Fashion & Beauty

18 Mei 2021

Risih dengan Rambut di Daerah Tertentu? Coba Simak Jenis Waxing dan Manfaatnya!

Ketahui ragam jenisnya agar tak salah pilih, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms ingin menghilangkan bulu yang tidak diinginkan? Waxing bisa jadi salah satu cara yang tepat. Apa saja jenis dan manfaatnya? Kita cek satu persatu, yuk!

Bagi sebagian wanita, waxing sudah menjadi rutinitas bulanan yang tidak boleh terlewatkan.

Waxing adalah metode yang dilakukan untuk menghilangkan rambut yang tidak diinginkan secara semi permanen. Teknik ini mencabut rambut dari akar dan membutuhkan waktu 3 hingga 8 minggu untuk rambut baru tumbuh.

Tidak seperti teknik penghilangan rambut lainnya seperti threading, waxing bisa dilakukan di hampir semua bagian tubuh termasuk lengan, ketiak, punggung, alis, perut, wajah, dan kaki.

Jika dilakukan secara rutin, maka ada kemungkinan rambut akan hilang secara permanen.

Dalam sebuah jurnal Wayne State University, teknik waxing merupakan perilaku yang dianggap wajar oleh banyak wanita di Amerika Serikat.

Bahkan sebuah literatur menunjukkan bahwa menghilangkan bulu tubuh adalah komponen utama dari norma-norma masyarakat.

Penelitian ini dilakukan kepada 303 mahasiswi dari Wayne State University menyelesaikan kuesioner yang menanyakan tentang kebiasaan waxing, hasilnya sebanyak 96% atau sebesar 291 responden melakukan waxing, sementara 4% responden tidak melakukannya.

Waxing memang bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Tapi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan sebelum melakukannya, seperti:

  • Panjang rambut setidaknya sekitar 6 cm.
  • Lilin yang dioleskan harus menutupi akar rambut.
  • Hindari penggunaan lotion karena dapat menyebabkan kulit sensitif atau iritasi.
  • Orang yang menjalani pengobatan harus menghindari waxing, karena produk dapat menyebabkan pengelupasan cepat pada kulit yang menyebabkan koreng.
  • Harus ada jeda 24 jam setelah bercukur sebelum berjemur karena kulit masih sensitif.

Baca Juga: Metode Menghilangkan Bulu, Apa Bedanya Waxing, Mencukur, dan IPL?

Jenis-jenis Waxing

Untuk menghilangkan rambut-rambut yang tidak diinginkan, waxing memiliki beberapa jenis yang bisa dipilih.

Buat Moms yang baru ingin melalukan waxing dan takut bingung jika diminta memilih berbagai jenis waxing yang ada di salon, yuk sama-sama kenali berbagai jenis waxing berikut ini!

1. Soft Wax

Soft waxing

Foto: Freepik.com

Jenis waxing berdasarkan teksturnya yang pertama adalah soft wax, atau yang juga biasa disebut dengan strip wax.

Metode dari soft wax atau strip wax adalah dengan mengoleskan lilin hangat secara tipis-tipis di atas lapisan kulit. Biasanya, soft wax sering dilakukan pada area tubuh seperti lengan dan kaki.

Lilin hangat dioleskan dengan menggunakan tongkat kayu atau roller, lalu lilin tadi ditutup dengan menggunakan selembar kain atau kertas kemudian ditarik ke arah yang berlawanan dengan tumbuhnya rambut.

Meskipun dikenal dengan nama soft wax, metode ini lebih sakit dilakukan dibandingkan dengan hard wax.

Pada metode soft wax dibutuhkan strip wax untuk menghilangkan lilin dan rambut dari kulit. Hal ini dapat membuat kulit menjadi merah dan teriritasi setelahnya, karena lapisan atas kulit dan folikel rambut telah dihilangkan.

Untuk itu metode ini hanya boleh dilakukan sekali saja setiap periode pada area tubuh yang sama, serta dilakukan pada bagian kulit yang tidak terlalu sensitif seperti punggung, kaki, maupun tangan.

2. Hard Wax

Selanjutnya ada hard wax. Dari namanya, Moms mungkin berpikir kalau metode ini akan menimbulkan sakit dan membuat kulit memerah.

Padahal nyatanya tidak lho, justru metode ini bisa dibilang cukup aman terutama untuk yang mempunyai kulit sensitif.

Metode hard waxing dilakukan dengan mengoleskan lilin secara tebal di atas lapisan kulit yang ingin dihilangkan rambut atau bulunya. Lalu, lilin didiamkan sampai mengeras sebelum akhirnya dicabut dari kulit secara perlahan.

Mengutip dari Healthline, untuk bagian kulit sensitif seperti ketiak dan area kewanitaan hard waxing adalah pilihan yang tepat, karena hard wax menempel pada rambut dan bukan pada kulit, sehingga tidak merusak kulit saat proses pencabutan dilakukan.

3. Fruit Wax

Fruit waxing

Foto: Freepik.com

Fruit wax memiliki metode yang sama dengan hard wax, hanya saya lilin yang digunakan diberi tambahan ekstrak buah-buahan, seperti aneka jenis buah beri dan plum.

Efeknya, lilin yang digunakan untuk waxing mengandung tambahan antioksidan yang baik untuk kulit.

Dalam jurnal Antioxidants in dermatology, menjelaskan bahwa kulit merupakan tempat terjadinya berbagai reaksi oksidatif. Oleh karena itu, kulit sangat membutuhkan antioksidan untuk membantu melindungi permukaan kulit dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas dan lingkungan, seperti sinar ultraviolet dan polusi udara.

Dengan manfaat tambahan ini, harga perawatan fruit wax biasanya lebih mahal dibandingkan dengan soft wax ataupun hard wax.

Baca Juga: Cari Tahu Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Baik dan Sehat

4. Sugar Wax

Jenis waxing berdasarkan tekstur selanjutnya adalah sugar wax. Sugar wax biasanya terbuat dari gula, lemon, dan air panas, atau bisa juga ditambahkan dengan madu.

Kelebihan dari waxing ini adalah mudah dibuat dan tidak menimbulkan efek samping karena terbuat dari bahan-bahan alami.

Cara kerja dari sugar wax yaitu gula dapat menarik akar rambut keluar dari kulit.

Sugar wax juga tidak menempel pada kulit sehingga tidak menimbulkan iritasi kulit.

5. Bikini Wax

Bikini waxing

Foto: Freepik.com

Bikini wax adalah metode pencabutan rambut atau bulu-bulu di area intim wanita.

Disebut bikini wax karena bertujuan untuk menghilangkan rambut pada area intim sehingga tidak nampak saat menggunakan bikini. Prosedur bikini wax biasanya menggunakan metode soft wax agar bulu-bulu halus juga tercabut.

Ada beberapa jenis bikini wax yang terkenal, di antaranya adalah classic bikini wax, brazilian wax, french wax, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Ini 4 Tips Waxing yang Perlu Diketahui, Kulit Jadi Mulus dan Terawat

Manfaat Waxing

Banyak wanita yang masih belum menyadari manfaat waxing dan enggan melakukannya karena rasa sakit yang dibayangkan.

Padahal metode ini sangat bagus untuk menghilangkan bulu dengan cepat, terjangkau dan aman. Bagi Moms yang masih ragu untuk mencoba waxing, berikut adalah beberapa manfaatnya.

1. Mengontrol Hirsutisme

Waxing mengatasi hirsutisme

Foto: Freepik.com

Manfaat waxing yang pertama adalah dapat mencegah hirsutisme. Hirsutisme adalah pertumbuhan rambut secara berlebihan pada tubuh wanita.

Semua wanita pasti memiliki rambut di tubuhnya, tetapi ada sebagian wanita yang memiliki rambut tumbuh lebih lebat dibandingkan wanita pada umumnya. Hal ini tentu dapat mengganggu penampilan bagi beberapa wanita.

Hormon androgen merupakan penyebab utama tumbuhnya bulu di tubuh. Para dokter menyebutkan bahwa androgen sebagai hormon pria, meskipun wanita sebenarnya juga memproduksi hormon ini dalam jumlah yang lebih sedikit.

Ketika tubuh wanita memproduksi terlalu banyak androgen, rambut tumbuh lebih banyak daripada biasanya.

Beberapa kondisi medis dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak androgen.

Salah satunya adalah sindrom ovarium polikistik (PCOS) yang merupakan kelainan hormonal. PCOS adalah penyebab paling umum dari rambut tubuh berlebih pada wanita.

PCOS adalah ketidakseimbangan hormon yang menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak androgen. Menurut sebuah studi tahun 2012 di jurnal American Family Physician, PCOS menyumbang 72 hingga 82 persen kasus hirsutisme pada wanita.

Beberapa penyebab hirsutisme lainnya adalah:

  • Hiperplasia adrenal, kelainan yang mempengaruhi produksi hormon steroid
  • Hiperandrogenemia idiopatik, suatu kondisi di mana tubuh memproduksi terlalu banyak androgen
  • Tumor yang melepaskan hormon tambahan
  • Gangguan tiroid yang mempengaruhi kadar hormon

Baca Juga: Benarkah Bulu Kemaluan Lebat Membuat Hubungan Intim Semakin Nikmat?

2. Mencegah Bulu Cepat Tumbuh

Manfaat waxing yang paling populer adalah bulu tidak tumbuh kembali dalam waktu cepat jika dibandingkan dengan dicukur.

Waxing bekerja dengan cara menghilangkan bulu dari akarnya, sedangkan mencukur bulu hanya dipotong mendekati permukaan kulit. Dengan mencukur, bulu akan kembali tumbuh dalam waktu 2-3 hari.

Selain itu, dengan waxing hasilnya kulit tampak sangat halus, tidak ada area yang tertinggal setelah mandi atau area yang terlewat. Bulu biasanya tumbuh dalam waktu 3-4 minggu setelah pencabutan.

3. Regenerasi Bulu Lebih Baik

Bulu lebih halus setelah waxing

Foto: Freepik.com

Waxing adalah metode menghilangkan rambut di folikelnya. Ini berarti ketika rambut beregenerasi dan tumbuh kembali, rambut akan tumbuh dengan ujung yang meruncing halus.

Dengan ujung yang lebih halus dan tidak kusut, artinya bahkan saat menunggu pencabutan berikutnya, kulit Moms tidak akan terasa berbulu seperti setelah bercukur.

Seiring waktu, dengan waxing juga mungkin dapat menghentikan pertumbuhan rambut atau bulu yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Threading, Waxing, Sulam Alis, Mana yang Lebih Baik?

4. Eksfoliasi Kulit Mati

Metode waxing sudah seperti metode pengelupasan sel kulit mati pada kulit. Penumpukan sel kulit mati dan kotoran di kulit dapat menyebabkan jerawat, kulit kusam dan kulit tampak kering.

Waxing juga dapat sekaligus melakukan eksfoliasi pada kulit, hasilnya adalah area tubuh yang dicabut menjadi lebih halus, cerah, bersih dan segar.

Perlu diingat, memiliki bulu di tubuh manusia adalah normal dan tidak perlu merasa malu jika memilikinya. Kalau Moms dan Dads lebih suka metode apa untuk menghilangkan bulu?

  • https://www.healthline.com/health/soft-wax-vs-hard-wax#hard-wax
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5514576/
  • https://www.womenshealthmag.com/beauty/a21966867/bikini-wax-types/
  • https://secretspa.co.uk/benefits-of-waxing/
  • https://www.vogue.in/content/how-to-choose-from-the-different-types-of-wax-for-hair-removal
  • https://www.paulinadelosreyes.com.au/what-is-waxing/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/323540
  • https://digitalcommons.wayne.edu/oa_dissertations/112/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait