Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Nov 11, 2018

Ternyata, Bayi yang Lebih Mirip dengan Ayah Lebih Sehat Lho!

Bagikan



Saat bayi baru lahir, pertanyaan yang paling sering diajukan oleh setiap orang adalah, "Mirip ayah atau ibunya?".

Tentu bagi orang tua, mirip Moms atau Dads sebenarnya tidak masalah, asal si Kecil lahir dengan selamat dan sehat.

Namun ternyata, kemiripan bayi dengan salah satu orang tua berpengaruh pada kesehatannya lho, Moms!

Bayi baru lahir yang mirip dengan ayahnya, menurut studi yang dilakukan beberapa waktu lalu, akan lebih sehat pada usia satu tahun, sebagaimana dikutip dari Daily Mail.

Bayi yang wajahnya mirip dengan sang ayah juga cenderung terhindar dari penyakit asma lho, Moms. Jika Si Kecil harus dirawat di rumah sakit pun, maka anak tidak akan membutuhkan waktu lama menginap di rumah sakit.

Baca Juga : 6 Hal Lucu yang Ayah Lakukan Ketika Ditinggal Sendiri Bersama Anak

Ternyata, ini disebabkan karena sang ayah akan lebih percaya diri melihat Si Kecil mirip dengannya dan merasa yakin bahwa Si Kecil benar-benar darah dagingnya.

Hal ini akan membuat ayah lebih perhatian pada anak dan sebisa mungkin menghindarkan anak dari sumber dan bahaya.

Menurut Professor Solomon Ploachek dari Binghamton Universty, New York, ayah memiliki peran penting dalam membesarkan anak dan kesehatan sang buah hati.

"Penjelasan utamanya adalah semakin sering ayah mengunjungi anaknya, memungkinkan waktu parental yang lebih besar untuk memberi perawatan dan pengawasan untuk mengumpulkan informasi tentang kebutuhan kesehatan dan ekonomi anak," ujar Professor Polachek.

Menurut Professor Polachek, kesehatan bayi akan lebih meningkat jika lebih banyak upaya yang dilakukan oleh ayah.

Moms dapat mendorong Dads untuk lebih sering terlibat dalam kelas pengasuhan anak maupun edukasi mengenai kesehatan Si Kecil.

Pola asuh yang positif juga mencukup interaksi sosial, seperti membaca dan bermain dengan anak-anak. Dads juga bisa mengerjakan tugas-tugas lainnya, seperti mengganti popok Si Kecil.

Oleh karena itu, mulailah libatkan Dads dalam mengurus Si Kecil ya, Moms!

(CAR)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.