Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Health | Mar 11, 2019

Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit yang Membuat Selma Blair Nyaris Lumpuh

Bagikan


selma blair

Perhelatan paling bergengsi dalam dunia perfilman, Oscar 2019 baru saja digelar. Selain para pemenang, yang tak kalah mencuri perhatian adalah penampilan para selebriti yang hadir, salah satunya Selma Blair.

Selain karena gaunnya yang cantik, Selma Blair yang hadir dengan menggunakan tongkat juga membuat banyak orang bertanya tentang kondisinya.

Bukan untuk gaya atau menarik perhatian semata, Selma ternyata menggunakan tongkat karena mengalami masalah kesehatan. Pemain film "Hellboy" itu ternyata didiagnosis menderita multiple sclerosis pada Oktober 2018.

Lantas, seperti apa multiple scleriosis yang konon membuat Selma nyaris lumpuh? Yuk simak ulasannya di bawah ini Moms!

Apa Itu Multiple Sclerosis?

multiple sclerosis

Foto: Medicalnewstoday.com

Multiple sclerosis atau MS adalah penyakit jangka panjang yang dapat memengaruhi otak, sumsum tulang belakang, dan saraf optik di mata. Penyakit ini dapat menyebabkan masalah pada penglihatan, keseimbangan, kontrol otot, dan fungsi dasar tubuh lainnya.

Efeknya seringkali berbeda untuk setiap orang. Ada yang memiliki gejala ringan dan tidak memerlukan perawatan. Namun ada juga yang sampai susah untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga: Mengenal Brittle Bone Disease, Penyakit Tulang Langka Pada Balita

Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang bahan berlemak yang disebut myelin yang membungkus serat saraf untuk melindunginya. Tanpa kulit luar ini, saraf menjadi rusak dan jaringan parut dapat terbentuk.

Kerusakan berarti otak tidak dapat mengirim sinyal melalui tubuh dengan benar. Saraf juga tidak berfungsi sebagaimana mestinya untuk membantu bergerak dan merasakan.

Akibatnya, tubuh mungkin memiliki gejala seperti kesulitan berjalan, merasa lelah, kelemahan atau kejang otot, penglihatan kabur, mati rasa, kesemutan, masalah seksual, rasa sakit hingga depresi.

Penyebab Multiple Sclerosis

multiple sclerosis

Foto: Mssociety.org.uk

Hingga saat ini memang belum ada penyebab pasti dari penyakit ini. Namun, ada banyak hal yang membuat penyakit ini lebih mungkin terjadi. Selain perokok, orang dengan gen tertentu juga mungkin memiliki peluang lebih tinggi untuk mendapatkannya.

Baca Juga: Waspada! Ini 6 Penyakit Menular Seksual yang Harus Diketahui dan Dihindari!

Beberapa orang mungkin mendapatkan serangan penyakit ini setelah mengalami infeksi virus, seperti virus Epstein-Barr atau human herpesvirus 6 yang membuat sistem kekebalan tubuh mereka berhenti bekerja secara normal.

Infeksi dapat memicu penyakit atau menyebabkan kekambuhan. Para ilmuwan sedang mempelajari hubungan antara virus dan MS, tetapi mereka belum memiliki jawaban yang jelas.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin D, yang bisa didapatkan dari sinar matahari, dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melindungi dari MS.

Penanganan Multiple Sclerosis

multiple sclerosis

Foto: Oxfordmail.co.uk

Adam Kaplin, MD, PhD, asisten profesor psikiatri dan ilmu perilaku di departemen psikiatri dan neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins di Baltimore, mengatakan bahwa perawatan fisik tidak cukup untuk mengatasi penyakit ini. Diperlukan juga perawatan psikologi.

“Memperlakukan dan mengelola depresi pada orang dengan multiple sclerosis (MS) sama pentingnya dengan mengobati dan mengelola gejala lain dari penyakit sistem saraf pusat ini, seperti kelemahan dan mati rasa,” kata Kaplin.

Memang bukan hal yang mudah menghadapi penyakit ini, terlebih jika kita tak mendapatkan dukungan dari orang terdekat. "Jika Anda menderita MS, Anda tidak akan mengobati depresi untuk diri sendiri, maka lakukan untuk pasangan dan anak-anak," jelas Kaplin.

Itulah sebabnya dengan perawatan yang tepat, depresi dapat diatasi dan penderita dapat kembali menjalani kehidupan yang penuh semangat.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.