Kesehatan Umum

20 Desember 2021

Kenali Trichiasis, Kelainan Bulu Mata yang Tumbuh Tidak Normal

Kondisi ini dapat membuat mata mengalami iritasi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Debora

Apakah Moms pernah mendengar kondisi bernama trichiasis?

Ini adalah kelainan yang cukup umum yang menyebabkan bulu mata tumbuh secara tidak normal.

Alih-alih tumbuh ke luar, beberapa bulu mata pada pengidap trichiasis bisa tumbuh ke dalam menuju mata.

Mengutip dari American Academy of Ophthalmology, kondisi ini cukup umum dialami orang dewasa.

Karena bulu mata sering kali sangat kasar dan tajam, pengidap trichiasis dapat merasakan sensasi seakan ia ditusuk jarum.

Kondisi ini kerap kali menyebabkan rasa sakit pada mata dan iritasi mata.

Jika gejala trichiasis ini tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin ia akan menyebabkan kerusakan pada mata.

Baca Juga: Trichomegaly: Kelainan Unik Pada Bulu Mata Bayi

Seperti Apa Gejala Trichiasis?

Trichiasis bisa menyebabkan bulu mata bergesekan dengan konjungtiva dan kornea.

Hal ini kemudian menyebabkan rasa sakit dan iritasi.

Iritasi konstan pada kornea terkadang dapat menyebabkan abrasi kornea.

Peradangan dan kehilangan penglihatan juga bisa terjadi jika kondisinya menjadi kronis atau berkelanjutan.

Beberapa gejala trichiasis yang sering dikeluhkan pengidapnya, yaitu:

Gejalanya seperti ada sesuatu yang menggaruk mata mereka.

Atau, mereka berpikir bahwa ada sebutir pasir yang terjebak di mata dan mereka ingin sekali untuk mengambilnya keluar.

Oleh karena itu, segera hubungi dokter mata ketika Moms merasakan iritasi mata.

Jika tidak segera diatasi, abrasi atau infeksi kornea dapat berkembang menjadi lebih parah.

Baca Juga: 4 Penyebab Mengapa Mata Bayi Belekan

Penyebab Trichiasis

Penyebab Trichiasis.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Terkadang dokter untuk sulit menemukan alasan mengapa bulu mata tumbuh dengan cara yang salah.

Kondisi ini disebut penyebab idiopatik.

Mata tampak sehat, tetapi bulu mata justru cenderung tumbuh ke dalam.

Siapa pun dapat mengalami trichiasis.

Namun, kelainan ini lebih sering terjadi pada orang dewasa.

Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab trichiasis, yaitu:

Namun, penyebab yang sangat umum dari trichiasis adalah blepharitis.

Kondisi ini menyebabkan infeksi dan peradangan pada kelopak mata dan tepi kelopak mata.

Ketika blepharitis terjadi, folikel rambut bisa menjadi salah arah dan menyebabkan trikiasis.

Penyebab Lainnya yang Dapat Berpengaruh

Ada beberapa kondisi mata lainnya yang menyebabkan bulu mata salah arah atau tumbuh tidak normal:

Entropion

Kelopak mata kehilangan elastisitas normalnya dan membalik atau melipat ke dalam.

Ini kadang-kadang karena faktor usia atau kelebihan berat badan.

Hal ini terlihat lebih umum pada orang dewasa.

Cedera

Jika kelopak mata robek atau terluka, posisi bulu mata bisa berubah dan tumbuh ke dalam.

Kondisi ini dapat terjadi sebagai akibat dari perbaikan bedah kelopak mata yang terluka.

Distichiasis

Deretan bulu mata ekstra berkembang dan tumbuh ke dalam, bergesekan dengan mata

Epiblefaron

Ini adalah kelainan bawaan yang membuat kulit kendur di sekitar mata membentuk lipatan.

Hal ini menyebabkan bulu mata mengambil posisi vertikal.

Ini kebanyakan ditemukan pada anak-anak keturunan Asia.

Trachoma

Trachoma adalah infeksi mata parah yang ditemukan di negara berkembang.

Selain itu, beberapa penyebab trichiasis lainnya adalah penyakit mata herpes zoster, trauma pada mata.

Seperti luka bakar, dan gangguan langka pada kulit dan selaput lendir (Sindrom Stevens-Johnson dan pemfigoid sikatrik).

Baca Juga: 3 Cara Memasang Bulu Mata Palsu, Tertarik Mencobanya Moms?

Diagnosis Trichiasis

Iritasi yang disebabkan oleh trichiasis biasanya cukup untuk mendorong seseorang untuk membuat janji dengan dokter.

Dengan memeriksa mata dengan lampu celah, dokter mata dapat mengetahui apakah Moms benar-benar menderita trichiasis atau tidak.

Dokter mata juga akan memberikan larutan pewarna untuk menunjukkan potensi kerusakan yang mungkin terjadi pada kornea karena iritasi berulang.

Tes ini dapat mengungkapkan seberapa serius kondisi.

Komplikasi Trichiasis

Jika tidak diobati, penyakit ini dapat berubah menjadi masalah mata yang serius.

Abrasi kornea, yang mungkin timbul dari bulu mata yang kasar, dapat menyebabkan kerusakan besar pada mata.

Jika infeksi terjadi, dokter mungkin meresepkan obat tetes mata antibiotik dan obat antiinflamasi.

Baca Juga: Ini 5 Cara Merawat Bulu Mata agar Tetap Sehat

Cara Mengatasi Trichiasis

Cara Mengatasi Trichiasis.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pilihan berikut dapat digunakan sebagai cara mengatasi trichiasis.

Dokter akan memutuskan opsi perawatan mana yang terbaik untuk Moms.

Jika perawatan awal yang dipilih oleh dokter tidak cukup, mungkin akan dipilih opsi perawatan lain, seperti:

1. Pencukuran Bulu Mata

Perawatan lini pertama adalah mencukur bulu mata atau mencabut bulu mata yang tidak sejajar atau salah arah dengan forsep (pinset) khusus.

Terkadang, trichiasis hanya memengaruhi beberapa bulu mata.

Dokter mata mungkin hanya menghapusnya dengan forsep.

Namun, ada kemungkinan bulu mata bisa tumbuh kembali ke arah yang salah dalam dua atau tiga bulan.

2. Elektrolisis

Elektrolisis adalah pengobatan yang menggunakan arus listrik untuk merusak folikel rambut, mencegah pertumbuhan kembali.

Namun, kekambuhan bisa terjadi pada 40 hingga 50 persen pasien.

3. Pembedahan

Pada kasus yang parah, operasi kelopak mata dapat dilakukan untuk menghilangkan trichiasis.

Jika Moms memiliki banyak bulu mata yang tumbuh ke arah mata, operasi dapat menghilangkannya secara permanen.

Operasi ablasi menggunakan frekuensi radio atau laser untuk menghilangkan bulu mata dan folikel rambut.

Dokter mata akan membuat mata mati rasa sebelum prosedur rawat jalan.

4. Lensa Kontak Perban

Lensa kontak perban lembut dioleskan ke kornea untuk membantu penyembuhan dan melindunginya dari bulu mata yang belum dicabut.

Pencegahan Trichiasis

Walaupun tidak semua penyebab dari trichiasis bisa Moms dihindari.

Akan tetapi, beberapa upaya pencegahan berikut bisa Moms lakukan untuk mencegah trichiasis.

Jika mengalami kemerahan pada mata, bengkak pada kelopak mata, sebaiknya periksakan langsung kepada dokter.

Tujuannya agar infeksi pada mata tidak berlanjut dan dapat menyebabkan perubahan pada pertumbuhan bulu mata.

Selain itu, hindari mengobati diri sendiri dengan salep mata yang dibeli bebas.

Pastikan Moms selalu menggunakan alat pelindung mata yang sesuai.

Baca Juga: 4 Penyebab Bulu Mata Rontok Plus Cara Mudah Mengatasinya

Berbagai Fakta Lain tentang Bulu Mata

trichiasis

Foto: Orami Photo Stock

Di samping berbagai hal mengenai trichiasis, ini berbagai fakta tentang bulu mata yang perlu Moms tahu:

1. Melindungi Mata

Seperti alis, bulu-bulu kecil di kelopak mata memiliki fungsi utama.

Di antaranya, yaitu menjaga kotoran, keringat, air, dan kotoran lain yang tidak diinginkan supaya tidak masuk ke mata.

Sayangnya, mereka kadang-kadang jatuh ke mata sendiri atau mengalami kelainan, seperti trichiasis yang malah melukai mata.

2. Bulu Mata Bisa Rontok Setiap Hari

Sebenarnya, di mana saja, rambut yang tumbuh pada tubuh manusia akan rontok setiap hari.

Pada tiga bulan, siklus pertumbuhan bulu mata jauh lebih pendek daripada rambut di kepala.

3. Bulu Mata Tumbuh dalam Tiga Periode

Ada fase anagen (masa pertumbuhan aktif), fase katagen (masa transisi), dan fase telogen (masa istirahat).

Pada waktu tertentu, 90 persen bulu mata berada dalam tahap pertumbuhan aktif di mana mereka tumbuh sekitar 0,16 millimeter per hari.

Jika Moms memotong bulu mata, mereka akan tumbuh kembali, hanya saja mereka akan membutuhkan waktu sekitar lima bulan.

4. Ada Perbedaan antara Bulu Mata Atas dan Bawah

Bulu-bulu di kelopak mata atas jauh lebih penuh daripada garis bulu mata bawah.

Faktanya, mereka hampir dua kali lebih penuh dengan sekitar 200 hingga 300 helai.

Sementara itu, kelopak mata bawah hanya memiliki sekitar 100 helai saja.

5. Panjangnya juga Bervariasi

Bulu mata bagian tengah biasanya lebih panjang daripada bagian samping.

Rekor bulu mata terpanjang adalah 6,99 sentimeter.

Percaya atau tidak, seorang pria yang memegang rekor ini.

Sebagai perbandingan, rata-rata panjang bulu mata adalah sekitar 10 milimeter saja.

6. Tungau Kecil Bisa Hidup di Bulu Mata

Jangan khawatir, Moms membutuhkan tungau ini sebab mereka menghilangkan kotoran dan membantu membersihkan folikel bulu mata.

7. Telah Ditata sejak 4000 SM

Alat bulu mata awal telah ditemukan di Mesir Kuno.

Akan tetapi, maskara modern seperti yang Moms kenal diciptakan pada tahun 1913 di Prancis oleh Rimmel.

Namun, maskara tidak menjadi populer di Amerika sampai Maybelline memulai debut formula pertama mereka, yang merupakan campuran batu bara dan Vaseline.

Itulah penjelasan seputar trichiasis dan kesehatan bulu mata yang perlu Moms pahami.

Semoga menjadi informasi yang berguna, ya!

  • https://www.goodhousekeeping.com/beauty/hair/tips/a26119/eyelash-facts/
  • https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-trichiasis
  • https://www.verywellhealth.com/poking-eyelashes-trichiasis-symptoms-causes-and-treatment-3422083
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait