Program Hamil

27 Januari 2021

10 KB yang Cocok Sebagai Cara Menunda Kehamilan Bagi Pengantin Baru yang Bisa Dicoba

Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Moms dan Dads
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Ketika kita memasuki dunia pernikahan, banyak dinamika hubungan mengalami perubahan.

Bahkan ketika kita sedang dalam persiapan untuk berbulan madu setelah menikah, perlu memikirkan apa KB yang cocok untuk pengantin baru yang bisa kita siapkan, agar tidak langsung hamil.

Ini adalah hal wajib yang harus dipikirkan jika Moms dan pasangan berencana untuk menikmati lebih lama masa-masa pengantin baru dan ingin mendapatkan perlindungan terbaik terhadap kehamilan yang tidak diinginkan.

Keluarga berencana adalah topik penting yang harus didiskusikan semua pasangan. Moms mungkin juga sedang mencari cara menunda kehamilan bagi pengantin baru.

Pengantin baru perlu memilih metode KB yang cocok untuk pengantin baru dan memutuskan kapan dan berapa banyak anak yang akan dimiliki nantinya.

Jika kita jatuh dalam kehamilan yang tidak diinginkan atau tidak direncanakan, bisa sangat menakutkan.

Memulai sebuah keluarga baru ketika salah satu atau kedua pasangan tidak siap untuk transisi ini dapat menimbulkan ketegangan pada pernikahan Moms dan Dads.

Lalu apa alat kontrasepsi yang bisa dipilih, dan seperti apa cara menunda kehamilan bagi pengantin baru?

Ada banyak alat kontrasepsi yang bisa Moms dan Dads pilih jika ingin menunda kehamilan atau tidak ingin segera memiliki anak.

“Untuk menunda kehamilan pada pasangan yang baru menikah, pilihan caranya adalah kondom, KB kalender, sanggama terputus, pil KB, dan sebagainya,” jelas dr. Bramundito, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Secara umum, alat penunda kehamilan atau kontrasepsi terbagi atas dua jenis yakni yang bersifat sementara dan permanen.

Umumnya, KB yang cocok untuk pengantin baru adalah yang sifatnya sementara. Jadi bagaimana cara menunda kehamilan bagi pengantin baru?

Yuk kita simak.

KB yang Cocok untuk Pengantin Baru

Apa alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah?

Hal ini pasti terus menjadi pertanyaan di pikiran kita ketika Moms dan pasangan memutuskan untuk menunda memiliki anak setelah menikah.

Berikut ini KB yang cocok untuk pengantin baru yang bisa Moms dan Dads coba. Disimak yuk!

1. Kondom

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: Orami Photo Stock

Kondom untuk pasangan pria merupakan salah satu alat kontrasepsi yang baik yang selain dapat mencegah kehamilan juga mencegah penyakit menular seksual.

KB yang cocok untuk pengantin baru yang pertama adalah kondom.

Cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini adalah yang paling terkenal dan umum dipakai oleh pria.

Meski begitu, terdapat juga kondom yang diperuntukkan bagi wanita dan dipasangkan pada mulut vagina setidaknya 8 jam sebelum melakukan hubungan seksual.

Kondom adalah alat kontrasepsi sebagai cara menunda kehamilan bagi pengantin baru sementara yang hanya bisa digunakan sekali pakai.

Namun, dirasa kurang efektif mencegah kehamilan karena menimbulkan rasa yang tidak nyaman.

Baca Juga: 9 Kesalahan Memakai Kondom yang Membuat Kebobolan

2. Kontrasepsi Suntik

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah KB suntik. Satu suntikan efektif hingga 3 bulan.

Suntikan ini mengandung hormon buatan manusia yang meniru progesteron atau kombinasi estrogen dan progesteron, yang akan menghentikan ovulasi serta mengentalkan penutup lendir di sekitar serviks, sehingga sulit bagi sperma untuk sampai ke rahim.

Depo-Provera, salah satu suntikan kontrasepsi yang paling populer, misalnya, terdiri dari hormon buatan artifisial bernama medroksiprogesteron yang berfungsi ganda untuk menghentikan ovulasi dan sperma memasuki rahim untuk mencegah pembuahan.

Suntikan ini sangat efektif dengan tingkat keberhasilan 99 persen.

Ini adalah cara menunda kehamilan bagi pengantin baru yang dapat diandalkan dan dianggap sebagai alat kontrasepsi terbaik bagi pasangan yang baru menikah untuk menikmati seks bebas stres.

Baca Juga: Mengikuti Program Hamil Anak Perempuan, Ini Tips dan Rincian Biayanya

3. Implan

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah implan.

Sama seperti suntikan kontrasepsi, implan juga melepaskan progesteron ke dalam aliran darah, menghentikan ovulasi dan mengentalkan lendir di sekitar serviks.

Implan adalah batang fleksibel sepanjang 4 inci yang ditanam di lengan atas oleh dokter. Ini adalah kontrasepsi yang ideal.

Jika jangka waktu 5 tahun sejalan dengan rencana Moms dan pasangan untuk memulai sebuah keluarga, alat kontrasepsi ini patut dipertimbangkan.

Bahkan jika Moms ingin memiliki anak lebih cepat, bisa melepas implan kapan saja untuk mendapatkan kembali kesuburan kita.

Implan menawarkan perlindungan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode kontrasepsi yang lebih tradisional, dan mungkin merupakan cara menunda kehamilan bagi pengantin baru terbaik.

4. Intrauterine Device (IUD)

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah IUD.

IUDs atau Intrauterine Devices, seperti namanya, adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah sperma dan sel telur menyatu.

Alat kontrasepsi ini juga menawarkan perlindungan jangka panjang dan bisa menjadi cara menunda kehamilan untuk pengantin baru.

IUD dapat tetap efektif antara 3 dan 10 tahun, tergantung pada jenis perangkat yang digunakan.

Baca Juga: Apa IUD Bisa Berpindah Tempat?

Saat Moms ingin hamil, cukup lepaskan perangkatnya. IUD terbagi menjadi 2, yaitu:

  • Copper-T

Ini adalah perangkat tembaga berbentuk T kecil yang ditempatkan di dalam rahim melalui serviks. Prosedur ini perlu dilakukan di klinik atau rumah sakit dan tidak membutuhkan waktu lama.

Copper-T dapat bertahan hingga 10 tahun dan merupakan metode kontrasepsi bebas hormon.

Jika Moms bermasalah dengan ketidakseimbangan hormon atau tidak ingin memompa tubuh dengan hormon buatan, ini adalah salah satu cara menunda kehamilan bagi pengantin baru terbaik.

  • IUD Hormonal

IUD hormonal sangat mirip dengan T-tembaga dalam hal penempatan, efektivitas, dan metode kontrasepsi mereka.

Faktor yang membedakan adalah bahwa IUD hormon seperti Mirena, Skyla, Kyleena dan Liletta juga diresapi dengan hormon progestin.

Selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi, ini juga digunakan untuk mengelola perdarahan berat selama periode karena kondisi seperti endometriosis, PCOD/PCOS dan fibroid rahim.

Menurut jurnal Retained Intrauterine Device (IUD), penempatan IUD di dalam rahim biasanya merupakan prosedur ginekologi yang sederhana dan aman.

Tingkat kegagalan sekitar 0,2 persen untuk levonorgestrel melepaskan IUD dan 0,8% untuk Copper T.

Metode kontrasepsi ini memberikan perlindungan terhadap kehamilan yang tidak diinginkan dan merupakan salah satu cara menunda kehamilan bagi pengantin baru yang paling bagus untuk kita dan suami.

5. Diafragma

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: fpnsw.org.au

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah diafragma.

Diafragma adalah salah satu bentuk kontrasepsi tertua yang digunakan oleh wanita dan kembali lagi ramai digunakan sebagai cara menunda kehamilan bagi pengantin baru.

Ini adalah metode penghalang di mana Moms menempatkan cangkir berbentuk kubah dangkal di dalam vagina.

Perangkat ditempatkan tepat di mulut serviks, untuk mencegah sperma mencapai sel telur.

Untuk menggunakannya, Moms harus berada dalam posisi yang nyaman, cubit perangkat untuk melipatnya dan dorong ke dalam.

Mengikat diafragma dengan spermisida juga umum dilakukan untuk memastikan bahwa sperma tidak melewati serviks kita.

Jika memilih untuk melakukan itu, pastikan jarak antara memakai diafragma dan tindakan tidak lebih dari 2 jam.

Ini memberikan tindakan pencegahan yang ideal untuk pasangan yang baru menikah.

Jika Moms mencari cara menunda kehamilan bagi pengantin baru tanpa menggunakan kondom atau metode kontrasepsi invasif, ini pilihannya.

Jadi dicoba ya, Moms.

6. Pil KB

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah pil KB. Pil KB mungkin sudah tidak asing lagi. Ini adalah metode kontrasepsi lain yang telah teruji oleh waktu.

Jadwal minum pil ini harus disinkronkan dengan siklus menstruasi Moms agar cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini bekerja efektif.

Bergantung pada jenis pil yang kita gunakan, harus meminum satu pil setiap hari untuk jangka waktu tertentu, diikuti dengan jeda singkat, dan kemudian ulangi, hingga Moms ingin hamil.

Ini juga merupakan alat kontrasepsi hormonal dan bekerja pada jalur yang sama seperti injeksi kontrasepsi, implan atau IUD hormonal.

Satu-satunya kelemahan dari metode kontrasepsi ini adalah bahwa bahkan lupa minum beberapa pil dapat membuat rencana kita gagal.

Tetapi jika Moms berhati-hati dalam meminum pil tepat waktu, ini bisa menjadi salah satu alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah.

Menurut jurnal Oral Contraceptive Pills, efektivitas bentuk kontrasepsi ini disebut sebagai penggunaan tipikal dan sempurna.

Penggunaan tipikal, artinya cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini mungkin tidak selalu bisa konsisten atau benar.

Tingkat kegagalan biasanya 9 dari 100 wanita di tahun pertama penggunaan metode ini.

Baca Juga: Bagaimana Cara KB Alami dengan Menghitung Masa Tidak Subur?

7. Spermisida

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: verywellhealth.com

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah spermisida.

Alat kontrasepsi ini berbentuk seperti jeli yang dan diaplikasikan di dalam vagina 30 menit sebelum berhubungan seksual.

Biasanya digunakan bersamaan dengan diafragma yang terbuat dari karet dan dipasangkan di mulut rahim.

Selain karena harus dipakai 6 jam setelah berhubungan seksual, memakai alat kontrasepsi ini akan rentan iritasi dan juga penggunanya memiliki risiko terjangkit virus kelamin.

Baca Juga: 5 Risiko Hamil Jika Moms Menggunakan Kontrasepsi IUD

8. Periode Aman atau Metode Kalender

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: Orami Photo Stock

Siklus menstruasi dimulai pada hari pertama menstruasi dan berlanjut hingga hari pertama menstruasi berikutnya.

Masa seorang wanita paling subur adalah pada saat ovulasi, atau saat sel telur dilepaskan dari ovarium kita, yang biasanya terjadi 12-14 hari sebelum haid berikutnya dimulai.

Penting untuk diingat bahwa sperma terkadang dapat bertahan di dalam tubuh hingga tujuh hari setelah berhubungan seks.

Artinya, Moms bisa hamil segera setelah menstruasi selesai jika kita berovulasi lebih awal, terutama jika siklus menstruasi kita secara alami pendek.

Itulah alasan mengapa masa aman mungkin tidak dapat diandalkan dan tidak mungkin dilakukan bagi pasangan yang baru menikah. Namun Moms dan Dads bisa mencoba cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini.

Jika siklus haid wanita bervariasi dari 26 hari sampai dengan siklus 31 hari, maka siklus terpendek (26 hari) minus 18 hari = hari ke 8.

Siklus terpanjang (31 hari) minus 10 hari = hari ke-21.

Dengan demikian, hari ke-8 hingga ke-21 setiap siklus dihitung dari hari pertama masa menstruasi dianggap masa subur.

Itu adalah periode yang tidak aman untuk berhubungan seks. Masa selain masa subur dalam satu siklus menstruasi dianggap sebagai periode aman.

9. Coitus Interruptus atau Metode Penarikan

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: Orami Photo Stock

Pria, selama hubungan seksual, menarik penisnya dari vagina wanita sebelum orgasme (dan ejakulasi), dan kemudian mengarahkan ejakulasi (air mani) menjauh dari vagina.

Coitus interruptus kurang efektif dalam mencegah kehamilan.

Preejakulasi yang dikeluarkan oleh penis sebelum ejakulasi biasanya mengandung sperma, yang akan mengganggu keefektifan metode ini.

Menggunakan metode penarikan diri membutuhkan pengendalian diri dan itulah sebabnya mungkin agak sulit untuk dipraktikkan dan mungkin tidak terlalu efektik jika digunakan.

Namun Moms dan suami bisa mencoba cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini.

10. Pil Kontrasepsi Darurat

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: verywellhealth.com

Beberapa pasangan yang jarang melakukan aktivitas seksual bahkan pil kontrasepsi darurat (umumnya dikenal sebagai I-pill) dapat disarankan untuk digunakan.

Ini harus dilakukan dalam 72 jam setelah berhubungan seks. Ini mengandung hormon tunggal dosis tinggi.

Itu dia beberapa KB yang cocok untuk pengantin baru sebagai cara menunda kehamilan bagi pengantin baru.

Baca Juga: Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan?

Menurut dr. Bramundito, risiko kegagalan dari alat kontrasepsi yang nantinya Moms dan Dads pilih adalah sebagai berikut:

  • Kondom: 5,4 dari 100 persen
  • KB Kalender: 13,9 dari 100 persen
  • Sanggama terputus: 13,4 dari 100 persen
  • Pil KB: 5,5 dari 100 persen
  • Suntik: 1,7 dari 100 persen
  • IUD (alat kontrasepsi dalam rahim): 1,4 dari 100 persen
  • Implan: 0,6 dari 100 persen

Jadi sudah tahu cara menunda kehamilan bagi pengantin baru mana yang akan digunakan? Apakah Moms dan Dads sudah memutuskan juga?

Kalau masih bingung ingin memilih yang mana, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan. Bicarakan juga tentang kondisi kesehatan Moms yang sedang dirasakan saat ini.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait