Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Perkembangan Anak | Jan 22, 2018

Ternyata Ini 4 Manfaat Sifat Humoris Pada Anak

Bagikan



Ahli perkembangan anak yang mempelajari humor mengatakan, masa kecil yang penuh tawa dan kesenangan, memiliki manfaat yang akan bertahan seumur hidup.

“Selera humor menawarkan manfaat yang besar dalam hidup. Itu merupakan cara terbaik yang bisa dimiliki seseorang saat menghadapi masa-masa sulit,” kata Lawrence J. Cohen, psikolog sekaligus pengarang buku Playful Parenting.

Apa sajakah manfaat untuk anak yang memiliki sifat humoris?

Lebih Supel

manfaat anak humoris, anak mudah bergaul dan supel, anak lebih supel

Lawrence menambahkan, anak-anak yang humoris cenderung memiliki persahabatan yang kuat.

Robert R. Provine, pengarang buku Laughter: A Scientific Investigation sekaligus profesor psikologi di University of Maryland mengatakan, humor merupakan unsur penting dari ikatan sosial.

Bisa dikatakan, humor merupakan cara ‘canggih’ yang bisa menciptakan tawa. Menandakan bahwa anak terhubung dengan lawan bicaranya.

Anak paham bahwa melemparkan lelucon bisa menarik perhatian orang lain. Sebab, setelahnya, banyak orang tertawa dan bahagia. “Humor merupakan status sosial bagi anak,” ujar Ronit Baras, International Parenting and Life Coach.

Anak-anak yang melemparkan lelucon cenderung lebih diterima di lingkungan sosialnya dan memiliki persahabatan yang kuat. Dengan humornya, anak menciptakan atmosfir yang mendukung komunikasi – kemampuan yang membuat orang lain semakin menyukai mereka.

Lebih Tahan Banting

anak tahan banting, anak dengans elera humor, anak tertawa, anak humoris

Dr. Paul McGhee, Presiden The Laughter Remedy yang sudah meneliti kaitan antara humor dan kebahagiaan selama puluhan tahun mengatakan, anak-anak yang memiliki selera humor yang baik, cenderung lebih tahan banting.

Mereka mudah bahagia dan optimis sehingga lebih percaya diri. Sifat ini pula lah yang membuat mereka mengatasi hambatan di masa kecilnya seperti saat harus pindah ke kota baru atau saat di-bully temannya.

Pada beberapa penelitian mengenai kecerdasan emosional, humor diketahui efektif untuk menangani emosi dan membangun sikap positif.

Lebih Sehat

anak sehat, anak humoris

Selera humor yang baik tidak hanya memberikan manfaat dari segi sosial dan emosional saja, tapi juga untuk kesehatan fisik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang sering tertawa lebih sehat dibanding yang tidak. Kekebalan tubuhnya meningkat sehingga jarang sakit.

Baca Juga : Ternyata Tertawa Bisa Membuat Balita Tambah Pintar!

Lalu, bagaimana caranya agar Moms bisa mendidik anak menjadi anak yang humoris? Beberapa ahli perkembangan anak percaya bahwa sifat humoris bisa diajarkan pada anak.

Menurut dr. Paul, caranya bisa dilakukan secara bertahap. “Kuncinya adalah mencontohkan humor sesuai dengan umur anak. Cobalah tertawa bersama saat mereka melemparkan lelucon,” katanya. Namun, sebaiknya orangtua memberikan panduan agar lelucon si kecil tidak menyinggung hati orang lain.

Mengajarkan sifat humoris ini bisa dilakukan bersama dengan anggota keluarga lainnya. Misalnya, dengan saling melempar kalimat lucu, bermain games dan menonton film komedi bersama.

Mama juga bisa menciptakan tradisi keluarga yang lucu dan unik seperti menempelkan sendok di hidung atau mengenakan piama bermotif sama.

“Humor membuat rumah jadi lebih menyenangkan. Itu membantu anak lebih rileks, percaya diri, dan semakin dekat dengan Anda,” kata Paula Spencer, ibu dari empat anak dan pengarang buku Momfidence! An Oreo Never Killed Anybody and Other Secrets of Happier Parenting.

Sepeti yang para peneliti katakan, tertawa itu menular. Ketika anak tertawa terbahak-bahak, pasti Mama akan merasakannya juga.

(GLW)

Sumber : kidshealth.org, babycenter.com, news.com.au, ronitbaras.com

Foto: Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.