Rupa-rupa

21 Desember 2021

Edukasi Anak, Kenali Tokoh-tokoh Proklamasi dan Perannya

Ajak Si Kecil mengenal tokoh-tokoh Proklamasi
placeholder

Foto: Foto: merdeka.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Debora

Proklamasi yang dilaksanakan pada 17 Agsutus 1945 adalah momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Terlaksananya kegiatan tersebut tidak lepas dari peranan tokoh-tokoh proklamasi.

Naskah Proklamasi yang diketik oleh Sayuti Melik dibacakan tepat pukul 10.00 WIB di halaman rumah Ir. Soekarno, Presiden pertama Indonesia.

Pembacaan teks tersebut diikuti dengan pengibaran bendera merah putih dan menandakan bahwa Indonesia telah merdeka dari penjajahan Jepang.

Dalam perumusannya, tokoh-tokoh Proklamasi dibantu oleh pemerintah Jepang yang saat itu sudah kalah dari sekutu.

Mereka juga membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Perumusan naskah proklamsi juga dilakukan di rumah Panglima Jepang, Laksamana Maeda yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Sejarah Hari Sumpah Pemuda, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Tokoh-tokoh Proklamasi dan Perannya

Selama mempersiapkan kemerdekaan, tokoh-tokoh proklamasi memiliki perannya masing-masing, lho, Moms!

Mulai dari menyusun rencana hingga membantu mengetik teks proklamasi yang sudah ditulis oleh Ir. Soekarno.

Simak peranan tokoh-tokoh proklamasi berikut ini:

1. Ir. Soekarno

Ir. Soekarno

Foto: Orami Photo Stock

Soekarno merupakan Presiden Indonesia yang pertama.

Berdasarkan keputusan anggota BPUPKI, ia dipilih menjadi perwakilan bangsa Indonesia yang menandatangangi naskah proklamasi sekaligus membacakannya.

Sebelum diangkat menjadi Presiden pertama Indoensia, Soekarno adalah pemuda yang aktif dalam berjuang melawan penjajah.

Beliau merupakan anggota Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dan juga ketua PPKI.

Selama berjuang melawan penjajahan di Nusantara, Soekarno beberapa kali pernah tertangkap oleh Belanda.

Soekarno juga beberapa kali diasingkan ke Bengkulu, Pulau Bangka, Flores dan beberapa daerah lainnya.

Soekarno wafat pada 21 Juni 1970.

Beliau dikukuhkan sebagai Pahlawan Proklamator berdasarkan Keputusan Presiden No. 081/TK/1986 tanggal 23 Oktober 1986.

Di tahun 2012, Soekarno juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 83/2012.

2. Moh. Hatta

Moh. Hatta

Foto: Orami Photo Stock

Selain Soekarno, Moh. Hatta merupakan salah satu dari tokoh proklamasi Indonesia.

Satu hari sebelum pembacaan teks proklamasi, Moh. Hatta diasingkan ke Rengasdengklok oleh kelompok muda agar lebih aman dan rencana yang sudah disusun tidak diganggu oleh Belanda.

Selain mendampingi Soekarno dalam membaca teks proklamasi, Moh. Hatta juga ditunjuk sebagai perwakilan bangsa Indonesia untuk menandatangi naskah kemerdekaan tersebut.

Selama berjuang melawan penjajah, Moh. Hatta berjanji pada dirinya sendiri tidak mau menikah sebelum Indonesia Merdeka.

Moh. Hatta wafat pada 14 Maret 1980.

Tidak seperti pejuang kemerdekaan lainnya, Moh. Hatta dimakamkan di pemakaman umum Tanah Kusir sesuai dengan amanahnya, bukan di taman makam pahlawan.

Pemerintah Republik Indonesia menganugerahi Moh. Hatta gelar Pahlawan Proklamator berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No.081/TK/1986, pada 23 Oktober 1986.

Moh. Hatta juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 84/2012.

Baca Juga: Daftar Nama Senjata Tradisional dari 34 Provinsi yang Ada di Indonesia

3. Sutan Sjahrir

Sutan Sjahrir

Foto: histori.id

Tokoh-tokoh proklamasi lainnya adalah Sutan Sjahrir.

Ia merupakan wakil dari golongan muda yang membawa Soekarno ke Rengasdengklok satu hari sebelum pembacaan teks proklamasi.

Sutan Sjahrir dikenal memiliki intelektual tinggi dalam pergerakan nasional.

Ia adalah tokoh proklamasi yang pertama mendengar kabar bahwa Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu setelah pengeboman di Hiroshima dan Nagasaki.

Setelah mendengar berita itu, Sjahrir langsung menyampaikan kepada Moh. Hatta.

Namun saat itu, respon Moh. Hatta kurang menyenangkan.

Akhirnya, Sjahrir membawanya ke Rengasdengklok, Karawang.

Di sana, Sjahrir mengajak Soekarno dan Hatta untuk menyusun naskah proklamasi Indonesia.

Sutan Sjahrir wafat pada 9 April 1966 di Zurich, Swiss karena penyakit darah tinggi.

Pemerintah Indonesia kemudian menganugerahi gelar Pahlawan Nasional untuk menghargai jasa-jasanya melalui S.K. Presiden No.76 tahun 1966 pada tanggal 9 April 1966.

4. Achmad Soebardjo

Achmad Soebardjo

Foto: wix.id

Tokoh proklamasi lainnya yang berjasa dalam kemerdekaan Indonesia adalah Achmad Soebardjo.

Beliau merupakan penengah antara golongan muda dan golongan tua yang sempat menegang selama penyusunan naskah proklamasi.

Ia meminta golongan muda untuk bersabar dan tidak gegabah dalam memproklamirkan kemerdekaan.

Setelah cukup lama berunding, golongan muda akhirnya menyetujui ucapan Achmad Soebardjo.

Achmad Soebardjo wafat di Jakarta pada 15 Desember 1978.

Atas jasa-jasanya pada Indonesia, Pemerintah RI menganugerahi gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor : 058/TK/Tahun 2009 tanggal 6 November 2009.

Baca Juga: Lirik Lagu Indonesia Raya 3 Stanza dan Sejarahnya, Yuk Simak!

5. Sayuti Melik

Sayuti Melik

Foto: kisahsejarah.id

Sayuti Melik adalah juru ketik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dipercayai Soekarno untuk mengetik naskah yang akan dibacakan pada hari kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Ia lahir dengan nama Mohammad Ibnu Sayuto pada lahir pada 22 November 1908 di Yogyakarta.

Selama masa persiapan kemerdekaan, Sayuti Melik adalah golongan muda yang membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.

Saat mengetik naskah proklamasi ia meminjan mesin ketik milik perwira Angkatan Laut Jerman yang saat itu memiliki kantor di Jakarta.

Karena jasanya terhadap negara, Sayuti Melik mendapat dua penghargaan dari pemerintah Indonesia, yakni Bintang Mahaputra Tingkat V yang dianugerahi oleh Soekarno pada 1961.

Kemudian pada masa pemerintahan Soeharto, ia dianugerahi Bintang Mahaputra Adipradana tingkat II pada tahun 1973.

Berkat kepahlawanannya, ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada 27 Februari 1989.

Baca Juga: 7 Tradisi Unik yang Selalu Ada di Perayaan Kemerdekaan Indonesia

6. Fatmawati

fatmawati

Foto: Orami Photo Stock

Tokoh lain yang berjasa dalam proklamasi Indonesia adalah Fatmawati.

Fatmawati adalah istri dari Soekarno yang telah menjahitkan bendera pusaka Merah-Putih untuk dikibarkan pada 17 Agustus 1945.

Baca Juga: Kenali 5 Tempat Ibadah di Indonesia untuk Bangun Sikap Toleransi pada Si Kecil

7. Soekarni

Soekarni

Foto: wikipedia.com

Soekarni adalah salah satu pejuang yang menjadi tokoh proklamasi Indonesia.

Ia pernah bekerja di kantor berita Domei, Sendenbu dan kantor pusat Seinendan.

Ia juga mengusulkan agar naskah proklamasi kemerdekaan ditandatangani oleh Soekarno dan Hatta sebagai perwakilan bangsa Indonesia.

Demikian pengenalan tokoh-tokoh proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Semoga bisa bahan edukasi anak tentang sejarah bangsa Indonesia, ya!

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Sukarni
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Sukarno
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Sutan_Sjahrir
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Achmad_Soebardjo
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Fatmawati
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Sayuti_Melik
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait