Rupa-rupa

RUPA-RUPA
2 September 2020

Viral Fetish Kaus Kaki Setelah Kain Jarik, Ini Kronologinya

Masyarakat dikejutkan dengan kasus fetish kaus kaki yang menimpa seorang pengguna Twitter
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Setelah fetish kain jarik yang dilakukan oleh pemuda bernama Gilang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu, kini masyarakat dikejutkan dengan kasus fetish kaus kaki yang menimpa seorang pengguna Twitter @d****s.

Kasus ini disampaikan oleh akun Twitter @d****s yang sontak menarik perhatian masyarakat. Seperti apa kisahnya? Berikut ini kronologis kasus viral fetish kaus kaki.

Baca Juga: 5 Jenis Fetish Seks Aneh yang Ada di Dunia, Sudah Tahu?

Kronologi Fetish Kaus Kaki

Mengutip Detik Health, pengalaman buruk tersebut diceritakan oleh akun @@d****s dalam sebuah utas atau thread yang diunggah pada Minggu (30/8). Berikut kronologi lengkapnya.

1. Terjadi pada Tahun 2018

viral fetish kaus kaki setelah fetish kain jarik, ini kronologisnya

Foto: twitter.com

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Juli 2018. Saat itu, dirinya mengaku mengunggah WhatsApp story usai bermain basket, lalu unggahan tersebut dikomentari oleh si pelaku yang merupakan teman korban.

2. Memuji Kaus Kaki yang Dikenakan dan Meminta Foto

viral fetish kaus kaki setelah fetish kain jarik, ini kronologisnya

Foto: twitter.com

Akun @d****s yang menulis kasus viral fetish kaus kaki ini mengaku bila pelaku memuji kaus kaki yang dikenakan olehnya saat bermain basket. Kemudian, pelaku meminta foto kaus kaki yang dikenakan korban.

"Kaus kakinya bagus, fotoin dong enggak usah pakai sepatu," ujar pelaku kepada korban melalui percakapan WhatsApp.

Baca Juga: Potret Pre-wedding Chef Marinka dan Calon Suami, Mesra!

3. Memaksa Mengirimkan Foto

viral fetish kaus kaki setelah fetish kain jarik, ini kronologisnya

Foto: twitter.com

Mengutip IDN Times, korban mengira bahwa pelaku tertarik untuk membeli kaus kaki serupa, lantas korban mengirimkan foto produk kaus kaki yang ia beli namun bukan foto kaus kaki saat dia kenakan.

Namun, pelaku memaksa korban untuk mengirimkan foto saat kaus kaki tersebut ia kenakan. Karena kaus kaki yang korban kenakan sudah kotor dan berkeringat, korban pun mengatakan bahwa kaus kaki yang ia kenakan dicuci.

Beberapa hari berikutnya, saat korban mengunggah WhatsApp story sedang mengenakan jersey, pelaku memaksa kembali untuk mengirimkan foto kaus kaki tersebut.

Saat ditanya untuk apa, pelaku menjawab bahwa foto itu untuk koleksi.

"Untuk koleksi, dek. Ya sudah kalau enggak mau. Pelit sekarang sama aku enggak mau foto kaus kakinya. Kalau begitu bawa saja kaus kakinya ke rumahku nanti aku pakai sendiri aku foto sendiri, kalau kamu enggak mau foto," balas pelaku.

Belum menyadari bahwa dirinya menjadi korban fetish kaus kaki, korban pun menjawab, "Besok saja pas aku latihan (basket)," balas korban.

4. Mengarahkan Pose Foto Kaus Kaki

viral fetish kaus kaki setelah fetish kain jarik, ini kronologisnya

Foto: twitter.com

Tak cukup sampai di situ, kasus viral fetish kaus kaki dilanjutkan dengan pelaku yang memaksa korban untuk segera memfotokan kaus kaki yang ia minta.

Bahkan ketika korban memotret dirinya menggunakan kaus kaki tersebut dengan sepatu, pelaku tetap memaksa untuk memfoto kaus kakinya saja dengan pose-pose yang ia minta.

"Kalau telapak itu yang kaki kiri, kiri saja ditaruh di atas paha kanan, tepat di telapak kamu fotoin, gampang kan," ujar pelaku.

Karena merasa risih dan curiga, korban pun tidak memberikan foto kaus kaki yang ia pakai.

Pelaku pun tak kehabisan akal, ia tetap merengek meminta korban memberikan foto-foto kaus kaki dengan pose-pose tertentu sembari mengirimkan bukti bahwa foto tersebut sebagai koleksi pelaku.

Baca Juga: Hati-hati, Kaus Kaki Terlalu Ketat Bisa Sebabkan Bayi Cantengan!

5. Menghubungi Adik Korban

viral fetish kaus kaki setelah fetish kain jarik, ini kronologisnya

Foto: twitter.com

Mengutip Insert Live, usai kejadian itu, korban pun lantas memblokir nomor pelaku.

Namun, rupanya aksi pelaku tak berhenti di situ. Pelaku lantas menghubungi adik korban melalui direct message Instagram pada 20 Agustus 2020.

Pelaku mengatakan ke adik korban bahwa korban terkena guna-guna dan memintanya untuk mengambil kaus kaki milik korban yang belum dicuci beserta tanah dari halaman rumah untuk diberikan ke orang pintar di Gunung Kidul.

Merasa bahwa hal yang dilakukan pelaku sudah keterlaluan, akhirnya korban memberanikan diri menceritakan pengalaman buruknya ini ke Twitter. Hingga akhirnya menjadi berita viral tentang fetish kaus kaki.

Ternyata, menurut korban, pelaku tak hanya melakukan hal tersebut ke korban namun juga ke teman-teman korban. Kejadian tersebut diperkirakan terjadi di Bantul, Gunungkidul, Yogyakarta.

Meski begitu, hingga kini belum ada laporan dari korban ke pihak kepolisian untuk mengusut pelaku.

Artikel Terkait