Kesehatan Umum

19 Oktober 2021

Tiroksin, Hormon yang Dikeluarkan Kelenjar Tiroid ke Aliran Darah

Hormon ini berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kelenjar tiroid adalah bagian penting dari sistem endokrin, mengeluarkan sejumlah hormon yang mempengaruhi segala sesuatu mulai dari kesehatan jantung hingga metabolisme.

Salah satu hormon tersebut adalah tiroksin, juga dikenal sebagai T4. Karena banyaknya fungsi yang dipengaruhi tiroksin, hormoin ini dianggap sebagai salah satu hormon tiroid yang paling penting

Apa Itu Hormon Tiroksin?

Penyakit hipotiroid.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Hormon tiroksin adalah hormon yang dikeluarkan kelenjar tiroid ke aliran darah. Begitu berada di aliran darah, tiroksin berjalan ke organ-organ, seperti hati dan ginjal, di mana ia diubah menjadi bentuk aktif triiodothyronine, menurut yourhormone.

Tiroksin memainkan peran penting dalam fungsi jantung dan pencernaan, metabolisme, perkembangan otak, kesehatan tulang, dan kontrol otot.

Hormon tiroksin mempengaruhi hampir semua sistem tubuh, yang berarti kadar tiroksin yang tepat sangat penting untuk kesehatan. Inilah sebabnya mengapa banyak dokter akan menguji kadar T4 bersama dengan kadar T3 yang lebih umum saat menguji gangguan tiroid.

Fungsi Hormon Tiroksin

Hormon tiroksin

Foto: Hormone.org

Berikut ini beberapa fungsi hormon tiroksin dalam tubuh:

1. Mengatur Metabolisme Tubuh

Moms dan Dads, metabolism merupakan proses pembentukan energi serta suhu panas alami tubuh oleh seluruh sel dan jaringan tubuh. Jika metabolism bermasalah, maka otomatis kinerja organ tubuh juga akan terganggu.

Untuk itu, metabolisme perlu diatur agar dapat berlangsung dengan stabil. Fungsi hormon tiroksin ini berperan untuk mengatur seberapa cepat atau lambat metabolisme berlangsung.

Baca Juga:Cara Kerja dan Manfaat Terapi Hormonal untuk Promil

2. Pelihara Fungsi dan Kerja Jantung

Fungsi hormon tiroksin selanjutnya adalah memelihara fungsi serta kerja dari jantung. Jantung bekerja tanpa henti untuk memompa darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh.

Terkadang organ atau jaringan tubuh membutuhkan lebih banyak aliran darah.

Untuk mengatur proses tersebut, hormon tiroksin bekerja dengan cara memperkuat pompa jantung agar aliran darah tercukupi.

3. Jaga Fungsi Organ Reproduksi

Hormon tiroksin pada wanita memiliki peran penting. Hormon ini mengatur kinerja organ reproduksi. Berkat tiroksin pada wanita, tubuhnya dapat mengalami ovulasi dan menstruasi secara teratur setiap bulan.

4. Jaga Fungsi Otak

Moms dan Dads, hormon tiroksin juga memastikan otak tetap terjaga, waspada dan sensitif terhadap keadaan di sekitar dan rangsangan yang diterima oleh tubuh. Ketika hormon tiroksin dan T3 berkurang maka tubuh akan menjadi lebih mudah mengantuk dan sulit berkonsentrasi.

5. Merangsang Produksi Hormon Pertumbuhan

Fungsi hormon tiroksin juga berperan penting dalam pertumbuhan otak janin di dalam kandungan. Sehignga, hormon tiroksin pada wanita terutama yang hamil juga memastikan tumbuh kembang bayi berjalan lancer setelah dilahirkan.

Pada anak-anak, hormon tiroksin juga bekerja untuk bantu pembentukan hormon pertumbuhan. Berkat adanya hormon ini untuk tubuh, ukuran, dan berat badan anak dapat bertambah dan mereka akan mengalami pubertas.

Baca Juga:Mengenal Hormon Oksitosin, Apa Fungsinya Bagi Ibu dan Anak?

Cara Kerja Hormon Tiroksin dalam Tubuh

Penyakit Hipotiroid, Kondisi Kekurangan Hormon Tiroid dalam Tubuh

Foto: Orami Photo Stock

Saat kita mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung yodium, tubuh akan menggunakan yodium tersebut untuk memproduksi dua jenis hormon tiroid, yaitu hormon triiodothyronine (T3) dan hormon tiroksin (T4).

Produksi hormon tersebut dilakukan di kelenjar tiroid. Otaklah yang mengatur kerja kelenjar ini. Jadi, tubuh pun bisa menentukan waktu pemakaian hormon tersebut.Saat hormon tiroksin butuh dikeluarkan, maka kelenjar tiroid akan mengeluarkannya ke aliran darah.

Aliran darah tersebut akan menjadi kendaraan hormon untuk sampai ke berbagai organ penting di tubuh.Saat sampai di ginjal dan hati, hormon T4 akan diaktifkan dan diubah menjadi hormon T3.

Hormon tiroksin memengaruhi hampir semua organ di tubuh, sehingga keberadaannya begitu penting untuk dijaga.

Baca Juga:9 Fakta dan Fungsi Hormon Kortisol untuk Tubuh, Wajib Tahu!

Hal yang Harus Diwaspadai Soal Hormon Tiroksin

Hipertiroid.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Selain baik untuk fungsi tubuh, ada juga hal yang harus diwaspadai soal hormon tiroksin yaitu:

1. Bahaya Kelebihan Hormon Tiroksin

Walaupun memiliki fungsi vital dalam tubuh, ada juga bahaya kelebihan hormon tiroksin. Pelepasan terlalu banyak hormon tiroksin dalam aliran darah dikenal sebagai tirotoksikosis.

Hal ini mungkin disebabkan oleh aktivitas kelenjar tiroid yang berlebihan (hipertirodisme), seperti pada penyakit Graves, radang tiroid, atau tumor jinak.

Tirotoksikosis dapat dikenali dengan penyakit gondok, yaitu pembengkakan pada leher akibat pembesaran kelenjar tiroid. Gejala lain dari tirotoksikosis termasuk intoleransi terhadap panas, penurunan berat badan, nafsu makan meningkat, buang air besar meningkat, siklus menstruasi tidak teratur, detak jantung yang cepat atau tidak teratur, jantung berdebar, kelelahan, lekas marah, tremor, penipisan atau kerontokan rambut dan retraksi kelopak mata yang mengakibatkan 'menatap. ' penampilan.

2. Bahaya Kekurangan Hormon Tiroksin

Terlalu sedikit produksi tiroksin oleh kelenjar tiroid dikenal sebagai hipotiroidisme. Ini mungkin disebabkan oleh penyakit autoimun, asupan yodium yang buruk atau disebabkan oleh penggunaan obat-obatan tertentu. Terkadang, penyebabnya tidak diketahui.

Hormon tiroid sangat penting untuk perkembangan fisik dan mental sehingga hipotiroidisme yang tidak diobati sebelum lahir atau selama masa kanak-kanak dapat menyebabkan gangguan mental dan pertumbuhan yang berkurang.

Hipotiroidisme pada orang dewasa menyebabkan penurunan metabolisme. Ini dapat mengakibatkan gejala seperti kelelahan, intoleransi suhu dingin, detak jantung rendah, penambahan berat badan, nafsu makan berkurang, memori buruk, depresi, kekakuan otot dan penurunan kesuburan.

Sehingga, jika Moms dan Dads merasakan adanya gejala-gejala yang menandakan gangguan pada jumlah hormon tiroid, segerakan untuk memeriksa kondisi ke dokter. Serta untuk diagnosis gangguan pada hormon tiroid serta hormon tiroksin, dokter akan melakukan beberapa test.

Beberapa test atau pemeriksaan tersebut yaitu mulai dari tes darah, USG tiroid, hingga tes pemindaian pada kelenjar tiroid yang memanfaatkan yodium radioaktif.

Setelah dokter menemukan penyebab dan telah mendiagnosisnya, maka pengobatan akan diberikan agar hormon tiroksin Moms dan Dads bisa kembali normal.

Baca Juga:Mengenal Hormon hCG, Hormon yang Membuat Test Pack Jadi Positif

Cara Menjaga Hormon Tiroksin

Apa-saja-tanda-dan-gejala-hipertiroidisme-saat-hamil-.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Lalu, langkah apa saja yang bisa Moms dan Dads lakukan untuk memlihara kesehatan hormon tiroksin?

1. Konsumsi Makanan Sehat

Moms dan Dads, cara menjaga hormon tiroksin adalah dengan mengonsumsi makann sehat serta bernutrisi seimbang, seperti buah, sayuran, susu, dan produk olahannya juga tak lupa untuk makanan laut. Tak lupa untuk memperbanyak konsumsi serat.

2. Hindari Makanan yang Mengandung Lemak Jahat

Cara menjaga hormon tiroksin selanjutnya adalah dengan mengurangi makanan yang mengandung lemak jahat dan karbohidrat sederhana, seperti gula, makanan cepat saji, dan makanan olahan. Membatasi konsumsi makanan cepat saji

Hindari juga mengonsumsi jeroan, seperti bagian usus, babat, atau limpa hewan. Mengganti karbohidrat sederhana dari nasi putih, pasta, atau mie dengan yang lebih sehat seperti gandum utuh

3. Konsumsi Garam Beryodium Secukupnya

Konsumsi garam beryodium secukupnya, yaitu tidak lebih dari 2 gram per hari akan menjadi salah satu bagian dari cara menjaga hormon tiroksin dalam tubuh. Atau bisa juga memenuhi kebutuhan yodium dari makanan laut

4. Hindari Bahan Kedelai

Tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman berbahan kedelai karena diyakini dapat mengganggu penyerapan hormon tiroid.

Baca Juga:Mengenal Hormon Aldosteron, Penting untuk Kesehatan Ibu Hamil!

6. Rutin Berolahraga

Moms dan Dads, maksimalkan semua usaha di atas dengan berolaharaga secara teratur juga hindari rokok. Lalu, jika Moms atau Dads mulai merasakan gejala gangguan tiroid segera kunjungi dokter.

Itu dia berbagai macam serba-serbi hormon tiroksin yang perlu Moms dan Dads ketahui.

  • https://www.everlywell.com/products/thyroid-test/
  • https://medlineplus.gov/lab-tests/thyroxine-t4-test/
  • https://www.uofmhealth.org/health-library/ug1836
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/thyroid-disorders-in-women
  • https://www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/thyroxine - xPharm: The Comprehensive Pharmacology Reference, 2007
  • https://www.yourhormones.info/hormones/thyroxine/
  • https://www.medicinenet.com/thyroxine/definition.htm
  • https://www.hormone.org/your-health-and-hormones/glands-and-hormones-a-to-z/hormones/thyroxine
  • https://www.britannica.com/science/thyroxine
  • http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/mengenal-gangguan-kelenjar-tiroid
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait