Kesehatan

8 September 2021

Mengenal Urutan Sistem Pencernaan Manusia Bersama Si Kecil, yuk, Moms!

Sekumpulan organ yang bekerja sama mengolah dan memproses makanan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Karinta Ariani
Disunting oleh Karla Farhana

Saat makanan masuk ke dalam mulut, tubuh tidak langsung mengolahnya begitu saja. Ada serangkaian proses dari awal masuknya makanan sampai keluar sebagai feses. Apakah Moms dan Dads sudah tahu urutan sistem pencernaan manusia?

Bukan hanya untuk menambah wawasan, informasi ini penting agar Moms dan Dads juga bisa menyampaikan pengetahuan baru pada Si Kecil.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan nantinya Si Kecil akan bertanya ke mana larinya makanan yang selama ini ia makan?

Bagaimana proses pengolahan semua makanan tersebut hingga akhirnya bisa menjadi daging di tubuh maupun feses?

Nah, agar bisa memuaskan rasa ingin tahu anak mengenai seluruh proses yang terjadi di dalam tubuhnya, termasuk urutan sistem pencernaan manusia, mari gali informasi lengkapnya!

Baca Juga: 7 Cara Terbaik Memperbaiki Metabolisme Tubuh, Yuk Hidup Sehat!

Urutan Sistem Pencernaan Manusia

Serangkaian organ yang terlibat dalam sistem pencernaan makanan di dalam tubuh memang memiliki peran yang berbeda-beda.

Akan tetapi, kesemua organ pencernaan ini punya fungsi inti yang sama yakni bertugas memecah makanan hingga menjadi bagian-bagian kecil.

Hasil pemecahan makanan tersebut yang kemudian diserap oleh tubuh sekaligus diedarkan ke seluruh bagian yang membutuhkan.

Fungsi sistem pencernaan makanan pada tubuh tidak main-main. Mengutip dari Cleveland Clinic, tubuh memerlukan asupan zat gizi agar tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Sebut saja karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, hingga cairan yang kebutuhannya harus dipenuhi setiap harinya dari makanan dan minuman.

Namun, tubuh tidak mampu mengolah dan menyerap berbagai nutrisi tersebut tanpa bantuan dari urutan sistem pencernaan manusia.

Setelah berhasil diolah, tubuh menggunakan berbagai nutrisi tersebut untuk memberikan energi saat beraktivitas, mendukung pertumbuhan, serta mengoptimalkan perbaikan sel-sel.

Moms dan Dads, ajarkan Si Kecil urutan sistem pencernaan manusia berikut mulai dari paling awal hingga akhir.

1. Mulut

urutan sistem pencernaan manusia

Foto: Orami Photo Stock

Bagian pertama dari serangkaian urutan sistem pencernaan manusia adalah mulut.

Menariknya, ternyata proses pencernaan makanan sudah dimulai bahkan sebelum seseorang benar-benar menggigit makanan tersebut, lho!

Ya, ini karena kelenjar ludah sebenarnya sudah aktif saat seseorang melihat makanan dan mencium aromanya.

Ketika makanan masuk ke dalam mulut, seluruh bagian di dalam mulut bekerja untuk memproses makanan tersebut.

Makanan akan dikunyah, dikoyak, dipotong-potong menjadi bentuk lumat sehingga siap untuk masuk ke bagian sistem pencernaan lainnya.

Selama berada di dalam mulut, air liur berperan memudahkan makanan untuk dicerna oleh tubuh. Jika telah cukup lumat, lidah bertugas mendorong makanan agar masuk ke dalam kerongkongan.

Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Organ Pernapasan? Ini 9 Tips yang Bisa Diterapkan

2. Kerongkongan

urutan sistem pencernaan manusia

Foto: Orami Photo Stock

Kerongkongan (esofagus) adalah saluran di tenggorokan dengan panjang sampai ke lambung. Setelah dari mulut, makanan dialirkan masuk ke dalam kerongkongan dengan melewati epiglotis.

Epiglotis adalah lipatan kecil di bagian atas tenggorokan yang bertugas mencegah tersedak saat makanan masuk.

Nah, otot-otot kerongkongan mengantarkan makanan ke urutan sistem pencernaan manusia selanjutnya, yakni perut, dengan bantuan gerak peristaltik.

Namun, sebelum sampai di lambung, makanan melewati katup kerongkongan (sfringter esofagus). Fungsi katup ini untuk mencegah isi lambung, termasuk asam, naik kembali ke kerongkongan.

Sebab jika asam dari lambung mengalir nak ke kerongkongan, gejala gasroesofageal reflux disease (GERD) mungkin saja terjadi.

3. Lambung

urutan sistem pencernaan manusia lambung

Foto: lecturio.com

Setelah melewati kerongkongan, makanan yang sudah lumat kini singgah di lambung. Di dalam lambung, proses pencernaan makanan berlanjut dengan bercampurnya berbagai enzim.

Sebab saat makanan masuk, lambung secara otomatis menghasilkan enzim yang berguna untuk proses pencernaan makanan.

Makanan yang sudah diolah di lambung bentuk atau konsistensinya usdah berubah menjadi cairan. Pada saat inilah makanan bisa bergerak ke usus kecil.

Baca Juga: Inilah Nutrisi Penting untuk Bantu Atasi Alergi pada Anak

4. Usus halus

urutan sistem pencernaan manusia

Foto: lecturio.com

Usus halus, atau biasa disebut juga usus kecil, memiliki tiga bagian yaitu duodenum, jejunum, dan ileum. Bentuk usus halus berupa tabung panjang yang melingkar di perut.

Proses pencernaan makanan di dalam usus halus melibatkan enzim yang dihasilkan oleh pankreas dan empedu di hati.

Untuk bagian usus halus, seperti duodenum, berfungsi memecah makanan.

Sementara jejunum dan ileum yang termasuk urutan sistem pencernaan makanan, berperan menyerap nutrisi untuk dialirkan ke darah.

Konsistensi makanan yang telah dicerna dalam usus halus bisa berubah menjadi lebih padat maupun cair tergantung dari air, empedu, hingga enzim.

Ternyata, ada tiga organ penting yang berperan penting dalam membantu lambung serta usus halus untuk mencerna makanan, berikut penjelasannya.

5. Pankreas

Pada urutan sistem pencernaan manusia, pankreas berperan dalam menghasilkan enzim pencernaan melalui usus halus, khususnya duodenum.

Fungsi enzim ini adalah untuk memecah protein, lemak, dan karbohidrat.

Selain itu, pankreas menghasilkan insulin yang dialirkan langsung ke darah. Insulin berguna untuk proses metabolisme glukosa (gula).

6. Hati

Meski punya berbagai macam fungsi, tugas utama organ hati dalam sistem pencernaan makanan adalah memproses zat gizi yang diserap dari usus kecil.

Hati juga menghasilkan empedu yang tak kalah penting dalam mencerna lemak serta beberapa vitamin.

Hati memiliki banyak fungsi, tetapi tugas utamanya dalam sistem pencernaan adalah memproses nutrisi yang diserap dari usus kecil.

Empedu dari hati yang disekresikan ke usus kecil juga memainkan peran penting dalam mencerna lemak dan beberapa vitamin, contohnya vitamin A, D, E, dan K.

Hati punya nama lain yakni sebagai pabrik kimia tubuh. Ini karena organ yang satu ini mampu mendetoksifikasi bahan kimia yang berpotensi berbahaya bagi tubuh.

7. Kantung empedu

Kantung empedu adalah organ yang terletak tepat di bawah hati dan berfungsi untuk menyimpan empedu.

Memang, hati yang memproduksi empedu. Akan tetapi, jika perlu disimpan, kantung empedu yang akan menampungnya.

Nantinya selama proses pencernaan makanan di dalam usus halus berlangsung, kantung empedu secara berkala mengirim empedu.

8. Usus besar

Setelah semua zat gizi dari makanan sudah diserap oleh usus kecil, kini sisa dari proses pencernaan makanan masuk ke usus besar.

Sama seperti usus kecil, usus besar juga terdiri dari beberapa bagian seperti sekum, kolon asenden (di kanan) kolon transversum (melintang horizontal), kolon desendens (kiri), serta kolon sigmoid yang berhubungan langsung ke rektum.

Mengutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, usus besar berperan dalam penyerapan air dan mengubah sisa pencernaan makanan menjadi feses.

Dengan kata lain, usus besar bertugas mengosongkan sistem pencernaan makanan dengan mengumpulkan sisanya yang tidak terpakai agar bisa dikeluarkan oleh tubuh.

Kotoran atau limbah sisa makanan dari proses pencernaan dalam bentuk cair berhasil masuk ke dalam usus besar dengan bantuan gerak peristaltik.

Gerakan ini juga yang membantu sisa makanan dalam bentu padat yang sudah diolah oleh usus besar, berupa feses, masuk ke dalam urutan sistem pencernaan manusia selanjutnya yakni rektum.

Baca Juga: Kenali Tanda-Tanda dan Efek Kurang Gizi pada Anak

9. Rektum

Rektum adalah bagian dari urutan sistem pencernaan manusia yang menghubungan antara usus besar dan anus. Jadi, feses yang sudah dihasilkan oleh usus besar nantinya masuk ke dalam rektum.

Ketika feses udah masuk ke sini, secara otomatis tubuh akan memberi sinyal untuk buang air besar (BAB). Itu sebabnya, perut terasa mulas sebagai pertanda perlu BAB.

10. Anus

Sekarang masuk ke bagian akhir dari urutan sistem pencernaan manusia. Ya, ini adalah anus yang terdiri dari otot-otot dasar panggul dan dua sfringter anak (otot internal dan eksternal).

Anus punya lapisan yang mampu mendeteksi bentuk atau isi feses, misalnya cair, gas, atau padat.

Menariknya, otot dasar panggul yang ada pada anus dapat mengontrol kapan feses harus keluar dan kapan sebaiknya belum dikeluarkan.

Sfringter internal inilah yang membuat Moms, Dads, dan Si Kecil tidak merasa ingin BAB saat sedang tidur.

Ada juga sfringter internal yang bertugas menahan feses untuk dikeluarkan saat seseorang sudah berada di toilet.

Nah, itu dia Moms urutan sistem pencernaan. Semoga Si Kecil bisa mengerti dengan mudah, ya!

  • https://www.webmd.com/heartburn-gerd/your-digestive-system
  • https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/digestive-system-how-it-works
  • https://my.clevelandclinic.org/health/articles/7041-the-structure-and-function-of-the-digestive-system
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait