Tren

1 Agustus 2017

Ternyata, 5 Pengeluaran Sepele Ini Paling Menguras Kantong

Kelihatannya murah meriah, ternyata bisa bikin kantong bolong juga!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (fitria.rahmadianti)
Disunting oleh (fitria.rahmadianti)

Tanggal masih menunjukkan pertengahan bulan, tapi dompet sudah terlihat menipis. Apalagi tanggal gajian masih dua minggu lagi. Jika ini terjadi tak cuma sekali, berarti ada yang salah dengan cara Mama mengelola uang. Sebenarnya mudah saja menghindari membelanjakan uang dalam jumlah besar, tapi justru yang paling menguras kantong adalah pengeluaran kecil yang kadang dianggap sepele.

Menjaga keuangan tetap stabil ternyata tidak mudah. Belum lagi jika menghitung biaya bersosialisasi yang harus dikeluarkan, ditambah dana darurat jika ada kebutuhan mendesak. Yang juga sulit yaitu melacak kemana uang dialirkan. Padahal catatan keuangan merupakan langkah menuju kondisi finansial yang mapan. Tapi jika terus terjadi pailit, bisa jadi pengeluaran di bawah ini yang paling menguras ATM:

  1. Terlalu Baik Hati

Sikap baik hati memang diperlukan dalam kehidupan yang serba sosial, tapi tidak dengan terlalu baik hati. Sikap ini harus disesuaikan porsinya. Membayari bon minuman atau makanan kawan memang tak salah, lagipula mereka adalah teman. Namun imbasnya, isi dompet akan cepat terkuras. Kebiasaan baik ini seharusnya dilakukan sesekali saja, bukan tiap kali.

Baca juga: 5 Cara Hitu Menagih Hutang ke Teman
  1. Selalu Membeli Makanan di Luar

Bagaimanapun, memasak akan lebih menghemat pengeluaran. Contoh mudah, sekali makan paling tidak menghabiskan biaya sekitar Rp 20.000. Bayangkan jika jumlah itu dikali dua, dan dikali 30 hari. Padahal, biaya membeli makan sekali bisa digunakan membeli bahan makanan yang bisa dipakai untuk makan dua kali sehari. Cobalah!

  1. Sering Membeli Minuman Botolan

Harganya memang tidak mahal, tapi justru karena murah itu jadi tidak ada pertimbangan apapun saat membelinya. Masalahnya, hal ini bisa jadi kebiasaan. Sebaiknya mulai kurangi membeli minuman dalam kemasan dan bawa sendiri botol minum Mama.

  1. Tidak Mencatat Pengeluaran

Untuk mencapai kondisi mapan secara finansial, langkah utama yang harus dilakukan adalah membuat catatan pemasukan dan pengeluaran. Catatan semacam ini bisa dimaksudkan sebagai reminder tentang seberapa banyak uang yang masuk dan keluar. Idealnya, pengeluaran sekecil apapun harus dicatat dengan maksud sebagai bahan referensi.

  1. Kebiasaan Membeli Secangkir Kopi

Harga secangkir kopi memang masih terjangkau. Tapi sesekali, coba jumlahkan harga secangkir kopi yang Mama minum tiap pagi dalam satu bulan. Hasilnya akan terasa signifikan secara finansial. Belum lagi jika acara minum kopi dilakukan di kafe, pasti pengeluaran akan lebih meningkat. Kalau Mama ingin tetap menikmati kopi, cobalah bawa dari rumah.

Daftar pengeluaran di atas kebanyakan tidak terlalu diperhatikan, bahkan disepelekan. Tapi hasilnya akan luar biasa berpengaruh pada kondisi finansial bulanan Mama. Kebiasaan di atas tidak harus dihilangkan, tapi lebih ke caranya yang diubah. Daripada harus beli jadi, akan lebih hemat jika bikin sendiri.

Menurut Mama, kebiasaan apa lagi yang menguras kantong?

(RIA)

Produk Rekomendasi

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait