Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

ASI & MPASI | Jan 15, 2019

Bayi 4 Bulan Meninggal Karena Makan Nasi, Ini Alasan Kenapa Makanan Padat Baru Boleh Diberikan Setelah 6 Bulan

Bagikan


mpasi bayi

Foto: parentlane.com

Kesalahan pemberian makanan padat pada bayi kembali memakan korban.

Setelah sebelumnya seorang bayi meninggal setelah diberi makan bubur pisang oleh neneknya.

Kali ini, seorang bayi berusia 4 bulan dikabarkan meninggal setelah diberi makan nasi oleh ibunya.

Kabar tersebut dibagikan akun @kyeomdongie di Twitter. Ia mengatakan kalau ada seorang ibu yang datang ke UGD membawa bayi berusia 4 bulan dengan kondisi perut sesak, akral dingin, nadi tidak teraba, dan menangis lemah.

Setelah diinterogasi, baru diketahui bahwa sang ibu sudah satu minggu memberikan nasi pada bayi tersebut.

Alhasil, lambung sang anak pun hampir pecah dan ukurannya lebih besar dari jantung.

Makanan padat, termasuk nasi, baru boleh diberikan kepada bayi setelah berusia 6 bulan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal kedokteran anak menunjukkan bahwa masih banyak ibu-ibu yang memberikan makanan padat kepada bayi mereka sebelum 6 bulan tanpa mengetahui risikonya.

Pada penelitian tersebut, sebanyak 1.300 ibu diberikan pertanyaan seputar pemberian makanan padat.

Sebanyak 40 persen responden menjawab bahwa mereka memberikan makanan padat sebelum anak mereka berusia 6 bulan.

Setengah dari jumlah itu mengaku bahwa mereka memberikan makanan padat sebelum anak mereka berusia 4 bulan.

Dan 10 persen dari mereka memberikan anak makanan padat ketika anak mereka berusia 4 minggu. Itu tentu bukan fakta yang menyenangkan ya Moms.

Ada beberapa hal yang membuat ibu harus sabar menunggu sampai anak mereka berusia 6 bulan untuk diberikan makanan padat.

Apa saja alasannya? Yuk kita cari tahu di bawah ini!

Baca Juga: Amankah Bayi Minum ASI Jika Ibu Sedang Sakit?

Nutrisinya Lebih Sedikit dari ASI atau Formula

Makanan padat punya kandungan nutrisi yang lebih sedikit ketimbang ASI atau formula.

Padahal, di usia 0-6 bulan, bayi butuh sekali asupan nutrisi yang banyak untuk tumbuh kembangnya.

Makanan padat mengandung nutrisi yang lebih rendah dan kalori yang tinggi.

Jika diperkenalkan lebih awal, risiko anak mengalami obesitas jadi lebih besar.

Sulit Ditelan

Makanan padat sulit ditelan dan kemampuan bayi untuk mengunyah dan menelan masih sangat minim.

Begitu juga dengan sistem pencernaannya yang belum cukup berkembang untuk mencerna makanan padat dengan baik.

Usia 6 bulan adalah usia ideal untuk pemberian makanan padat karena organ-organ tersebut sudah cukup siap.

Baca Juga: Dokter Tidak Sarankan BLW jadi Metode Utama Pemberian MPASI, Ini Alasannya!

Meningkatkan Risiko Kesehatan

Makanan padat meningkatkan risiko masalah kesehatan, serta bisa menyebabkan alergi dan eksim.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa pemberian makanan pada sebelum usia 6 bulan juga bisa memicu penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit celiac.

Itulah beberapa hal yang menjadi alasan mengapa pemberian makanan padat harus ditunda hingga bayi berusia 6 bulan. Sudah tidak bingung lagi kan Moms?

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.