Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Balita | Apr 23, 2018

Ternyata Balita Bisa Stress Juga! Coba 4 Cara Ini Untuk Mengatasinya

Bagikan


Belum banyak yang tahu kalau kasus balita stress juga bisa terjadi. Banyak orang dewasa merasa iri saat melihat balita bermain dengan ceria, karena hidupnya begitu bahagia dan tanpa beban. Faktanya, ada penelitian yang mengatakan bahwa 10-20% balita rentan menderita stress. Wah, kok bisa, ya?

Balita stress disebabkan karena respon si kecil masih sangat sensitif terhadap segala hal yang terjadi di dalam lingkungannya, seperti rindu teman bermain atau takut dengan gelap. Supaya Moms tidak ikutan cemas dan panik melihat balita stress, yuk, lihat 4 alasan dan cara mengatasi balita stress!

  1. Bantu Anak Melawan Rasa Takutnya

Foto: gazettenet.com

Apapun rasa takut yang dirasakan anak, meskipun mungkin tampak tidak masuk akal bagi Moms, bila dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan balita stress berkepanjangan. Bantu dan semangati balita untuk berani menghadapi rasa takut, dengan mengingatkan kalau Moms akan selalu ada untuk menemani dan menjaganya.

Bila anak merasa takut pada suatu hal, dengarkan alasannya, lalu ajak diskusi untuk mencari solusi bersama yang menyenangkan bagi si kecil. Cara ini lumayan ampuh untuk membiasakan anak berpikir kritis dan tidak lari dari rasa takut. Dua kecakapan hidup yang akan berguna untuk menghindari stress sampai tua nanti.

  1. Tidak Apa Bila Tak Sempurna

Foto: rd.com

Orang tua mana yang tidak ingin balita kecilnya tumbuh pintar di sekolah, bisa main musik, pandai dalam olahraga, rajin beribadah, dan sukses dalam pergaulan? Sayangnya, banyak juga orang tua yang lupa bahwa menuntut terlalu banyak dan memberikan beban berat di usianya yang masih kecil bisa membuat balita stress dan tertekan.

Hati-hati ya Moms, ekspektasi orang tua yang berlebihan adalah salah satu sumber stress yang paling mempengaruhi balita. Selalu ingat bahwa pada usianya, balita masih butuh bermain dan menjelajahi lingkungannya dengan bebas, jadi biarkan balita belajar dengan kecepatannya sendiri.

Moms tetap bisa menyemangati dan mendorong si kecil dengan menanamkan prinsip bahwa yang terpenting adalah proses dan kerja keras, bukan hasil akhir yang sempurna.

Baca Juga: Judika dan Duma Riris Bebaskan Anak Tentukan Masa Depannya

 

  1. Fokus Pada Sisi Positif

Foto: d1xenuxjgcz4dx.cloudfront.net

Bukan hanya orang dewasa yang bisa merasa pesimis. Ternyata balita juga bisa, lho. Apalagi jika tak ada orang yang menyemangatinya, bisa dipastikan si kecil akan mudah terkena stress. Untuk menghindarinya, Moms bisa membuat fokus anak beralih pada perilaku dan nilai positif yang dimiliki si kecil dengan memberikan pujian, agar ia merasa percaya diri dengan kemampuannya.

  1. Bantu Anak Mengutarakan Perasaan

Foto: simpleimageresizer.com

Jangankan balita, orang dewasa yang merasa tidak dimengerti ketika sedang mengungkapkan perasaan juga pasti akan merasa stress. Sejak umur dua tahun, Moms sudah bisa mulai mengajarkan pada si kecil cara mengenali perasaan serta bagaimana mengekspresikannya dengan sehat.

Gunakan permainan, lagu, serta contoh nyata lain untuk membangun kecerdasan emosional si kecil. Bukan hanya untuk mengekspresikan perasaannya sendiri tapi juga mengenali perasaan dan emosi orang lain. Dengan begini, stress jadi tidak gampang mampir pada balita.

Perhatikan perilaku balita yang tidak biasa sebagai tanda stress, ya, Moms. Misalnya, bila anak mulai sering tantrum tanpa alasan atau malah menjadi sangat pendiam. Bagaimana pengalaman Moms menghadapi balita stress?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.