Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Anak | Aug 14, 2018

Tidak Selalu Nasi, Ini 4 Kriteria Bekal Sekolah yang Sehat untuk Anak

Bagikan


Tidak Selalu Nasi, Ini 4 Kriteria Bekal Sekolah yang Sehat untuk Anak

Usia 5 hingga 11 tahun adalah usia anak sekolah dimana mereka sangat membutuhkan asupan gizi yang seimbang.

Sayangnya, menurut data dari Kemenkes di tahun 2009, pada usia 5 hingga 11 tahun, pertumbuhan anak cenderung menetap dan lambat.

Kondisi ini jelas berbeda dengan ketika anak berusia 1 hingga 10 tahun dimana kenaikan berat badan ideal bisa meningkat 2-3 kilogram per tahun.

Perubahan ini biasanya terjadi karena perubahan nafsu makan anak dan jenis asupan yang ia konsumsi sehari-hari. 

Itulah sebabnya anak-anak di usia sekolah yang berada dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan asupan gizi seimbang untuk menunjang tumbuh kembang dan mendukung kegiatannya.

Baca Juga : Anak Sulit Konsentrasi di Sekolah? Ini Kebiasaan yang Baik untuk Melatih Daya Ingat

Yang dimaksud konsumsi gizi seimbang setiap hari tentunya jika memenuhi syarat piramida makanan yang terdiri dari asupan karbohidrat sebanyak 3-4 porsi, sayur 3-4 porsi, buah 2-3 porsi, protein dan lemak sebanyak 2-3 porsi.

Selain itu, dalam menu harian wajib membatasi gula, garam, dan minyak. Takaran yang disarankan adalah maksimal 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, dan 5 sendok makan minyak.

Baca Juga : 7 Inspirasi Bekal Sehat dan Lezat untuk Si Kecil

Mengapa Penting Bawa Bekal ke Sekolah?

Tapi, sadarkah Moms jika rata-rata anak sekolah berada di luar rumah sekitar 12 jam sejak mereka berangkat hingga pulang lagi.

Nah, Moms jika sudah begitu siapa yang akan mengawasi makanan dan minuman yang dikonsumsi Si Kecil? Apalagi jika mereka sudah punya uang jajan, tentu kita jadi khawatir apakah ia mengonsumsi asupan bernutrisi selama berkegiatan di sekolah?

Untuk itu, membawa bekal dari rumah sangatlah penting dan dianjurkan.

“Manfaat dari bekal sekolah sehat adalah dapat mengontrol asupan anak, menyediakan kebutuhan gizi sesuai kebutuhan anak, meningkatkan energi dan performa anak di kelas, menjamin kebersihan makanan anak dan lebih higienis,” ujar Spesialis Gizi Klinik, dr. Dian Permatasari MGizi SpGK dalam konferensi pers bersama Minute Maid Nutriforce di Jakarta beberapa waktu lalu.  

Baca Juga : Bagaimana Panduan Membuat Bekal untuk Anak?

Lalu kenapa bekal sekolah menjadi amat penting untuk disiapkan? Berikut adalah alasannya:

  1. Anak belum punya pengetahuan yang cukup untuk memilih makanan yang sehat untuk dirinya
  2. Anak sekolah dalam masa pertumbuhan, mereka butuh asupan nutrisi optimal untuk menunjang tumbuh kembang
  3. Belum semua sekolah memiliki kantin sehat atau program yang menyediakan makanan sehat sesuai kebutuhan anak

Baca Juga : Manfaat Membawa Bekal Makan Siang

Tidak Selalu Harus Nasi

Sayangnya, masih banyak orang tua yang menganggap sumber energi untuk anak dalam keseharian hanya berasal dari menu karbohidrat paling populer yaitu nasi. Padahal, ini adalah informasi yang salah.

“Anak belum makan kalo belum makan nasi adalah info salah kaprah. Kalau anak suka mie, roti, pasta itu sudah termasuk karbohidrat. Jadi, jangan melulu nasi karena anak bisa saja menolak makan karena bosan,” kata dr. Dian.

Maka perlu diketahui bahwa pembagian porsi makanan yang benar adalah terdiri dari 3 komponen:

  1. Buah dan sayur dengan porsi 50%

Serat yang terkandung didalamnya akan memperlama rasa kenyang, melancarkan pencernaan, dan membantu menurunkan kadar kolesterol serta gula darah.

Sedangkan Vitamin A, B kompleks, C, D, E, K dan mineral (zat besi, zink, kalsium, magnesium, dan lainnya) berfungsi membantu metabolisme tubuh, membantu penyembuhan luka, dan meningkatkan sistem imun tubuh.

  1. Karbohidrat dengan porsi 25%

Sebagai sumber energi utama, terdiri dari karbohidrat kompleks berupa jagung, nasi, mie, roti, biskuit, umbi-umbian. Sedangkan karbohidrat sederha bisa terdapat dalam madu, camilan dan minuman manis

  1. Protein dan lemak dengan porsi 25%

Baik protein nabati maupun hewani bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan mengatur metabolisme tubuh.

Sedangkan lemak juga memiliki fungsi serupa ditambah dapat membentuk hormon.

Baca Juga : Yuk Membuatkan Makanan Bekal Bersama Si Kecil

Kriteria Bekal Sekolah yang Sehat

Nah, sekarang sudah tahu, kan, Moms betapa pentingnya gizi seimbang dalam asupan makanan Si Kecil sehari-hari.

Namun, dalam menyiapkan bekal sekolah, ketahui juga kriteria yang sehat seperti berikut ini:

  1. Memenuhi komposisi gizi seimbang supaya pertumbuhannya baik (protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral)
  2. Harus bersih
  3. Sesuai dengan jadwal makan anak
  4. Menu praktis dan mudah disiapkan

Jika masih bingung, Moms bisa mencobanya dalam sajian menu berikut.

Makan pagi bisa diawali dengan roti atau nasi goreng. Kemudian 2 jam sebelum makan siang diisi dengan camilan seperti buah atau sereal.

Lalu saat makan siang dengan porsi nasi, sayur, lauk pauk lengkap disertai buah-buahan. Jelang sore berikan kembali camilan sehat.

Saat makan malam kembali sajikan menu dengan porsi lengkap. Dan ditutup dengan segelas susu. Jangan lupa untuk biasakan minum air putih 6 hingga 8 gelas per hari, ya, Moms.

Selamat mencoba!

(ARH)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.