Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Sex & Relationship | Feb 1, 2019

Tips Mendampingi Suami atau Orang Tua yang Menderita Kanker

Bagikan


Merawat  suami atau orang tua yang menderita kanker atau biasa dikenal sebagai caregiver tentu bukan hal mudah. Memberi perhatian dan dukungan selama masa ini bisa jadi sangat menantang. Banyak caregiver mengesampingkan kebutuhan dan perasaan mereka sendiri untuk fokus pada penderita kanker.
Dikutip dari Cancer.gov, ada beberapa hal yang perlu Moms pahami saat menjadi caregiver untuk suami atau orang tua yang menderita kanker.

Hal ini akan membantu Moms untuk bisa memberikan perhatian dan dukungan kepada pasien kanker. Apa saja? Yuk kita cari tahu Moms!

Mengubah Peran


Foto : pixabay

Penting bagi Moms untuk mengubah peran. Moms mungkin telah menjadi bagian dari kehidupan suami/orang tua sebelumnya. Tetapi sekarang ini mereka adalah pasien kanker. Tentu treatment yang Moms berikan berbeda dari ketika mendampingi mereka sebagai penderita kanker.
Dengan status sebagai pasien kanker, Moms tentu belum memiliki banyak pengalaman. Moms harus bisa membuat pasien nyaman selama berada dalam perawatan Moms. Nyaman menjadi kunci utama agar pasien kanker bisa menjalani perawatan dengan baik.

Meminta Bantuan

Foto : rollingstone.com

Banyak caregiver merasa lelah. Hal itu tidak salah. Dalam kondisi seperti ini, Moms sebaiknya meminta bantuan teman atau keluarga. Moms bisa bercerita atau membagi tugas dengan mereka jika memungkinkan. Seperti memasak, membersihkan rumah, berbelanja, atau menjemput anak-anak.
Pembagian tugas ini bisa meringankan pekerjaan harian Moms. Di sisi lain, Moms juga bisa lebih fokus mengurus suami/orang tua yang terkena kanker tapi dipusingkan dengan hal lain.

Bersiaplah Menerima Penolakan

Image : Pixabay

Ketika seseorang memiliki penyakit serius, teman dan keluarga sering kali mencari bantuan. Dan terkadang orang yang tidak Moms kenal dengan baik juga ingin membantu. Di sisi lain, ada juga keluarga dekat yang ternyata tidak mau membantu.
Untuk menghadapi kondisi itu, Moms harus mengendalikan diri untuk tidak menanggapinya dengan emosi. Setiap orang punya kondisi tertentu yang belum tentu bisa mereka ceritakan. Moms juga perlu menyadari bahwa setiap orang tentu punya alasan untuk tidak ikut membantu mendampingi Moms merawat penderita kanker.

Pedulikan Diri Sendiri

Foto : pixabay

Semua perawat pasien kanker membutuhkan dukungan. Tetapi mungkin Moms merasa bahwa kebutuhan Moms sendiri tidak penting saat ini karena Moms bukan pasien kanker. Atau bisa jadi Moms sudah tidak punya waktu untuk memikirkan diri sendiri karena terlalu sibuk mengurus orang tua atau suami yang sedang menderita kanker.
Ingatlah, Moms juga butuh waktu untuk diri sendiri. Carilah waktu untuk istirahat. Moms juga harus tetap bisa menjalani rutinitas yang menyenangkan di sela-sela merawat pasien kanker. Kegiatan tersebut akan memberi penyegaran buat Moms. 

Itulah beberapa hal yang bisa Moms lakukan sebagai caregiver untuk siamo/orang tua yang menderita kanker. Selamat mencoba!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.