Trimester 1

13 Juni 2021

Ini Tips Aman Ibu Hamil Makan Sate, Bumil Wajib Tahu!

Harus higienis dan daging matang sempurna ya Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Hanya dengan membaca kata sate membuat Moms lapar dan ingin mencari penjual sate terdekat bukan? Namun, bagaimana bila keadaannya ibu hamil makan sate. Padahal, perpaduan antara daging bakar dengan sambal kacang tentu tak bisa ditolak.

Selain itu, penyajian sate langganan yang seringkali hanya berupa gerobak dorong atau kendaraan pinggir jalan membuat kita berpikir, amankah ibu hamil makan sate? Daging sendiri merupakan protein yang dibutuhkan ibu hamil.

Dilansir dari National Health Service (NHS), Protein bisa didapatkan dengan takaran yang tepat, salah satunya dengan mengonsumsi daging. Tetapi daging yang belum matang menjadi media yang nyaman bagi bakteri untuk hidup.

Ibu Hamil Makan Sate

Ilustrasi ibu hamil makan sate

Foto: Orami Photo Stock

Keamanan makanan penting bagi semua orang tak terkecuali ibu hamil, janin dalam kandungan dan anak-anak di bawah lima tahun. Bila telah berkaitan soal mengidam saat hamil, tentu hal ini akan menjadi kontradiksi, seperti keinginan ibu hamil makan sate.

Kemudian, bolehkah ibu hamil makan sate? Sate sendiri merupakan makanan yang terbuat dari daging yang diolah dengan cara dibakar. Daging sendiri merupakan sumber protein hewani yang dibutuhkan oleh ibu hamil bahkan orang yang tidak hamil. Yang dianggap berbahaya dari mengkonsumsi sate adalah Moms mengkonsumsi daging yang belum matang dengan baik dan hasil pembakaran berupa arang yang menempel pada makanan yang dibakar.

American Pregnancy Association mengungkapkan daging yang tidak terlalu matang bisa mendatangkan kuman penyebab penyakit. Ketika bakteri penyebab penyakit, virus, atau parasit mencemari makanan, mereka dapat memicu penyakit bawaan makanan dan kerap membuat ibu hamil alami keracunan makanan.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, 48 juta orang atau 1 dari setiap 6 orang terkena infeksi bawaan makanan atau keracunan makanan setiap tahun. Dari jumlah tersebut, 128.000 dirawat di rumah sakit dan 3.000 meninggal karena penyakit bawaan mereka.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian? Begini Penjelasannya

Ibu hamil berisiko tinggi mengalami keracunan makanan karena kehamilan memengaruhi sistem kekebalan untuk melawan infeksi dari keracunan makanan. Karena perubahan sistem kekebalan pada ibu hamil dan berkembangnya sistem Si Kecil yang belum lahir, mereka sangat berisiko terkena penyakit yang disebabkan oleh Listeria Monocytogenes dan Toxoplasma gondii. Infeksi yang disebabkan oleh kedua organisme ini bisa diteruskan ke bayi yang baru lahir meskipun Moms tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi.

Sedangkan hasil pembakaran berupa arang yang dikonsumsi dapat menimbulkan risiko penyakit kanker dan gangguan tubuh lainnya. Untuk itu pastikan daging sate yang Moms makan sudah matang dengan baik dan tidak ada bagian yang menghitam akibat pembakaran.

Di samping itu, sebenarnya tidak masalah jika ibu hamil makan sate bahkan saat kehamilan di awal-awal bila Moms masih merasa ragu tak ada salahnya untuk konfirmasi kembali ke dokter kandungan.

Bahaya Daging Tidak Matang untuk Ibu Hamil

Hindari-daging-untuk-tingkatkan-peluang-kehamilan-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Makan daging tanpa lemak selama kehamilan adalah cara untuk mendapatkan protein yang Moms dan Si Kecil butuhkan. Si Kecil membutuhkan banyak protein untuk pertumbuhan yang tepat dan daging tanpa lemak memberikan dosis yang sehat.

Penting untuk memakan daging yang dimasak dengan baik, karena daging yang kurang matang dapat menyebabkan penyakit yang dapat membahayakan bayi yang belum lahir.

Namun, Moms tidak boleh sembarangan mengonsumsi daging. Beberapa hidangan, salah satunya sate, tidak menjamin daging matang dengan sempurna. Di sisi lain, daging yang tidak matang sempurna bisa berbahaya untuk Moms dan Si Kecil dalam kandungan.

Dikutip dari HelloMotherhood.com, ada beberapa bahaya daging tidak matang sempurna ujntuk ibu hamil. Berikut ulasannya.

1. E. Coli

E. coli adalah jenis bakteri yang berada di usus dan vagina. Banyak strain E. coli yang tidak berbahaya, tetapi strain lain dapat membuat Moms sakit.

Salah satu cara Moms terinfeksi E. coli adalah dengan makan daging setengah matang. E. coli dihancurkan saat Moms memasak daging dengan baik, dan daging yang kurang matang tidak dipanaskan sampai suhu yang cukup panas untuk menghilangkan bakteri sepenuhnya.

Jika tertular E.coli, Moms akan mengalami kram perut, demam dan diare, terkadang diare berdarah.

Beberapa jenis E. coli dapat ditularkan ke bayi. Temui dokter kandungan segera jika Moms mengalami gejala, karena Moms mungkin berada pada peningkatan risiko dehidrasi, keguguran, dan kelahiran prematur.

2. Toksoplasmosis

Makan daging setengah matang selama kehamilan dapat menyebabkan infeksi toksoplasmosis. Jika Moms terinfeksi saat hamil, Moms dapat menularkan infeksi ke bayi yang belum lahir.

Memasak daging sampai matang akan membantu mencegah infeksi, yang dapat terjadi tanpa menimbulkan gejala apa pun. Bayi Moms mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun saat lahir, tetapi tertular infeksi toksoplasmosis selama kehamilan dapat menyebabkan kebutaan dan cacat mental di kemudian hari.

3. Salmonella

Makan daging setengah matang juga dapat menyebabkan infeksi salmonella. Salmonella adalah bentuk keracunan makanan yang berbahaya yang menyebabkan diare, kram perut, dan demam.

Moms juga mungkin mengalami menggigil, sakit kepala, mual dan muntah. Ini bisa menjadi tidak nyaman ketika Moms tidak hamil, tetapi dapat menimbulkan risiko tambahan bagi Moms dan bayi yang belum lahir. Infeksi salmonella dapat mengancam nyawa Moms dan bayi yang belum lahir, jadi memasak daging dengan baik sangat penting.

4. Listeria

Listeria adalah bakteri yang ditemukan di air dan tanah yang terkontaminasi, tetapi juga dapat ditemukan pada daging yang kurang matang. American Pregnancy Association melaporkan bahwa wanita hamil 20 kali lebih mungkin terinfeksi listeria daripada wanita yang tidak hamil.

Tertular listeria saat Moms hamil dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan infeksi pada bayi baru lahir. Sekitar 22 persen kasus mengakibatkan lahir mati atau kematian neonatus. Daging deli juga dapat menampung bakteri ini, jadi kukuslah dengan baik sebelum dimakan.

Baca Juga: Berapakah Takaran Kopi untuk Ibu Hamil?

Tips Aman Ibu Hamil Makan Sate

Tips aman ibu hamil makan sate

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui bahayanya bila memakan daging yang tidak matang. Ada juga tips aman ibu hamil makan sate. Dilansir dari U.S Food and Drugs Administration, sebelum ibu hamil makan sate ada baiknya sering mencuci tangan dan permukaan. Bakteri dapat menyebar ke seluruh dapur dan berada di tangan, talenan, peralatan makan, meja serta makanan lainnya.

Untuk memastikan tangan dan permukaan bersih, maka cuci tangan dengan air sabun hangat setidaknya 20 detik sebelum dan sesudah menangani makanan. Cuci talenan, piring, peralatan, dan meja dapur dengan air sabun panas di antara persiapan produk daging mentah sebagai tips aman ibu hamil makan sate. Ingat untuk tidak mencuci daging.

Ketika mempersiapkan ibu hamil makan sate juga jangan lupa untuk persiapannya dipisahkan dan tidak lakukan kontaminasi silang. Kontaminasi silang terjadi ketika kuman menyebar dari satu produk makanan ke produk makanan lainnya. Hal ini umum terjadi saat menangani daging mentah.

Untuk mencegah kontaminasi silang, ingatlah untuk pisahkan daging mentah, unggas, makanan laut, dan telur dari makanan lain di keranjang belanja, tas belanjaan, dan di lemari es. Tempatkan daging mentah, unggas, dan makanan laut di rak paling bawah di lemari es jadi jus mereka tidak akan menetes pada makanan yang tidak akan menetes.

Jangan pernah meletakkan makanan yang sudah dimasak di atas piring atau potongan papan yang sebelumnya menampung daging mentah, unggas, seafood, atau telur tanpa terlebih dahulu mencuci piring atau talenan dengan air sabun panas.

Baca Juga: Benarkah Ibu Hamil Harus Makan Dua Kali Lipat?

Pertimbangkan untuk menggunakan satu talenan hanya untuk makanan mentah dan satu lagi hanya untuk makanan siap makan, seperti roti, buah dan sayur segar, serta daging matang. Jangan menggunakan kembali bumbu perendam yang digunakan pada makanan mentah kecuali jika direbus terlebih dahulu.

Tak lupa, ibu hamil makan sate memang diperbolehkan hanya jika sudah dapat dipastikan daging yang dibakar pada sate tersebut benar-benar matang dengan suhu pemanasan minimal 75 derajat celcius. Memanaskan daging dengan suhu yang tepat dapat membunuh bakteri yang terdapat pada daging sehingga dapat meminimalkan infeksi pada ibu hamil dan janinnya.

Kemudian, daging yang dimasak dengan baik merupakan sumber protein, zat besi, serta vitamin dan mineral lainnya yang sangat baik. Jadi cobalah untuk tidak menunda memakannya selama kehamilan. Memasak daging dengan benar dan berhati-hati dalam menjaga kebersihan akan membunuh kuman dan membuat makanan Moms aman untuk dimakan.

Jika ibu hamil ingin mengkonsumsi sate, mungkin lebih disarankan membeli sate yang dijual di rumah daripada dari gerobak yang lewat di depan rumah atau angkringan yang lebih aman. Deteksi dulu juga jika Moms alergi terhadap kacang atau saus kacang.

Jangan lupa selalu diskusikan dengan dokter kandungan terkait asupan makanan untuk ibu hamil ya Moms.

  • https://en.medicals-i.com/efek-makan-sate-saat-hamil-muda-583847
  • https://www.hey.nhs.uk/patient-leaflet/health-early-pregnancy-useful-information/
  • https://med-mash.ru/pregnancy-ingredients/can-mother-eat-satay-while-pregnant-7425
  • https://earthmamadoulas.com/pregnancy/can-i-have-chicken-satay-when-pregnant.html
  • https://www.motherandbaby.co.uk/pregnancy/health/nutrition/foods-to-avoid-in-pregnancy
  • https://medicaldevicetrend.com/bolehkah-ibu-makan-sate-saat-hamil-165202
  • https://mothertobaby.org/fact-sheets/eating-raw-undercooked-or-cold-meats-and-seafood/pdf/
  • https://www.orami.co.id/magazine/ibu-hamil-makan-sate-bolehkah/
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20043844#:~:text=Avoid%20undercooked%20meat%2C%20poultry%20and,poisoning%20affects%20the%20baby%2C%20too.
  • https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/pregnancy-health-wellness/foods-to-avoid-during-pregnancy-981/
  • https://www.fda.gov/media/83740/download
  • https://www.fda.gov/food/people-risk-foodborne-illness/food-safety-mom-be-glance
  • https://www.foodsafety.gov/people-at-risk/pregnant-women
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait