Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Mar 16, 2018

Ternyata Ini 8 Penyebab Bersendawa, Tak Hanya Karena Kebanyakan Makan Lho

Bagikan


Semua orang pasti pernah bersendawa, dan merupakan hal yang wajar. Menurut Rebecca Tsang, MD, MPH, seorang ahli gastroenterologi di NorthShore University Healthy System di Evanston, Illionis, sendawa adalah hal yang wajar.

Meski kadang mengganggu kenyamanan dan bahkan juga memalukan jika didengar orang lain, tapi menurut Dr. Tsang, bersendawa bukan penyakit serius, kecuali sendawa disertai gejala lainnya.

Lalu, apa saja penyebab sendawa?

1. Makan Berlebihan

Makanan enak berpotensi mengganggu pencernaan, dalam arti Moms bisa makan melebihi kapasitas pencernaan Moms.

Orang dewasa normal dapat dengan nyaman mengonsumsi 1 sampai 1,5 liter makanan dan cairan dalam makanan.

Jika Moms makan lebih banyak, perut Moms akan mengembang untuk mengakomodasinya. Bagi kebanyakan orang, kapasitas maksimalnya maksimal 3 atau 4 liter. Itu sekitar satu galon makanan!

"Saat Anda makan lebih banyak, Anda meningkatkan tekanan di perut Anda," jelas Dr. Tsang. "Gas di perut Anda tidak memiliki tempat untuk keluar, sehingga dia naik ke kerongkongan dan kemudian keluar dari mulut Anda."

2. Makan Sayuran Tertentu

Makanan-bahkan yang sehat sekalipun-menghasilkan gas selama berada di dalam pencernaan. Gula, tepung, dan makanan berserat bisa membuat Moms banyak bersendawa.

Sendawa Moms akan berbau sangat busuk jika Moms mengonsumsi makanan dengan senyawa yang mengandung belerang, seperti bawang merah, brokoli. Termasuk telur, daging, ikan dan bawang putih.

3. Makan Terlalu Cepat

Saat makan makan Moms akan menelan udara. Namun jika Moms makan terlalu cepat atau makan dan mengobrol pada saat bersamaan, Moms bisa menelan lebih banyak udara daripada biasanya.

Hal tersebut membuat Moms banyak bersendawa, ujar dokter dan penulis buku Reverse Gut Diseases Naturally, Michelle Honda, PhD.

4. Minum Soda

Jika Moms memiliki kebiasaan minuman bersoda atau yang mengeluarkan gelembung, seperti bir, Moms mungkin akan bersendawa.

Baca Juga : Sering Kentut dan Bersendawa, Hati-Hati Terkena Penyakit Ini!

5. Menghirup Udara

Saat Moms makan dengan perlahan, Moms bisa menelan banyak udara. Istilah medis untuk jenis kembung dan bersendawa adalah aerophagia.

Banyak hal yang bisa jadi penyebabnya, seperti mengisap permen keras, mengunyah permen karet, merokok, atau malah mengalami hiperventilasi karena kecemasan.

Penderita sleep apnea yang memakai CPAP juga dapat mengalami aerophagia sebagai efek samping.

Menurut Honda, bau busuk yang keluar dari mulut saat bersendawa itu tidak berbahaya. Meski begitu, bersendawa berlebihan bisa menandakan adanya masalah pencernaan.

Misalnya, orang yang intoleran laktosa mengalami kesulitan mencerna laktosa, sejenis gula dalam susu dan produk susu lainnya. Laktosa yang tidak tercerna bergerak langsung ke usus besar pada orang-orang ini, di mana bakteri bisa keluar dan menghasilkan gas yang menyebabkan bersendawa, kentut, dan kembung.

6. Iritasi Usus Besar

Jika Moms bersendawa bersama gejala lainnya seperti kembung, sakit perut, dan konstipasi atau diare (atau keduanya), bisa jadi Moms mengalami sindrom iritasi usus besar (IBS).

Gangguan kronis ini menyerang lebih banyak wanita daripada pria. Umumnya dikarenakan seringnya Moms menahan buang gas atau kentut.

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan online di Journal of Neurogastroenterology and Motility menemukan bahwa sendawa berulang juga merupakan gejala yang sering terjadi. Bicaralah dengan dokter Moms jika Moms memiliki gejala yang sedang berlangsung.

7. Gangguan Refluks Asam Lambung (GERD)

Saat bersendawa dibarengi dengan mual, bisa jadi Moms mengalami refluks asam lambung atau GERD. Refluks terjadi saat isi perut kembali masuk ke kerongkongan.

Gejala umum lainnya termasuk nyeri menelan, nyeri di bagian atas perut atau dada, suara serak, dan merasa seperti ada sumbatan di tenggorokan.

Kebiasaan seperti minum kopi berlebihan setiap harinya bisa memperburuk refluks dan bersendawa. Menurut Honda, hal ini terjadi karena keasaman pada kopi mengiritasi cincin otot yang seharusnya mengencangkan untuk mencegah cairan perut memasuki kerongkongan.

Jika Moms mengalami hal ini, Moms bisa mencoba membatasi kafein, alkohol, dan makanan pedas dan berlemak, serta makan beberapa makanan lebih kecil daripada sarapan besar, makan siang, dan makan malam untuk melihat apakah gejala Moms membaik.

8. Gejala Gastritis

Sendawa juga bisa menjadi gejala dari jenis masalah perut yang disebut gastritis-radang lapisan lambung - terutama jika Moms juga mengalami sakit perut bagian atas, mual atau muntah, gangguan pencernaan, atau kehilangan nafsu makan.

Banyak hal yang bisa mengiritasi lapisan perut Moms, termasuk infeksi, terlalu banyak alkohol, makanan pedas, merokok, dan penggunaan obat penghilang rasa sakit antiinflamasi nonsteroid jangka panjang. 

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.