Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Mar 10, 2018

Usia Berapa Bayi Bisa Melihat dengan Jelas? Ketahui Tahap Perkembangan Penglihatannya

Bagikan


Ketika melihat Si Kecil yang baru lahir sudah bisa membuka matanya sebagai orang tua pasti kita begitu senang sekaligus bertanya-tanya apakah ia sudah bisa mengenali orang yang dilihatnya?

Namun Moms, sebenarnya ia belum mampu melihat secara jelas. Ya, daya penglihatannya masih terbatas dan belum sempurna. Butuh waktu beberapa bulan seiring perkembangan indera penglihatannya sehingga ia dapat melihat sesuatu dengan jelas.

Baca Juga : 5 Trik Membaca Pikiran Bayi

Ketika lahir, bayi belum mampu memfokuskan penglihatannya terhadap objek dalam jarak dekat. Ia bisa melihat atau menatap Moms, tapi belum bisa fokus.

Namun tak perlu khawatir. Penelitian menunjukkan, dalam dalam beberapa hari kemudian, bayi sudah dapat mengenali wajah ibunya, daripada wajah orang yang masih asing baginya.  

Baca Juga : Stop Terobsesi Melihat Milestone Bayi!

Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi Baru Lahir

Lalu, sebenarnya bagaimana tahap perkembangan kemampuan bayi untuk melihat? Yuk, Moms simak uraian berikut ini:

Usia 0-1 bulan

Bayi baru lahir hanya mampu melihat warna hitam dan putih serta bayangan abu-abu. Kenapa demikian? Karena sel-sel saraf pada retina belum berkembang dengan sempurna.  

Pada bulan pertama ini, bayi belum terlalu sensitif terhadap cahaya. Jadi, Moms tak perlu cemas bila menyalakan lampu saat ia tidur. Ya, bayi takkan terganggu.

Nah, pada minggu pertama, bayi mulai mampu melihat warna, mulai merah, jingga, kuning, dan hijau. Sedangkan, untuk mampu melihat warna biru dan ungu, bayi tubuh waktu lebih lama.

Pasalnya, cahaya biru memiliki panjang gelombang yang pendek. Di sisi lain, jumlah reseptor warna biru pada manusia ternyata lebih sedikit.

Usia 1-2 bulan

Pada usia 1-2 bulan, koordinasi kedua mata Si Kecil belum optimal. Alhasil, Moms mungkin melihat matanya tampak juling (strabismus)

Tapi, jangan khawatir karena itu hal yang normal. Akan tetapi, bila kondisi itu terlalu sering terjadi, bahkan konsisten atau perbedaannya cukup besar, maka Moms sebaiknya membawa Si Kecil ke dokter untuk untuk diperiksa lebih lanjut.

Usia 2-3 bulan

Pada rentang usia ini, penglihatan bayi makin berkembang. Penglihatannya semakin tajam. Kedua matanya mulai bekerja sama untuk melihat objek lebih jelas.

Si Kecil mulai mampu mengikuti pergerakan sesuatu mencoba untuk meraih objek yang dilihatnya. Bayi juga mulai belajar untuk mengalihkan pandangannya dari satu objek ke objek lain tanpa menggerakkan kepala.

Di usia ini pula, bayi jadi lebih sensitif terhadap cahaya. Maka Moms jangan lupa untuk meredupkan lampu kamarnya agar ia bisa tidur nyenyak.

Usia 4-6 bulan

Pada rentang usia ini, otak bayi yang mengatur penglihatan berkembang sangat pesat. Karena itu, Si Kecil dapat melihat lebih tajam dan mampu menggerakkan bola mata lebih cepat dan bisa fokus saat mengikuti suatu objek.

Ia sudah mampu melihat warna seperti orang dewasa.

Si Kecil juga mulai memiliki koordinasi tangan dan mata yang lebih baik. Alhasil, ia mampu mengambil suatu benda dan mengarahkan ke mulutnya dengan tepat.

Usia 5-6 bulan

Pada usia 5 bulan, Si Kecil mulai mengenal depth perception, yaitu bayi akan mulai dapat mengenali jarak antara suatu objek dengan objek lainnya.

Di usia ini bayi mulai mampu melihat secara tiga dimensi. Nah, usia 6 bulan ini adalah waktu yang tepat untuk memeriksakan matanya ke dokter, untuk mengetahui apakah ada gangguan pada ketajaman mata pada Si Kecil.<

Baca Juga : Anak Bisa Kena Katarak?

Usia 7-12 bulan

Si Kecil mulai dapat merangkak dan mulai belajar untuk mengoordinasikan penglihatan dengan gerakan tubuhnya. Ia semakin baik dalam menentukan jarak serta lebih akurat dalam mengambil dan melempar suatu objek.

Maka pada rentang usia ini, Moms mau tak mau harus memberikan perhatian ekstra untuk menjaga Si Kecil dari cedera karena ia akan suka menjelajah lingkungannya.

Hal penting yang perlu diperhatikan Moms adalah mewaspadai gangguan penglihatan pada Si Kecil. Masalah ini dapat menghambat perkembangan anak.

Karena itu, Moms perlumenyadari gangguan penglihatan sedini mungkin. Maka pahami perkembangan penglihatan mata Si Kecil, sehingga Moms pun mengenali potensi terjadinya gangguan pada matanya.

(HIL)

Sumber: aoa.org, allaboutvision.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.