Kehamilan

KEHAMILAN
26 April 2020

Tips Memilih Metode Persalinan yang Tepat, Ayo Simak, Moms!

Memilih metode persalinan yang tepat bisa membangun kesiapan Moms menghadapi persalinan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Phanie Fauziah
Disunting oleh Dina Vionetta

Proses persalinan merupakan waktu yang paling ditunggu.

Setiap ibu pasti menginginkan momen persalinannya berkesan, apalagi jika itu merupakan kehamilan pertamanya.

Memilih Metode Persalinan yang Tepat

Memilih metode persalinan perlu dipertimbangkan dan dipersiapkan.

Ada beberapa faktor yang perlu diketahui seperti asuransi kesehatan, tempat persalinan, fasilitas medis terdekat, kondisi kehamilan, dan jenis metode persalinan.

Berikut ini tips memilih metode persalinan berdasarkan jenis persalinan.

Baca Juga: 4 Metode Induksi Persalinan yang Bisa Jadi Pilihan

1. Persalinan Normal

Memilih Metode Persalinan yang Tepat.jpg

Foto: stuff.co.nz

Dilansir dari Mustela, hanya ada dua metode persalinan yakni persalinan pervaginam atau persalinan normal dan operasi caesar.

Pervaginam alami adalah melahirkan dengan cara alami melalui jalan lahir bayi dan keluar lewat vagina dengan cara mengejan.

Setelah ibu mengalami kontraksi, otot-otot di sekitar vagina akan meregang dan melebar.

Kelancaran bersalin tergantung pada beberapa faktor seperti kekuatan mengejan, kondisi jalan lahir, dan kondisi janin dalam kandungan.

Namun, menurut Profesor Philip Steer, pemimpin redaksi BJOG an International Journal of Obstetric an Gynaecology, mengklaim bahwa pengenalan metode kelahiran normal telah membantu mengurangi angka kematian ibu di negara maju.

Persalinan normal ini memiliki risiko kesulitan bernapas lebih kecil dan bayi akan lebih kebal terhadap alergi dan intoleransi laktosa, karena adanya paparan bakteri baik pada jalan lahir yang membantu bayi menjadi lebih kuat.

Namun, persalinan normal ini juga memiliki kelemahan seperti membutuhkan waktu sampai pembukaan cukup besar untuk jalan keluarnya bayi, apabila tidak ada perkembangan bukaan, bayi akan menjadi stress dan kekurangan oksigen yang akan membahayakan bayi.

Ibu juga akan merasakan sakit saat kontraksi dan dapat berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Kemudian persalinan normal juga memiliki risiko kerusakan otot dasar panggul pada ibu yang akan mengakibatkan kesulitan saat buang air kecil.

Baca Juga: 3 Persiapan Mental yang Wajib Moms Siapkan Sebelum Proses Persalinan

2. Persalinan Caesar

Memilih Metode Persalinan yang Tepat 2.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Ketika salah satu faktor yang menunjang untuk melahirkan persalinan normal terjadi masalah, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan operasi caesar.

Persalinan caesar atau sesar ini terbagi atas dua jenis yakni sesar terencana dan sesar darurat.

Persalinan sesar terencana dapat dijadwalkan sesuai keinginan ibu, sedangkan sesar darurat dilakukan apabila terjadi masalah terhadap faktor yang menunjang persalinan normal dan dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayi.

Operasi ini akan direkomendasikan dokter apabila ibu mengalami pendarahan, pembukaan yang tidak mengalami kemajuan, kelelahan, ketuban pecah, dan infeksi.

Keuntungan dari operasi sesar ini dapat dijadwalkan dari jauh-jauh hari sehingga membuat ibu hamil tidak memiliki kecemasan terhadap keselamatan bayi.

Ibu juga tidak akan mengalami inkontinensia urin dan fekal atau ketidakmampuan menahan saat akan buang air besar yang diakibatkan kerusakan otot panggul.

Kemudian bayi juga tidak akan mengalami stres akibat persalinan yang lama.

Namun, operasi caesar ini juga perlu dipertimbangkan karena memiliki risiko seperti bayi berpotensi mengalami alergi lebih besar.

Risiko bayi kesulitan bernapas akibat cairan pada paru-paru, dan bedah besar memerlukan waktu pemulihan yang lebih lama.

Usahakan Moms dapat meluangkan waktu untuk memilih metode persalinan.

Pastikan Moms memahami setiap opsi, fakta, menimbang pro kontra, dan memilih rute yang paling nyaman.

Moms juga perlu melakukan banyak latihan yang dapat membantu ibu hamil dalam persiapan persalinan dan menghadapi rasa sakit saat persalinan seperti yoga prenatal.

Baca Juga: Apakah Aman Melakukan Operasi Caesar untuk Ketiga Kalinya?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait