3-12 bulan

3-12 BULAN
27 Juli 2020

Teether untuk Bayi, Amankah?

Perhatikan label sebelum membeli teether untuk bayi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Memasuki usia 6 bulan, Moms harus bersiap. Si Kecil sudah mulai tumbuh gigi. Menurut American Academy of Pediatrics, periode tumbuh gigi ini akan terus berlangsung hingga 3 tahun. Beberapa anak mungkin sudah akan memiliki gigi lengkap pada usia 2 tahun.

Tantangan yang dialami Moms saat Si Kecil mulai tumbuh gigi adalah menjadi sasaran untuk digigit. Untuk meminimalisirnya, Moms biasanya memberikan teether untuk bayi.

Banyak Moms yang memutuskan untuk membeli teether aman untuk bayi dengan label ‘tidak beracun’ atau ‘bebas BPA’ untuk menjaga keamanan Si Kecil.

Tetapi sebuah studi baru menunjukkan teether mereka mungkin tidak 100 persen bebas dari bahan kimia berbahaya.

Padahal, regulator AS telah melarang atau membatasi penggunaan bahan kimia plastik Bisphenol-A (BPA), paraben dan antimikroba pada beberapa produk yang digunakan bayi dan anak-anak.

Karena pada tingkat tertentu dianggap menyebabkan perubahan hormon yang dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Baca Juga: 4 Fakta Tentang Tumbuh Gigi Pada Bayi, Moms Sudah Tahu?

Fokus pada Pengganggu Endokrin

Apakah Teether Benar-Benar Aman untuk Bayi -1.jpg

Foto: overstock.com

Dilansir CBS News, penulis studi Kurunthachalam Kannan mengatakan bahwa dia dan rekannya ingin mempelajari lebih lanjut tentang teether karena banyak orang tua yang bergantung pada teether.

“Kami menguji 59 teether, termasuk model padat, model gel dan diisi air, untuk mencari 26 bahan kimia yang berpotensi mengganggu endokrin,” kata dia.

Pengganggu endokrin adalah bahan kimia yang dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh dan berpotensi menyebabkan perkembangan, reproduksi, neurologis dan sistem kekebalan tubuh serta masalah kesehatan lainnya.

“Kami ingin melihat bahan kimia di gigi bayi sebagai salah satu sumber paparan, karena sekarang teether miliki berbagai bentuk. Teether gel dan teether berisi air memiliki pengawet di dalamnya seperti paraben, yang dapat mempengaruhi sistem endokrin,” jelas Kurunthachalam yang juga seorang ilmuwan peneliti di Departemen Kesehatan Negara Bagian New York dan Sekolah Kesehatan Masyarakat di Universitas Negeri New York di Albany.

Baca Juga: Mengatasi Bayi Rewel di Malam Hari Akibat Tumbuh Gigi

Hasil dari Penelitian

Apakah Teether Benar-Benar Aman untuk Bayi -2.jpg

Foto: iplaybaby.com

Untuk mensimulasikan mainan di mulut bayi, para ilmuwan menempatkan teether di dalam air selama satu jam dan menemukan bahwa BPA, paraben dan antimikroba yang berbeda termasuk triclosan dan triclocarban, tercuci ke dalam air dari sebagian besar teether.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Chemical Society's Environmental Science and Technology tersebut, menemukan bahwa BPA dan bahan kimia lainnya bahkan terlepas dari merek yang berlabel ‘Bebas BPA’ atau ‘Tidak Beracun’.

“Hampir 90 persen teether yang kami beli dilabeli sebagai bebas BPA, tetapi kami menemukan BPA di hampir setiap produk dan sebagian besar diberi label sebagai tidak beracun. Kami menemukan lebih dari 15 hingga 20 bahan kimia beracun di semua teether,” tambahnya.

Tingkat yang diukur lebih rendah dari batas peraturan saat ini untuk produk lain. Tetapi batas-batas itu tidak ditetapkan secara khusus untuk bayi dan tidak memperhitungkan akumulasi bahan kimia yang mungkin dialami bayi dari waktu ke waktu dan dari berbagai produk.

Sebagai seorang ilmuwan dan orang tua, Kurunthachalam mengatakan temuan itu mengganggu. “Tidak seperti mainan yang hanya mengekspos kulit bayi, produk ini masuk ke mulut bayi dan itulah sebabnya paparan adalah masalah yang serius,” jelasnya.

Tahukah Anda bahwa bayi Anda lahir dengan set gigi lengkap yang terletak di bawah gusinya? Pada tahun pertama mereka, gigi bayi ini perlahan keluar, biasanya antara 6 dan 12 bulan.

Bayi Anda merasa sangat tidak nyaman selama proses ini dan teether tumbuh gigi dapat memberikan kelegaan yang sangat dibutuhkan.

Pertimbangan sebelum Membeli Teether Aman untuk Bayi

Apakah Teether Benar-Benar Aman untuk Bayi -3.jpg

Foto: amazon.com

Karena bayi akan terus-menerus mengunyah teether dan menelan air liur yang telah bersentuhan dengannya, Moms harus membeli teether yang jauh dari bahan kimia yang berpotensi berbahaya.

Baca dengan cermat label kemasan untuk melihat bahan apa yang digunakan dalam pembuatannya.

Beberapa teether untuk bayi berbahan plastik memiliki tekstur lembut karena penggunaan ftalat. Lainnya mengandung wewangian yang dapat menyebabkan iritasi. Untuk opsi hypoallergenic, cincin silikon bisa menjadi pilihan bijak.

Namun, pilih teether yang tidak berisi air, karena akan menimbulkan bahaya keracunan jika tidak sengaja tertelan bayi. Selain itu, jangan memilih teether yang memiliki hiasan kecil.

Karena seiring waktu dan seringnya digunakan, ditakutkan hiasan tersebut akan terlepas dan membuat bayi tersedak.

Baca Juga: Manfaat Teether untuk Pertumbuhan Gigi Bayi

AAP Tidak Merekomendasikan Pemberian Gel

Apakah Teether Benar-Benar Aman untuk Bayi -4.jpg

Foto: nourishedlife.com

Food and Drug Administration (FDA) melarang Moms untuk memberikan obat berbentuk gel untuk mengobati rasa sakit gigi bayi yang sedang tumbuh gigi, karena bahan lidocaine yang digunakan dalam beberapa produk dapat berbahaya.

Jika tidak sengaja tertelan apalagi dalam jumlah yang banyak, bahan tersebutakan megakibatkan bayi kejang, cedera otak, masalah jantung, hingga kematian. FDA meninjau 22 laporan reaksi serius, termasuk kematian pada bayi dan anak-anak berusia 5 bulan hingga 3,5 tahun yang diberi larutan lidocaine 2 persen oral untuk pengobatan nyeri mulut, termasuk tumbuh gigi, atau yang secara tidak sengaja menelan larutan tersebut.

American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan pemberian resep obat penghilang rasa sakit yang mengandung lidocaine atau benzocaine pada gusi bayi.

Produk-produk ini sebenarnya tidak akan berdampak pada bayi karena mereka keluar dari mulut bayi dalam beberapa menit.

Tips Memilih Teether Aman untuk Bayi

teether bayi

Foto: Orami Photo Stock

Ketika bayi mulai tumbuh gigi, tidak mudah bagi mereka atau orang tua mereka yang sering merasa kewalahan. Nah, itulah gunanya teether. Untuk membantu Si Kecil meredakan sakit saat tumbuh gigi. Bingung memilih teether yang aman? Yuk simak tips memilih teether untuk bayi di bawah ini.

1. Tekstur

Tips memilih teether untuk bayi yang pertama adalah perhatikan teksturnya. Mungkin perlu beberapa hari atau bahkan beberapa minggu untuk gigi tumbuh. Teether bertekstur untuk dikunyah akan memijat gusi Si Kecil dan bahkan dapat membantu gigi keluar lebih cepat.

Baca Juga: Manfaat Teether untuk Pertumbuhan Gigi Bayi

2. Pegangan Mudah untuk Jari-jari Kecil Bayi

Tips memilih teether untuk bayi yang pertama adalah pilih yang mudah dipegang. Beberapa bayi menderita sakit tumbuh gigi saat mereka masih sangat kecil. Penting bagi mereka untuk dapat mengambil tangan mereka sendiri.

Moms harus memilih teether dengan pegangan tipis sehingga tangan kecil mereka dapat dengan mudah digenggam. Kalau tidak, mereka malah akan kesal dengan teether yang sulit dipegang.

3. Pilih Ukuran yang Tepat

Tips memilih teether untuk bayi yang pertama adalah pilih ukuran yang tepat. Pastikan bagian kunyah dari teether cukup kecil untuk masuk ke mulut bayi atau ia mungkin tidak mendapatkan tindakan menenangkan yang mereka butuhkan.

4. Pilih yang Bisa Didinginkan

Tips memilih teether untuk bayi yang pertama adalah pilih yang bisa didinginkan. Beberapa gigi dapat dimasukkan ke dalam lemari es untuk menenangkan gusi yang bengkak ketika bayi meletakkan mainan di mulut mereka.

Ini bisa menjadi cara untuk memberikan kelegaan tambahan dengan 'membekukan' gusi untuk memberi bayi sedikit istirahat dari rasa sakit pada bayi.

5. Pilih yang Empuk

Tips memilih teether untuk bayi yang pertama adalah pilih yang empuk. Ketika bayi mulai tumbuh gigi, mereka belum gesit secara fisik. Inilah sebabnya mengapa teether lunak sangat ideal untuk mencegah cedera saat bayi memegang dan bermain dengan mainan.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Ini Tips Memilih Teether yang Aman untuk Bayi

Memberikan teether untuk bayi memang akan mengurangi gatal saat tumbuh gigi. Jadi, tetap pantau Si Kecil saat menggunakannya. Pilih juga teether yang aman untuk Si Kecil ya Moms.

Artikel Terkait