3-12 bulan

8 Desember 2021

4 Cara Lakukan Uap Bayi, Bisa Atasi Pilek hingga Gejala Sinusitis

Moms tak perlu panik, cukup lakukan 3 cara alami ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Uap bayi bisa menjadi salah satu metode pengobatan ketika Si Kecil pilek dan kesulitan mengeluarkan ingus serta lendir.

Kondisi Si Kecil yang baru lahir memang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit. Terlebih jika cuaca di luar sedang tak menentu.

Akibatnya, bukan hanya orang dewasa yang kondisi kesehatannya menurun, tapi juga anak-anak.

Salah satu penyakit yang paling sering menyerang adalah flu yang disertai batuk dan pilek.

Meski ini penyakit yang banyak dijumpai, namun dalam penanganannya pasti Moms sering dibuat khawatir. Terlebih jika batuk atau pilek terjadi pada Si Kecil yang masih bayi.

Pernahkah Moms bertanya-tanya bagaimana cara mengeluarkan lendir atau riak di tubuhnya dengan efektif agar tidak lagi mengganggu pernapasan anak?

Nah, berikut ini adalah penjelasan seputar uap bayi yang bisa menjadi solusinya. Disimak yuk, Moms!

Baca Juga: Cara Terbaik Mengatasi Bayi Pilek

Apa itu Terapi Uap Bayi?

nebulizer.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Semakin banyak orang tua yang memilih terapi uap bayi sebagai cara untuk mengeluarkan dahak ketika anak mengalami batuk pilek.

Melansir Healthline, terapi uap bayi atau nebulizer adalah cara yang aman dan efektif untuk mengatasi pilek, batuk, hingga mengeluarkan dahak pada bayi.

Namun, jika Si Kecil mengalami kesulitan bernapas setelah menggunakan nebulizer, sebaiknya segeralah hubungi dokter.

Selain dengan alat nebulizer, ada pula dengan cara alami, yaitu campuran uap air panas dengan minyak kayu putih.

Moms cukup sediakan air hangat di dalam baskom yang sudah dicampurkan dengan tetesan minyak kayu putih.

Kemudian, baskom diletakkan dekat dengan anak agar ia bisa menghirup uapnya.

Baca Juga: 8 Cara Mengobati Flu pada Bayi dengan Bawang Merah

Cara Terapi Uap Bayi di Rumah

nebulizer

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms membawa Si Kecil ke rumah sakit, tentu seluruh prosedur uap bayi akan dilakukan oleh perawat dan dokter.

Namun, bila Moms memilih untuk melakukannya di rumah, maka harus simak cara terapi uap bayi berikut ini.

1. Menggunakan Nebulizer

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk terapi uap bayi di rumah adalah menggunakan nebulizer, yaitu alat yang bisa mengubah obat cair menjadi uap.

Ini memang cukup ampuh mengatasi permasalah bayi yang mengalami gangguan pernapasan.

Namun perlu dipahami bahwa penggunaan nebulizer harus mendapatkan izin dari dokter.

Untuk itulah, sebelum menggunakan nebulizer sebagai alat terapi uap bayi di rumah, Moms harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

2. Siapkan Ruang Uap

Terapi uap bayi yang aman salah satunya adalah dengan mengubah kamar mandi menjadi ruang uap.

Ini akan mencegah Si Kecil terkena uap yang terlalu panas dan mengalami luka bakar.

Untuk melakukannya, Moms cukup mengalirkan air panas di kamar mandi dan menutupnya selama beberapa menit hingga ruangan tersebut beruap.

Lalu, bawa Si Kecil ke dalam kamar mandi dan duduklah di dalam selama kurang lebih 15 menit. Biarkan ia menghirup uap hangat yang dihasilkan dari air hangat.

Baca Juga: 5 Penyebab Hidung Mampet Tapi Tidak Pilek dan Penanganannya

3. Pakai Humidifier

Moms juga bisa menyediakan udara yang lebih lembap untuk terapi uap bayi menggunakan humidifier.

Pilih humidifier yang dapat menghasilkan uap dingin untuk dipasang di kamar ataupun tempat lain yang sering digunakan bayi.

Jika Moms memilih menggunakan alat ini untuk terapi uap, pastikan untuk rutin membersihkannya setidaknya setiap 3 hari sekali atau sesuai dengan instruksi.

4. Minyak Kayu Putih

Sama seperti mengurung diri di dalam kamar mandi, Moms juga bisa menggunakan minyak kayu putih sebagai alat terapi uap bayi sederhana.

Campurkan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalam air panas yang telah diletakkan di ember atau wadah dengan penampang besar.

Gendong bayi dan arahkan kepalanya ke bawah menghadap wadah.

Moms bisa melakukan pijatan di area punggung agar lendir yang terjebak di tenggorokan dan hidung bisa keluar.

Baca Juga: Ini Gejala Flu Perut Pada Bayi, Wajib Tahu!

Manfaat Terapi Uap Bayi

uap bayi.jpg

Foto: healthrone.com

Berikut ini adalah beragam manfaat dari terapi uap bayi untuk Si Kecil. Apa saja, ya?

1. Minimalisir Konsumsi Obat

Penggunaan obat untuk bayi sebaiknya diminimalisir atau bahkan dihindari sama sekali.

Melakukan terapi uap bayi di rumah bisa membuat flu bayi menjadi lebih ringan tanpa pemberian obat.

Apalagi pengobatan terapi uap ini dianggap lebih aman dan cepat menangani flu pada anak.

Lakukan terapi uap rutin setiap harinya bagi bayi yang sedang flu, maka penyakit ini akan cepat sembuh.

2. Mengencerkan Dahak

Berbeda dengan orang dewasa, bayi belum bisa mengeluarkan dahak sendiri yang berada di sekitar tenggorokan dan rongga hidung.

Dengan melakukan terapi uap bayi ini, maka sangat manjur untuk mengencerkan dahak yang kental sehingga bisa mengalir keluar sendiri.

Si Kecil juga tidak perlu melakukan apa pun karena dahak akan mengalir sendiri dari rongga hidung.

3. Mencegah Sinusitis

Masalah pernapasan lain yang bisa disembuhkan dengan terapi uap bayi ini adalah sinusitis.

Bayi juga rentan menderita sinusitis seperti orang dewasa, sehingga penanganan yang tepat perlu dilakukan agar tidak semakin parah.

Melakukan terapi uap secara rutin bisa meredakan gejala sinusitis pada bayi.

Baca Juga: Bayi Bisa Terkena Komplikasi Sinusitis, Waspadai Gejala Ini!

Nah, itu dia Moms informasi seputar terapi uap bayi. Semoga bermanfaat, ya!

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/nebulizer-for-baby
  • https://www.healthline.com/health/nebulizer-for-baby
  • https://kidshealth.org/en/parents/cooperate-nebulizer.html
  • https://aeroflowinc.com/signs-your-child-may-need-a-nebulizer/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait