COVID-19

COVID-19
18 Agustus 2020

Vaksin Corona China Mulai Dipatenkan, Ini Faktanya

Keputusan paten vaksin COVID-19 itu dikeluarkan sejak 11 Agustus 2020
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Media pemerintah China melaporkan bahwa spesialis vaksin corona China yakni CanSino Biologics Ind, telah mendapatkan persetujuan paten dari Beijing untuk calon vaksin COVID-19 Ad5-nCOV, mengutip dari US News.

Surat kabar People's Daily mengabarkan bahwa dengan demikian, China menjadi negara pertama yang berhasil mematenkan vaksin COVID-19 pada Minggu, (16/8/2020).

Sementara itu, menurut dokumen yang diterbitkan oleh Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China, keputusan paten vaksin COVID-19 itu dikeluarkan sejak 11 Agustus 2020.

Cari tahu lebih lanjut tentang vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh China berikut ini, Moms.

Baca Juga: Perkembangan Vaksin COVID-19 di 5 Negara, Angin Segar untuk Dunia Kesehatan!

Uji Klinis Fase III Vaksin Corona China di Arab Saudi

china patenkan vaksin corona

Foto: Orami Photo Stock

Sementara itu, Arab Saudi berencana untuk memulai uji klinis fase III untuk vaksin CanSino.

Selain itu, CanSino juga mengatakan bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan Rusia, Brasil, dan Chili untuk melakukan uji klinis fase III di negara tersebut.

Mengutip Reuters, kabar ini membuat saham CanSino Hong Kong naik sekitar 14% pada Senin, (17/8/2020) pagi. Sedangkan saham Shanghai naik sekitar 6,6% pada Senin (17/8/2020) siang.

Baca Juga: Fakta Sputnik V, Vaksin COVID-19 Rusia yang Siap Diluncurkan

Vaksin CanSino Diklaim Hasilkan Kekebalan

china patenkan vaksin corona

Foto: Orami Photo Stock

China Global Television Network (CGTN) melalui unggahan akun Twitter resminya melaporkan bahwa vaksin CanSino disebut aman dan mampu merespons kekebalan.

"#China telah menyetujui paten # COVID19 #vaksin pertamanya, yang dikembangkan oleh tim ahli penyakit menular PLA, Chen Wei. Sebelumnya, uji coba fase 2 kandidat vaksin menemukan bahwa vaksin tersebut aman dan memicu respons imun," tulis @CGTNOfficial pada Minggu (16/8/2020).

Menurut jurnal penelitian berjudul Effect of an Inactivated Vaccine Against SARS-CoV-2 on Safety and Immunogenicity Outcomes yang dipublikasikan oleh JAMA Network, menyebut bahwa kandidat vaksin Covid-19 aman dan menghasilkan respons kekebalan.

"Uji coba fase 2 menambahkan bukti lebih lanjut tentang keamanan dan imunogenisitas dalam populasi besar daripada uji coba fase 1" ujar Profesor Feng-Cai Zhu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Jiangsu, China.

Dalam praktik uji coba, vaksin corona China ini menggunakan virus flu biasa manusia yang dilemahkan (adenovirus, yang menginfeksi sel manusia dengan mudah tetapi tidak mampu menyebabkan penyakit) untuk mengirimkan materi genetik yang mengode protein lonjakan SARS-CoV-2 ke sel.

Sel-sel ini kemudian menghasilkan protein lonjakan dan menyebar ke kelenjar getah bening dimana sistem kekebalan menciptakan antibodi yang akan mengenali lonjakan protein itu dan melawan virus corona.

Baca Juga: Uji Coba Vaksin COVID-19, Indonesia Siap Menguji Vaksin ke 1620 Orang

Uji Coba Vaksin Corona China Dilakukan

vaksin corona China

Foto: Orami Photo Stock

Sebanyak 508 peserta ikut serta dalam uji coba vaksin baru. Dari jumlah tersebut, 253 menerima vaksin dosis tinggi (pada 1 × 1011 partikel virus / 1,0mL), 129 menerima dosis rendah (pada 5 × 1010 partikel virus / 1,0mL) dan 126 menerima plasebo.

Sekitar dua pertiga dari peserta (309; 61%) berusia 18 hingga 44 tahun, seperempat (134; 26%) berusia 45 hingga 54 tahun, dan 13% (65) berusia 55 tahun atau lebih.

Hasilnya, ditemukan bahwa 95% (241/253) dari peserta dalam kelompok dosis tinggi dan 91% (118/129) dari penerima dalam kelompok dosis rendah menunjukkan respons imun sel T atau antibodi pada hari ke 28 pasca vaksinasi.

Di Indonesia, vaksin Sinovac sudah masuk fase III uji klinis dan diperkirakan memakan waktu selama 6 bulan. Jika uji klinis tahap III ini berhasil, maka vaksin siap diproduksi massal dan diedarkan ke masyarakat.

Itu dia Moms, informasi tentang vaksin corona China, vaksin CanSino.

Baca Juga: Uji Vaksin COVID-19 Akan Dilakukan di 4 Puskesmas Bandung Ini

Artikel Terkait