Kesehatan

7 Juni 2021

15 Manfaat Vitamin B1 untuk Fungsi Tubuh

Bisa menambah nafsu makan, lho.
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Karla Farhana

Selain vitamin C, ada vitamin lain yang dibutuhkan oleh tubuh, salah satunya vitamin B1.

Vitamin B1 atau thiamin, membantu mencegah komplikasi pada sistem saraf, otak, otot, jantung, perut, dan pencernaan. Vitamin B1 juga membantu mencegah penyakit seperti beri-beri pada manusia.

Hal ini dapat memengaruhi sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) yang menyebabkan gagal jantung, kesulitan bernapas serta pembengkakan pada pergelangan kaki.

Sudahkah Moms mencukupi kebutuhan vitamin B1 dalam tubuh?

Manfaat Vitamin B1 untuk Kesehatan

Vitamin B1 atau thiamin adalah nutrisi penting yang dibutuhkan semua jaringan tubuh untuk berfungsi dengan baik.

Seperti vitamin B lainnya, vitamin ini larut dalam air dan membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.

Makanan, suplemen serta multivitamin adalah cara terbaik mendapatkan vitamin B1 dengan mudah.

Mari simak manfaat lain vitamin B1 untuk kesehatan:

1. Stamina Tubuh

Manfaat Vitamin B1 untuk Ibu Hamil menambah energi.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tubuh membutuhkan vitamin B1 sebagai sumber energi utama untuk tubuh bergerak.

Thiamin membantu dalam konversi karbohidrat menjadi glukosa, yang merupakan sumber energi pilihan untuk menjaga metabolisme berjalan lancar.

Dalam National Library of Medicine, senyawa ini juga membantu memecah protein dan lemak.

Studi telah menemukan bahwa meningkatkan asupan vitamin B1 dapat menurunkan tingkat keparahan pada penderita diabetes tahap awal.

2. Menambah Imunitas

Seperti vitamin B kompleks lainnya, vitamin B1 terkadang disebut vitamin "anti stres" karena dapat memperkuat sistem kekebalan dan meningkatkan imunitas tubuh.

Senyawa ini juga memiliki kemampuan tubuh untuk meredakan tingkat kecemasan pada seseorang.

Sehingga ini menjadi solusi untuk menurunkan gejala depresi pada sebagian orang.

3. Mengurangi Risiko Alzheimer

5 Manfaat Vitamin B1 Turunkan Risiko Alzheimer

Foto: Orami Photo Stocks

Manfaat vitamin B1 juga berperan dalam fungsi jangka panjang sistem saraf manusia.

The American Journal of Phatology menemukan, vitamin anti stres ini tampaknya membantu perkembangan selubung mielin, lapisan yang membungkus saraf otak untuk melindunginya dari kerusakan.

Studi otopsi menunjukkan bahwa enzim yang bergantung pada thiamin dapat menurunkan aktivitas di otak orang dengan penyakit Alzheimer.

Sehingga ini juga dapat mengurangi risiko penurunan daya ingat serta gangguan saraf otak lainnya.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kanker Lidah, Berawal Sariawan Tak Kunjung Sembuh

4. Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Thiamin sangat penting untuk fungsi sistem kardiovaskular, dan kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan gagal jantung.

Dalam review dari 20 studi klinis dalam National Library of Medicine, asupan suplemen vitamin B1 yang cukup dapat meningkatkan fungsi jantung dan mencegah serangan jantung.

Ketika diberikan vitamin B1 selama tujuh hari, orang yang menderita gagal jantung kongestif menunjukkan perbaikan yang cukup besar.

Ini membuktikan bahwa manfaat vitamin thiamin dapat mencegah penyakit kardiovaskular.

5. Anti Penuaan

Hati-hati! Ini 5 Penyebab Penuaan Dini yang Harus Dihindari dan Manfaat Vitamin B1

Foto: Orami Photo Stocks

Ternyata, manfaat vitamin B1 juga baik untuk kesehatan kulit.

Ia bekerja sebagai antioksidan kuat, yang membantu melindungi dari tanda-tanda penuaan seperti keriput, bintik-bintik hitam pada wajah.

Studi Cell Transplantation menemukan, tanda-tanda penuaan dini ditandai dengan lapisan kulit luar (epidermis) menipis, meski jumlah lapisan sel tetap tidak berubah.

Jumlah sel yang mengandung pigmen (melanosit) berkurang. Melanosit yang tersisa bertambah besar. Kulit yang menua tampak lebih tipis, pucat, dan cenderung berkerut.

6. Mencegah Katarak

Studi terbaru menunjukkan bahwa thiamin dapat menurunkan risiko katarak.

Studi dalam Opthalmology, menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi protein cukup bersama dengan vitamin B1, A1, B2, dan B3 (atau niasin) cenderung rendah terkena katarak.

Tak hanya vitamin B1, multivitamin lainnya seperti vitamin C dan D juga dapat melindungi kesehatan mata.

7. Melancarkan Pencernaan

manfaat-vitamin-b1-pada-ibu-hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Manfaat vitamin B1 dapat dirasakan bagi yang sering mengalami diare ataupun sembelit.

Suplemen ini juga diperlukan untuk kelancaran sistem pencernaan. Vitamin ini membantu mengatur produksi asam klorida, yang dibutuhkan untuk menjaga fungsi pencernaan.

Sehingga, orang yang diare atau sulit buang air besar, pastikan suplemen vitamin ini tercukupi ya, Moms.

8. Mengurangi Efek Alkohol

Jounal of Clinical and Experimental Hepatology menemukan bahwa pemberian thiamin dosis tinggi telah terbukti meningkatkan kemungkinan pemulihan pecandu alkohol dan juga mengurangi gejala emosional.

Vitamin B1 dapat mengurangi efek alkoholisme pada tubuh.

Sehingga metode ini biasa diterapkan pada pecandu alkohol sebagai solusi perawatan.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Susu Beruang?

9. Pengobatan Autisme

Sensory-Intregation,-Salah-Satu-Terapi-Terpenting-pada-Autisme.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Manfaat vitamin B1 juga dapat dirasakan bagi anak yang mengidap autisme.

Autisme atau gangguan spektrum autisme (ASD), mengacu pada berbagai kondisi yang ditandai oleh gangguan pada keterampilan sosial, perilaku berulang, ucapan dan komunikasi nonverbal.

Sebuah penelitian kecil pada anak autis menunjukkan perbaikan gejala klinis ketika diberikan suplemen thiamin selama 2 bulan.

Sehingga ini menjadi kabar baik untuk anak-anak yang menderita kondisi ini.

10. Mengurangi Gejala Nyeri PMS

Nyeri PMS sering dialami sebagian wanita seperti sakit pinggang, mual, sakit kepala bahkan hingga sulit beraktivitas.

Sebuah studi pada dua perempuan menunjukkan peningkatan signifikan saat mengonsumsi Vitamin B1 selama siklus menstruasi. Diketahui ia dapat meredakan nyeri PMS dan haid.

Nyeri haid (dismenorea) dapat diredakan dengan mengonsumsi thiamin atau vitamin B1.

Ini menjadi alternatif lain mengonsumsi obat pereda nyeri.

11. Mencegah Penyakit Beri-beri

7-Cara-Cegah-Beri-beri-Pada-Si-Kecil-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan beri-beri.

Beberapa gejala termasuk bengkak, kesemutan, atau rasa terbakar di tangan dan kaki serta kesulitan bernapas karena cairan di paru-paru.

Dalam National Institutes of Health, untuk mencegah ini Moms bisa mengonsumsi vitamin ini atau makanan pokok yang kaya akan thiamin.

Misalnya sereal dan roti sudah diperkaya dengan vitamin B1.

Baca Juga: 4 Manfaat Minyak Jagung untuk Kesehatan, Baik untuk Diet!

12. Mencegah Anoreksia

Kekurangan vitamin B1 biasanya menyebabkan suatu kondisi yang menunjukkan masalah pada saraf manusia.

Penurunan berat badan dan anoreksia bisa terjadi jika vitamin ini tidak tercukupi dengan baik.

Makanan yang kaya vitamin B1 terdapat pada daging sapi, kacang-kacangan, biji-bijian.

Buah dan sayuran yang mengandung itu antara lain kembang kol, jeruk, telur, kentang, asparagus, dan kangkung.

13. Menambah Nafsu Makan

vitamin-B1.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Manfaat vitamin B1 secara signifikan dapat meningkatkan nafsu makan dan kesehatan mental seseorang.

Vitamin ini adalah vitamin yang larut dalam air dan dikeluarkan melalui urin. Oleh karena itu, pastikan untuk mempertahankan pola makan seimbang yang dapat memasok kembali jumlah vitamin B1 yang diperlukan secara teratur.

14. Mengurangi Gatal Akibat Herpes

Herpes adalah penyakit radang kulit yang ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air. Biasanya ini muncul secara bertahap dan semakin banyak.

Penyebab herpes kulit adalah karena virus herpes yaitu virus HSV.

Penyakit yang satu ini juga kadang disebut penyakit cacar oleh sebagian orang.

Manfaat vitamin B1 yakni dapat mengurangi rasa gatal dan nyeri akibat lesi herpes. Ini dapat dilakukan dengan menyuntikkan thiamin yang dilakukan oleh pengawasan dokter.

Baca Juga: Bisa Menyebabkan Kematian, Kenali Radang Selaput Otak Lebih Dekat!

15. Mengatasi Penyakit Ginjal

Mengenal-Kanker-Ginjal,-Mulai-dari-Penyebab-Hingga-Pencegahannya.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Meski tak dapat sembuh secara keseluruhan, manfaat vitamin B1 juga dirasakan bagi penderita gagal ginjal.

Thiamin bermanfaat bagi penderita diabetes yang berisiko terkena penyakit ginjal.

Para peneliti di University of Warwick di Inggris menerbitkan temuan mereka dijurnal Diabetologia, bahwa asupan vitamin B1 yang memadai dapat mencegah keparahan penyakit gagal ginjal.

Dosis Vitamin B1 untuk Tubuh

10 Manfaat Vitamin B1 yang Perlu Moms Tahu, Simak di Sini!

Foto: Orami Photo Stocks

Jumlah harian asupan thamin yang direkomendasikan adalah 1.1 mg setiap hari (jumlah yang diperlukan untuk mencegah defisiensi).

Namun, jika melebihi itu, sekitar 25mg-3g setiap hari juga masih dalam tahapan normal.

Kekurangan thiamin dapat menyebabkan dua masalah kesehatan utama: sindrom beri-beri dan sindrom Wernicke-Korsakoff.

Sindrom Wernicke-Korsakoff adalah penyakit sistem saraf dan menyebabkan gangguan penglihatan, kurangnya koordinasi otot, dan penurunan mental.

Selain suplemen vitamin, adapun beberapa daftar makanan yang kaya akan vitamin B1, antara lain:

  • Hati sapi
  • Kacang-kacangan
  • Edamame
  • Asparagus
  • Sereal sarapan
  • Buah pisang
  • Buah jeruk

Hingga saat ini tidak ada cukup bukti untuk mengetahui apa efek yang mungkin terjadi dari mengonsumsi suplemen thiamin dosis tinggi setiap hari.

Baca Juga: Vitamin Apa Saja yang Bisa Membuat Cepat Hamil?

Mulai sekarang pastikan tubuh cukup asupan vitamin B1, ya Moms!

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22116701/

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2013350/?page=1

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23910704/

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6047276/

http://www.aaojournal.org/article/S0161-6420(00)00626-6/pdf

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4116712/

https://ods.od.nih.gov/factsheets/Thiamin-HealthProfessional/

http://link.springer.com/article/10.1007%2Fs00125-008-1224-4

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait