Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Persiapan Melahirkan | Dec 27, 2017

Tips Agar Cepat Melahirkan: Lakukan 5 Aktivitas Ini

Bagikan


 

Bagi Moms yang akan melahirkan normal untuk pertama kalinya, mencoba membayangkan sensasi dalam tubuh Moms saat proses melahirkan adalah hal biasa yang paling sering dipikirkan oleh kebanyakan orang melahirkan.

Persalinan dan kelahiran adalah sesuatu yang tidak dapat dipikirkan bahkan oleh ibu melahirkan kecuali Moms mengalaminya sendiri. Namun Moms tentu berpikir bahwa mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi persalinan agar proses melahirkan lancar dan normal tanpa jahitan adalah ide bagus.

Menurut pendapat para ahli, wanita hamil yang tetap bugar cenderung mengalami proses melahirkan lebih singkat. Kebugaran meningkatkan daya tahan tubuh, dan Moms lebih mampu menjalani proses melahirkan sehingga persalinan lancar, dan akhirnya kecil kemungkinan Moms membutuhkan intervensi medis.

Selain menjaga asupan nutrisi, Moms juga sebaiknya tetap aktif bergerak dan melakukan aktivitas rutin sehari-hari. Berjalan kaki di pagi hari, disertai gerak badan ringan, teknik pernapasan dan peregangan otot akan membantu memudahkan proses melahirkan agar persalinan lancar.

Jika Moms sudah mengalami kontraksi, berjalan kaki adalah cara bagus untuk mendorong kontraksi terus berlanjut. Berjalan membantu memindahkan bayi ke panggul, dan gravitasi memberikan tekanan pada leher rahim, yang dapat melunakkannya atau membantu membukanya. Berjalan adalah cara paling aman dan mudah bagi ibu melahirkan agar persalinan lancar.

Selain itu, ada beberapa tips agar Moms cepat melahirkan normal dan sebisa mungkin tanpa jahitan:

1. Senam ibu hamil

Mempersiapkan diri untuk proses melahirkan dan melatih beberapa gerakan sebelum menghadapi momen terpenting bagi setiap ibu melahirkan akan menolong Moms merasa lebih tenang, sehingga persalinan akan lancar dan bahkan bisa melahirkan normal tanpa jahitan. Moms bisa mengikuti kelas latihan prenatal untuk kelompok kecil selama kehamilan sesuai petunjuk dokter atau bidan.

Nah, dalam kelas latihan prenatal ini diajarkan gerakan senam ibu hamil untuk melenturkan daerah uterus, memperkuat otot-otot dasar panggul (pelvic), diskusi seputar kehamilan dan persalinan, simulasi proses kelahiran, dan membantu kontraksi rahim agar lebih efektif serta membantu proses melahirkan agar persalinan lancar. Lakukan senam ibu hamil secara rutin di bawah bimbingan instruktur ahli.

2. Posisi jongkok

Posisi ini sangat membantu melahirkan lancar karena membuka panggul dan meningkatkan tekanan pada bagian bawah perut sehingga kepala janin terdorong ke luar. Tetapi posisi jongkok ini sangat melelahkan, sehingga Moms harus sering melakukannya selama kehamilan dan terutama masa-masa menjelang persalinan. Posisi jongkok selama kehamilan akan memperkuat otot-otot paha, perut, dan meningkatkan elastisitas jalan lahir hingga 20-30%.

Tahukah Moms? Mengepel lantai dengan tangan dalam posisi jongkok juga dapat membantu melahirkan normal, lho. Jika Moms rajin melakukannya maka niscaya bisa menghilangkan perkiraan panggul sempit dan mengurangi berbagai hambatan dan rasa sakit selama proses melahirkan.

Saat mengepel dengan posisi jongkok, lakukan gerakan menungging dengan posisi kedua kaki ditekuk, tangan dalam posisi tegak lurus, telapak tangan dan lutut menempel di permukaan lantai. Kemudian angkat pinggang dan panggul ke arah atas, tundukkan kepala, tahan sambil menghitung sampai hitungan kedelapan. Setelah itu angkat kepala dan gerakkan kain pel dengan tangan untuk membersihkan lantai.

Namun, Moms harus tetap berhati-hati mengepel lantai karena lantai bisa saja licin dan Moms bisa jatuh atau terpeleset sehingga berisiko membahayakan janin, menimbulkan pendarahan, dan berbagai komplikasi kehamilan. Apalagi bila Moms punya keluhan sakit pinggang atau punggung. Wah, bisa berbahaya! Sebaiknya lakukan latihan jongkok ringan dengan bantuan palang kayu atau besi, kursi, meja, pegangan tangga, dan sebagainya. Lakukan secara rutin, ya, Moms.

3. Latihan Kegel

Otot-otot dasar panggul membantu menjaga dan mendukung elastisitas organ panggul, yakni rahim, kandung kemih, dan usus. Jika Moms melatih menguatkannya dengan latihan Kegel, maka penderitaan pada masa-masa akhir kehamilan seperti wasir dan kebocoran urin akan lebih ringan. Latihan Kegel juga membantu proses melahirkan agar persalinan lancar.

Bagaimana cara melakukannya? Cobalah menahan kencing ketika sedang duduk di toilet atau di mana saja dan kapan saja tanpa mengencangkan otot perut, pantat, atau paha. Ketika Moms berhasil memulai dan menghentikan buang air kecil atau merasakan otot vagina mengencang, itu berarti Moms menggunakan otot dasar panggul, otot-otot yang harus mengendur selama latihan Kegel.

Moms dapat melakukan latihan Kegel dengan dua cara, baik dengan menahan atau dengan cepat mengendurkan otot dasar panggul. Untuk melakukan gerakan Kegel lambat, kencangkan otot dasar panggul dan tahan selama 3 sampai 10 detik. Kemudian rileks dan ulangi hingga 10 kali. Untuk melakukan latihan Kegel cepat, kencangkan dengan cepat dan kendurkan otot panggul 25 sampai 50 kali. Rileks selama 5 detik dan ulangi gerakan hingga empat kali.

4. Pernafasan dengan yoga

Salah satu aktivitas yang menyenangkan dan memberikan manfaat untuk persiapan persalinan adalah latihan yoga. Yoga biasanya termasuk dalam gerakan senam ibu hamil, yang berfungsi membantu pernapasan dan meredakan ketegangan agar ibu melahirkan lebih rileks dalam mempersiapkan diri menjelang persalinan.

Latihan pernapasan dalam yoga bisa menenangkan Moms untuk mengatasi rasa sakit saat proses melahirkan sehingga Moms bisa melahirkan normal tanpa jahitan, serta memicu sistem saraf yang memperlancar pembukaan dan peregangan dinding vagina.

5. Berhubungan suami istri

Berhubungan intim dengan pasangan pada minggu-minggu akhir menjelang persalinan dapat menstimulasi produksi hormon oksitosin yang merangsang kontraksi. Selain itu, cairan sperma suami juga dapat membantu melenturkan dan melebarkan leher rahim. Namun Moms tetap harus berhati-hati saat berhubungan intim dan lakukan dengan posisi senyaman mungkin dengan risiko minimal. Posisi yang dianjurkan adalah woman on top.

 

Pernahkah Moms melahirkan normal? Apakah Moms punya tips agar persalinan lancar? Silakan bagikan pengalaman Moms di kolom komentar.

 

(ROS)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.