anak-anak, perlu memiliki sikap tasamuh dalam berhubungan dengan orang lain. Maka, sudah sebaiknya bagi para orang tua untuk mengajarkan perihal tasamuh pada Si Kecil.

Untuk mempermudah Moms dan Dads dalam menjelaskannya pada anak, simak penjelasan lengkap mengenai tasamuh menurut pandangan Islam berikut ini.

Baca Juga: 3 Serial dan Film Kartun Yang Mengajarkan Anak Tentang Agama Islam

Pengertian Tasamuh

pengertian tasamuh

Foto: Orami Photo Stock

Dalam jurnal yang diterbitkan dalam laman UIN Sultan Syarif Kasim, tasamuh adalah bentuk (mubalaghah) dari “samaha” yang dalam bahasa Indonesia biasa diartikan “tenggang rasa” atau dalam istilah disebut toleransi.

Praktisnya, tasamuh adalah mudah dalam berinteraksi, fleksibel, berperilaku enteng tidak menyulitkan.

Istilah “tasamuh” mulai populer pada fase-fase akhir abad yang lalu, oleh para cendikiawan muslim istilah ini dipakai untuk mengungkapkan satu sikap di mana seorang muslim tidak merasa terbebani dengan keadaan keberagamaan orang lain atau orang lain yang berbeda agama, tidak fanatik (berlebihan).

Dalam bahasa Arab arti tasamuh adalah "sama-sama berlaku baik, lemah lembut, dan saling pemaaf."

Dalam pengertian istilah umum, tasamuh adalah "sikap akhlak terpuji dalam pergaulan, di mana terdapat rasa saling menghargai antara sesama manusia dalam batas-batas yang digariskan oleh ajaran Islam".

Sementara menurut bahasa berarti tenggang rasa, sedangkan menurut istilah tasamuh berarti menghargai sesama.

Baca Juga: 3+ Macam-macam Najis dalam Islam dan Cara Membersihkannya, Catat!

Tasamuh dalam Agama Islam

tasamuh dalam islam

Foto: Orami Photo Stock

Tasamuh dalam Islam lahir dari reformasi pemikiran dan kemuliaan budi pekerti yang sudah melekat kuat sejak diangkatnya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul. Oleh karena itu, Islam menjadikannya sebagai salah satu landasan pranata sosialnya.

Tasamuh mengarah kepada sikap terbuka dan mau mengakui adanya berbagai macam perbedaan, baik dari sisi suku bangsa, warna kulit, bahasa, adat-istiadat, budaya, bahasa, serta agama.

Landasan dasar pemikiran ini adalah firman Allah SWT dalam Alquran surat al-Hujurat ayat 13 yang artinya:

"Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal."

Terdapat pula dalil lainnya yang menerangkan tentang tasamuh dalam agama Islam. Masih dalam Alquran surat Al-Hujurat, tepatnya pada ayat 10 yang artinya:

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat."

Dalam Alquran Surat Al-Maidah ayat 8 Allah SWT juga berfirman:

"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

Jadi, sudah sangat jelas bahwa agama Islam menganjurkan setiap umat-Nya untuk selalu menghargai sesama karena setiap manusia adalah saudara.

Baca Juga: 11+ Tips Membangun Keluarga Harmonis menurut Islam, Yuk Amalkan!

Cara Mengajarkan Anak Bersikap Tasamuh

cara mengajarkan anak tasamuh

Foto: Orami Photo Stock

Setelah memahami tasamuh dari penjelasan sebelumnya, Moms dan Dads bisa langsung mengajarkannya pada anak-anak. Adapun beberapa cara untuk mengajarkan anak untuk bersikap tasamuh, yakni:

1. Menghormati Orang Lain

Cara mengajarkan anak untuk bersikap tasamuh ialah memberi pemahaman pada mereka agar dapat menghormati orang lain.

Misalnya, ketika memiliki tetangga atau teman dengan agama yang berbeda. Katakan pada Si Kecil bahwa hal itu bukanlah masalah atau menjadi alasan untuk tidak memiliki hubungan baik dengan mereka.

Biarkan orang lain yang memiliki agama berbeda menjalani keyakinannya sendiri. Sebagaimana dalam Alquran surat Al-Kafirun ayat 6 yang artinya: "Untukmu agamamu, dan untukku agamaku."

Dengan demikian, sangat jelas bahwa umat Islam dianjurkan untuk menghormati orang lain atau toleransi dalam agama.

2. Tidak Membenci Orang Lain Meski Ada Perbedaan

Dalam menghormati atau menghargai orang lain juga berlaku pada semua hal, tidak hanya perihal perbedaan agama. Maka, jelaskan pada anak bahwa semua orang tidaklah sama sehingga terciptalah perbedaan.

Misalnya, adanya perbedaan pendapat dalam musyawarah. Ajarkan anak untuk tidak membenci perbedaan. Sebaliknya, beri mereka pemahaman bahwa perbedaan merupakan keanekaragaman yang bisa diterima.

Hadist dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah ucapan yang paling dusta. Dan janganlah kalian saling mendiamkan, janganlah suka mencari-cari kesalahan, saling mendengki, saling membelakangi, serta saling membenci. Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara." (HR Bukhari).

3. Ingatlah Bahwa Setiap Orang Membutuhkan Orang Lain

Selain itu, cara lain yang bisa orang tua lakukan dalam menanamkan sikap tasamuh pada anak ialah dengan menjelaskan pada mereka bahwa setiap manusia pasti membutuhkan orang lain.

Jadi, bersikaplah dengan baik terhadap sesama. Hargai dan hormati pula setiap orang di sekitar karena kita tidak tahu kapan akan membutuhkan mereka.

Jangan sekali-kali menyakiti karena bisa menyebabkan perpecahan. Jalinlah hubungan yang baik dan damai dengan siapa saja, meski berbeda dengan kita.

Moms dan Dads bisa mengajarkan anak bersikap baik seperti ini mulai dari lingkungan terdekat, seperti teman sebaya atau tetangga di rumah.

Itulah penjelasan mengenai tasamuh, beserta dalil, dan cara mengajarkannya pada anak-anak.

Tasamuh atau sikap toleransi ini memiliki banyak manfaat, seperti menciptakan kehidupan yang harmonis dan memperkuat persaudaraan sehingga hubungan sosial antar sesama berjalan dengan baik.

Selain itu, tasamuh juga akan membantu kita dalam menjaga norma agama, sosial, hingga adat-istiadat.

  • http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/toleransi/article/view/2477/1538#
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait